Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Meski Jadi Bos INA, Oki dan Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Tapi pemilihannya dilakukan per posisi dan per calon,” katanya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Bahkan, OJK memiliki fleksibilitas untuk menempatkan kandidat pada posisi lain apabila dalam proses fit and proper test dinilai lebih sesuai untuk jabatan berbeda.
Hasan juga menegaskan jika ada satu kandidat dalam paket yang mundur, maka paket tersebut tidak otomatis gugur.
“Hanya calon yang bersangkutan saja yang tidak melanjutkan, paketnya tetap bisa lanjut,” katanya.
Adapun RUPS BEI yang akan menetapkan susunan direksi baru dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260519125213-19-735922/videooki-ramadhana-resmi-ditunjuk-sebagai-ketua-dewan-direktur-ina”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/735922?comscore=off”,”time”:67,”title”:”Video:Oki Ramadhana Resmi Ditunjuk Sebagai Ketua Dewan Direktur INA”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/19/oki-ramadhana-resmi-ditunjuk-sebagai-ketua-dewan-direktur-ina-1779176177066_169.png”}]’); Next Article Dirut Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana Ditunjuk Jadi CEO INA
(CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan jumlah paket calon Direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) masih tetap empat paket, meskipun ada sejumlah nama calon yang kini telah menjabat di lembaga lain.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan seluruh paket calon direksi tersebut masih sah dan memenuhi syarat untuk melanjutkan proses seleksi hingga tahap akhir.
Sebagai informasi, Oki Ramadhana, eks Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas sekaligus Komisaris Utama BEI, serta Laksono Widodo, eks Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas, baru saja dilantik menjadi direksi Indonesia Investment Authority (INA) pada Selasa (19/5/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Oki ditunjuk sebagai Ketua Dewan Direktur sekaligus Chief Executive Officer (CEO) INA, sementara Laksono menjabat Anggota Dewan Direktur dan Chief Investment Officer (CIO).
“Empat paketnya tetap.
Jadi ada tujuh hari kerja yang sudah dilakukan sejak minggu lalu,” katanya.
Ia berharap hingga akhir pekan ini seluruh 28 kandidat direksi dari empat paket tersebut sudah menyelesaikan proses penilaian kemampuan dan kepatutan di hadapan komite seleksi OJK.
Lebih lanjut, Hasan menegaskan status Oki dan Laksono yang kini menjabat di INA tidak otomatis menggugurkan pencalonan mereka di BEI.
Menurut Hasan, sepanjang nama yang bersangkutan masih tercantum dalam paket pencalonan dan tetap mengikuti proses seleksi, maka keduanya masih dianggap memenuhi syarat.
Namun demikian, ia menegaskan masing-masing calon tetap memiliki hak untuk mengundurkan diri sewaktu-waktu apabila memutuskan tidak melanjutkan proses seleksi.
“Nanti tentu menjadi hak masing-masing calon apakah tetap melanjutkan proses sampai akhir atau menyampaikan kepada kami bahwa yang bersangkutan tidak melanjutkan pencalonannya,” ujarnya.
Hasan juga mengingatkan adanya aturan larangan rangkap jabatan bagi anggota Direksi BEI sebagaimana diatur dalam POJK.
Meski demikian, larangan tersebut baru efektif berlaku ketika calon resmi ditetapkan sebagai direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI.
Selain itu, Hasan menegaskan proses pemilihan direksi dilakukan secara individual, bukan berdasarkan paket pencalonan.
“Pengajuannya memang paket.
Faktor penyebabnya adalah terdapat tujuh kursi direksi yang diperebutkan.
“Karena ada empat paket dan jumlah direksinya tujuh, maka kami membagi per posisi. yang mengakibatkan Jadi empat paket ini secara ketentuan tentu tetap valid, artinya eligible dan layak untuk melanjutkan keseluruhan proses pemilihan sampai tahap akhir,” ujar Hasan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Hasan menjelaskan, seluruh calon direksi yang masuk dalam empat paket tersebut telah dipanggil untuk mengikuti proses penilaian kemampuan dan kepatutan atau fit and proper test oleh panitia seleksi OJK.
Menurutnya, proses penilaian dilakukan per posisi
Meski Jadi Bos INA, Oki & Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736800, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260521173936-17-736800/meski-jadi-bos-ina-oki-laksono-masih-masuk-bursa-direksi-bei’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri, CNBC Indonesia 21 May 2026 20:10 Foto: Bursa Efek Indonesia.
Analisis mendalam tentang Meski Jadi Bos INA, Oki dan Laksono Masih Masuk Bursa Direksi BEI akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
