Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah itu, Rao menilai BI mungkin perlu membantu stabilisasi rupiah lewat kebijakan tambahan saat rapat bulan ini.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.460/US$ atau menguat 0,17%. yang mengakibatkan Tetapi masalahnya, pelemahan rupiah yang tetap berlanjut menandakan adanya tekanan eksternal terhadap rupiah masih kuat.

Baca: Ada Peran BUMN di Pertumbuhan Ekonomi 5,61%, Ini Buktinya

Oleh

Kemudian aktif di instrumen Domestic Non-Deliverable Forward untuk menjaga stabilitas rupiah, memastikan kebutuhan valuta asing (FX) di pasar tetap tersedia, memperketat transaksi valas supaya tidak ada spekulasi berlebihan tanpa underlying transaksi nyata.

Rao menyebut langkah-langkah itu sebenarnya sudah umum dilakukan banyak bank sentral.

Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734841, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260513180559-17-734841/ekonom-dbs-ramal-tantangan-rupiah-masih-besar-di-kuartal-ii’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 13 May 2026 18:55 Foto: Warga melakukan penukaran mata uang rupiah ke dolar AS di Money Changer Valuta Artha Mas, Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Kondisi ini sekaligus membalikkan arah rupiah setelah pada pembukaan perdagangan pagi tadi sempat melemah 0,06% ke level Rp17.500/US$.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260511145231-19-734071/video-ojk-beberkan-tren-penurunan-bunga-kredit-bank”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/734071?comscore=off”,”time”:96,”title”:”Video: OJK Beberkan Tren Penurunan Bunga Kredit Bank”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/11/ojk-beberkan-tren-penurunan-bunga-kredit-bank-1778488507582_169.png”}]’); Next Article Nilai Tukar Rupiah Jadi Sorotan, Segini Harga Dolar AS di Bank Asing

Sebab, DBS Research Group masih memperhitungkan lebih lanjut.

“Jadi, melalui menggabungkan semua hal ini, kami memperkirakan sedikit lebih banyak pelemahan Rupiah pada kuartal ini,” kata Rao saat online briefing DBS Research, Rabu (13/5/2026).

Menurutnya, bank sentral sebenarnya sudah melakukan berbagai langkah untuk menahan pelemahan mata uang garuda.

Seperti, Rao menyebut “intervensi pintar” yakni intervensi yang terukur di pasar valuta asing (valas).

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Ekonom DBS Bank memproyeksikan nilai tukar rupiah masih akan mengalami pelemahan lebih lanjut terhadap dolar AS padaΒ kuartal II-2026.

Senior Economist and Executive Director DBS Bank, Radhika Rao mengatakan hal ini lantaran ketegangan dan kekhawatiran dari situasi geopolitik saat ini masih akan berlanjut.

Selain itu, ada beberapa ketidakpastian lain seperti implementasi penilaian terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada 1 Juni mendatang, kebijakan fiskal pemerintah, dan penetapan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Didatangi Timsus Purbaya, 40 Perusahaan Baja China Janji Jadi Legal

Namun, Rao tidak merincikan lebih detil berapa proyeksi nilai tukar rupiah di semester II-2026.

Analisis mendalam tentang Ekonom DBS Ramal Tantangan Rupiah Masih Besar di Kuartal II akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *