Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Soal Potensi Penurunan Bobot MSCI, BEI: Kami Butuh Waktu yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Tinjauan itu mencakup sejumlah indeks mulai dari MSCI Global Standard Indexes, MSCI Global Small Cap, MSCI Micro Cap Indexes, hingga MSCI Frontier Markets Small Cap Indexes, sementara rebalancing akan dipublikasikan pada 29 Mei 2026.
๐ Artikel Terkait yang Direkomendasikan
ย
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260428131323-19-730555/video-ojk-kembali-kopdar-dengan-msci-bahas-reformasi-bursa”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730555?comscore=off”,”time”:72,”title”:”Video: OJK Kembali "Kopdar" melalui MSCI Bahas Reformasi Bursa”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/28/ojk-kembali-kopdar-dengan-msci-1777360387123_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Anjlok 1,14% Tertekan Kinerja Deretan Saham Ini
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI)ย buka suara terkait peluang adanya penurunan bobot saham Indonesia di indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam jangka pendek.
PJS Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, langkah yang dilakukan bursa sejalan melalui sikap MSCI terhadap saham-saham yang memiliki konsentrasi kepemilikan tinggi.
Bursa menyebut telah membagi target pemenuhan free float ke dalam beberapa kelompok kapitalisasi pasar dan terus berkoordinasi melalui Asosiasi Emiten Indonesia serta anggota bursa untuk mempercepat implementasinya.
Sesuai jadwal, MSCI akan mengumumkan hasil tinjauan indeks global termasuk MSCI Indonesia Index pada 12 Mei 2026.
Sebelumnya, BEI telah mengeluarkan beberapa saham yang masuk kategori HSC dari indeks IDX80, LQ45, dan IDX30.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: OJK Akui Power Lembaga Rating Global Cukup Besar Ke Pasar Saham RI
Menurutnya, jika MSCI melakukan penyesuaian serupa dan tidak ada saham baru Indonesia yang masuk ke indeks tersebut, maka bobot Indonesia di MSCI berpotensi turun dalam jangka pendek.
“Jadi kalau itu dilakukan oleh MSCI dan tidak ada saham Baru yang masuk dalam MSCIย kita dalam jangka pendek mungkin sajaย bobotย Indonesia turun.
Soal Potensi Penurunan Bobot MSCI, BEI: Kami Butuh Waktu Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734144, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260511173100-17-734144/soal-potensi-penurunan-bobot-msci-bei-kami-butuh-waktu’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini, CNBC Indonesia 11 May 2026 18:00 Foto: Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan pemaparan dalam acara Market Outlook 2026 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Tetapi Itu adalah short term pain. Untuk long term gain, kami mengibaratkan apa yang kita lakukan saat ini adalah pil pahit jangka pendek yang kita telan untuk kesehatan jangka panjang,” ujar Jeffrey dalam paparannya di Gedung BEI, Senin, (11/5/2026).
BEI menegaskan proses transformasi dan reformasi pasar belum selesai dan akan terus berjalan secara berkelanjutan.
Bursa juga mengaku masih membutuhkan waktu untuk membuktikan konsistensi implementasi reformasi kepada investor global.
“Kami masih butuh waktu untuk membuktikan konsistensi kami dalam melaksanakan komitmen ini dan itu yang akan terus kami lakukan,” kata Jeffrey.
Untuk jangka panjang, BEI optimistis bobot Indonesia di MSCI dapat kembali meningkat, terutama melalui pemenuhan ketentuan free float minimum oleh emiten.
Analisis mendalam tentang Soal Potensi Penurunan Bobot MSCI, BEI: Kami Butuh Waktu akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
๐ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
๐ข Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
๐ Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
๐ข Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
โ ๏ธ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
