Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

seperti pembayaran utang luar negeri, pembayaran dividen, serta kebutuhan untuk ibadah haji, turut mendorong peningkatan permintaan dolar di pasar domestik.

Destry menegaskan BI akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

“BI akan terus berkomitmen untuk selalu berada di pasar melalui melakukan smart intervention, baik di pasar spot, DNDF, maupun NDF.

Dampak dari hal tersebut adalah diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap rupiah,” kata Destry.

Meski rupiah tertekan, Destry menilai kepercayaan investor asing terhadap aset portofolio Indonesia masih terus membaik.

“BI juga melihat confidence investor asing terhadap aset portofolio terus membaik. akibat BI juga akan mengoptimalkan penggunaan seluruh instrumen operasi moneter

Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734423, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260512145117-17-734423/rupiah-terlemah-sepanjang-masa-dolar-as-kini-tembus-rp17490’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 12 May 2026 15:06 Foto: Petugas menunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah di gerai penukaran mata uang asing di tempat penukaran uang PT Ayu Masagung, Jakarta, Senin (18/11/2024).

Danantara Sebut Ada Faktor Lain

Tekanan terhadap rupiah sejatinya sudah terlihat sejak awal perdagangan.

Faktor penyebabnya adalah faktor musiman. yang mengakibatkan Kondisi ini mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan ketidakpastian global,” ujar Destry, Selasa (12/5/2026).

Dari sisi domestik, Destry mengatakan permintaan dolar AS juga meningkat

Faktor penyebabnya adalah MSCI? yang mengakibatkan Posisi ini sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang sejarah terbaru.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Goyang

Hal ini tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) valas yang pada akhir Maret mencapai 10,9% secara year-to-date (ytd).

Dengan kondisi tersebut, BI memperkirakan tekanan terhadap rupiah yang bersifat musiman akan mereda.

Nilai tukar rupiah pun diharapkan dapat kembali bergerak sesuai level fundamentalnya.

Sementara itu, pemerintah memberi sinyal akan ikut membantu Bank Indonesia dalam mengendalikan tekanan kurs rupiah terhadap dolar AS.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, bantuan tersebut akan dilakukan melalui intervensi di pasar surat berharga atau bond market, melalui memanfaatkan skema dana stabilitas obligasi atau Bond Stabilization Fund (BSF).

“Kita akan mulai membantu besok.

Mungkin melalui masuk ke bond market, itu yang BSF, tapi belum fund semuanya.

Hal ini tercermin dari masuknya inflow, khususnya ke pasar SBN dan SRBI selama April sebesar Rp61,6 triliun,” ungkapnya.

Selain itu, Destry menyebut likuiditas valas di pasar domestik masih cukup tinggi.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengalami depresiasi cukup dalam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (12/5/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup melemah 0,49% ke posisi Rp17.490/US$.

Kita aktifkan di instrumen yang kita punya di sini dulu, besok mulai jalan,” kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tetap menaruh kepercayaan penuh kepada Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260506093610-19-732640/video-sempat-tembus-rp-17400-usd-kapan-rupiah-bisa-menguat-lagi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/732640?comscore=off”,”time”:359,”title”:”Video: Sempat Tembus Rp 17.400/USD, Kapan Rupiah Bisa Menguat Lagi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/06/sempat-tembus-rp-17400usd-seberapa-besar-potensi-rupiah-menguat-1778035510104_169.png”}]’); Next Article Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Tembus ke Level Rp16.735

Rupiah dibuka melemah 0,43% ke posisi Rp17.480/US$.

Sepanjang perdagangan, pelemahan rupiah sempat semakin dalam hingga menembus level psikologis Rp17.500/US$.

Faktor penyebabnya adalah kombinasi faktor eksternal dan domestik.

“Tekanan terhadap rupiah hari ini meningkat karena konflik di Timur Tengah masih berlangsung dengan intensitas yang meningkat. yang mengakibatkan Rupiah bahkan sempat menyentuh level terlemah intraday di posisi Rp17.525/US$.

Meski akhirnya ditutup sedikit lebih baik dari level terlemah hariannya, rupiah tetap berada dalam tekanan dan mengakhiri perdagangan di zona merah.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,29% ke posisi 98,236.

//

Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menjelaskan tekanan terhadap rupiah pada perdagangan hari ini meningkat

Analisis mendalam tentang Rupiah Terlemah Sepanjang Masa, Dolar AS Kini Tembus Rp17.490 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *