Bos BI Ungkap Kebijakan Moneter Global ‘Ketat’, Ini Sebabnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos BI Ungkap Kebijakan Moneter Global ‘Ketat’, Ini Sebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Bahkan Perry melihat ada kenaikan suku bunga The Fed ini pada 2027 seiring melalui inflasi AS yang tinggi.

Keputusan BI Tahan Lagi Suku Bunga Acuan 4,75% di April 2025

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan tingginya gejolak perekonomian global membuat bank sentral di banyak negara mulai menaikkan suku bunganya.

Bank sentral (global) menaikkan suku bunga,” kata Perry, Rabu (20/5/2026).

Baca: Bos BI Ramal Ekonomi Global Cuma Tumbuh 3%, Inflasi Dunia Tembus 4,3%

Sejalan melalui ini, Perry melihat Fed Fund Rate diperkirakan tidak akan mengalami penurunan hingga akhir tahun.

Melansir Trading Economics, tren suku bunga acuan sejumlah negara masih menahan.

Hal ini dipaparkannya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026).

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260504102537-19-731931/video-bbm-non-subsidi-naik-inflasi-april-diramal-naik-ke-272–yoy-“,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/731931?comscore=off”,”time”:58,”title”:”Video: BBM Non-Subsidi Naik, Inflasi April Diramal Naik ke 2,72% (yoy)”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/04/cnbc-indonesia-inflasi-april-diramal-043-mtm-272-yoy-1777865196318_169.png”}]’); Next Article Lengkap!

Sementara itu, Singapura, Meksiko, Brasil, dan Rusia justru memangkas suku bunga.

Dengan demikian, Perry melihat kebijakan moneter global mulai bergeser ke area ‘ketat’.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

“Respons kebijakan moneter global ketat.

Bos BI Ungkap Kebijakan Moneter Global ‘Ketat’, Ini Sebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 736367, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260520140913-17-736367/bos-bi-ungkap-kebijakan-moneter-global-ketat-ini-sebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 20 May 2026 14:11 Foto: Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan pemaparan saat konferensi pers hasil rapat berkala KSSK tahun 2026 di Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Dari 19 negara dan kawasan yang terpantau, sebagian besar bank sentral belum mengubah suku bunganya dari periode sebelumnya.

Hanya Australia yang tercatat menaikkan suku bunga.

Analisis mendalam tentang Bos BI Ungkap Kebijakan Moneter Global ‘Ketat’, Ini Sebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *