Michael Burry Tekan Alarm: Bursa Saham Kini Mirip “Bubble Dotcom 2000”

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Michael Burry Tekan Alarm: Bursa Saham Kini Mirip “Bubble Dotcom 2000” yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah memang sudah naik sejak lama. yang mengakibatkan “Mereka terus naik

Menurutnya, euforia pasar saat ini mulai menyerupai fase akhir gelembung dot-com pada 1999-2000 sebelum akhirnya runtuh.

Tokoh yang dikenal lewat film The Big Short itu menilai investor kini terlalu terobsesi pada AI hingga mengabaikan data ekonomi fundamental.

Berdasarkan tesis dua huruf yang semua orang kira mereka pahami.

Faktor penyebabnya adalah pekerjaan atau sentimen konsumen,” tulisnya. yang mengakibatkan Ia mencontohkan indeks S&P 500 yang tetap mencetak rekor tertinggi meski sentimen konsumen melemah.

“Saham tidak naik atau turun

  • Perang AS-Iran Mulai “Makan Korban” China
  • Burry mengatakan pergerakan pasar saham AS kini tidak lagi mencerminkan kondisi ekonomi sebenarnya.

    Internasional Michael Burry Tekan Alarm: Bursa Saham Kini Mirip “Bubble Dotcom 2000” Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 734018, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260511130130-17-734018/michael-burry-tekan-alarm-bursa-saham-kini-mirip-bubble-dotcom-2000’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); tfa,  CNBC Indonesia 11 May 2026 14:50 Foto: Profil Michael Burry (Getty Images via AFP/ASTRID STAWIARZ)

    Jakarta, CNBC Indonesia – Investor legendaris Michael Burry memperingatkan reli saham berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Wall Street berpotensi berakhir brutal.

    Tidak ada yang membicarakan hal lain sepanjang hari,” tulis Burry dalam unggahan di platform Substack setelah mengikuti siaran televisi dan radio keuangan selama perjalanan panjang, seperti dikutip CNBC International, Senin (11/5/2026).

    googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Pilihan Redaksi

    • Jepang Habis-habisan, Bakar Rp 1 Kuadriliun Demi Selamatan Mata Uang
    • IHSG Ambruk 1% Lebih, Bursa Korea – Singapura Malah Pesta Pora
    • Trump-Xi Jinping Siap “Kopi Darat”, Siapa Untung-Siapa Buntung?

      Dalam wawancara melalui media, Jones menyebut kondisi pasar saat ini mengingatkannya pada 1999, setahun sebelum gelembung saham teknologi pecah.

      Meski menilai reli AI masih bisa berlanjut satu hingga dua tahun lagi, Jones mengingatkan risiko koreksi tajam jika valuasi saham terus melonjak.

      “Bayangkan saja pasar saham naik lagi 40%,” kata Jones.

      koreksi yang sangat mengejutkan.”

      (sef/sef) Add as a preferred
      source on Google [Gambas:Video CNBC]
      var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260506132547-19-732723/video-merdeka-copper-gold-siapkan-private-placement-jumbo”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/732723?comscore=off”,”time”:100,”title”:”Video: Merdeka Copper Gold Siapkan Private Placement Jumbo”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/06/merdeka-copper-gold-siapkan-private-placement-jumbo-1778054113591_169.png”}]’); Next Article Berkat Ledakan AI, Kapitalisasi Pasar Samsung Tembus US$1 Triliun

      Indeks semikonduktor itu melonjak lebih dari 10% dalam sepekan dan telah menguat sekitar 65% sepanjang 2026.

      Dalam dua tahun terakhir, saham terkait AI memang menjadi motor utama penguatan Wall Street.

      Terasa seperti bulan-bulan terakhir gelembung 1999-2000.”

      Ia juga menyoroti lonjakan Philadelphia Semiconductor Index yang dinilai mirip melalui pola kenaikan saham teknologi menjelang pecahnya gelembung dot-com pada Maret 2000.

      Saham perusahaan semikonduktor hingga raksasa teknologi yang terlibat dalam pengembangan infrastruktur dan perangkat lunak AI melesat tajam seiring demam AI generatif.

      Peringatan serupa sebelumnya juga disampaikan investor hedge fund Paul Tudor Jones.

      Burry sendiri sebelumnya adalah investor yang  berhasil memprediksi krisis finansial global 2008 jauh sebelum terjadi.

      “AI benar-benar tanpa henti.

      Analisis mendalam tentang Michael Burry Tekan Alarm: Bursa Saham Kini Mirip “Bubble Dotcom 2000” akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

      📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

      Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

    By

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *