Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bahkan, tanaman itu punya kedudukan penting dalam Islam dan disebut dalam Al-Quran.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Tak heran, jika harga kapur barus di pasar global sangat mahal.
Sisingamaraja XII tewas di tangan Belanda dan mengakhiri sejarah panjang trah keluarga tersebut di Tanah Batak.
Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 733760, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260510114329-17-733760/keluarga-batak-ini-dimaling-emas-1-ton-hasil-nabung-ludes-seketika’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); MFakhriansyah, CNBC Indonesia 10 May 2026 14:30 Foto: Emas batangan.
(AP Photo)
Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu.
Alias total emas yang diangkut mencapai 1 ton emas yang jika dirupiahkan sekarang seharga Rp1,6 Triliun.
Ini belum memperhitungkan emas yang diselamatkan keluarga Sisingamangaraja saat terjadi penyerangan.
Alias sudah berjalan 12 generasi atau 346 tahun.
Selama berkuasa, Sisingamangaraja mempunyai hak absolut atas perdagangan kapur barus.
Namun, hal ini tak terjadi pada trah Sisingamangaraja.
Dari Sisingamangaraja I hingga Sisingamangaraja XII semua punya hobi sama, yakni menabung emas dan perhiasan.
Pilihan Redaksi
- Tabungan Ideal saat Umur 50 Tahun Menurut Pakar, Pensiun Bisa Tenang
- Sumber Kehidupan Timur Tengah Hilang, Rasulullah Sudah Peringatkan
“Raja-raja Sisingamangaraja dari mulai yang ke-1 hingga ke-10, semuanya suka mengumpulkan Blue Diamonds dari Ceylon.
Jika dikonversi ke nilai sekarang, jumlah itu setara Rp1,6 triliun.
Keluarga yang dimaksud adalah keturunan Sisingamangaraja yang dikenal berpengaruh pada periode 1530-1876.
Hobi Koleksi Emas
Keluarga Sisingamangaraja merupakan penguasa Negeri Toba di Tanah Batak.
Keluarga Batak dari lintas generasi ini menjadi contoh bagaimana hasil kekayaan lebih diprioritaskan untuk investasi dibanding dihabiskan untuk konsumsi semata.
Selama ratusan tahun, total emas yang berhasil mereka kumpulkan mencapai sekitar 1 ton.
Perlahan, kerajaan kelak tak hanya berdagang, tetapi juga sukses memonopoli pasar kapur barus di Sumatra Utara.
Semua ini praktis membuat Sisingamangaraja kaya raya.
Kala itu, pihak keluarga menaruh perhiasan kerajaan ke dalam wadah penanak nasi super besar.
Jakarta, CNBC Indonesia – Saat perekonomian global dipenuhi ketidakpastian, emas tetap menjadi primadona investasi.
Lalu juga Intan-intan Ceylon yang dibawa untuk dari India melalui Barus.
Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.
Hanya saja, kekayaan tersebut tak dihamburkan-hamburkan.
Intan-intan Ceylon ini besarnya seperti telur burung,” tulis Augustin Sibarani.
Memang tak diketahui pasti alasan mereka menabung emas.
Dari sana, terjadi ekspor kapur barus yang diminati banyak orang.
Orang nomor satunya disebut Raja Sisingamangaraja, yang dimulai oleh Sisingamangaraja I (1530) hingga Sisingamangaraja XII (1876).
Bahkan hingga kini harga emas bahkan terus melesat.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Kondisi tersebut membuat masyarakat semakin tertarik mengoleksi emas sebagai aset jangka panjang.
Namun pastinya tabungan emas mereka sangat menumpuk.
Wadah tersebut ditaruh di tempat rahasia dan hanya diketahui beberapa orang saja.
Aksi penyerangan lantas membuat trah Sisingamangaraja berakhir di generasi ke-12.
Siapapun yang menguasai perdagangan kapur bisa dipastikan kaya raya, termasuk keluarga Batak Sisingamangaraja.
Augustin Sibarani dalam Perjuangan Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII (1988) mencatat, sejak Sisingamangaraja I berkuasa pada 1530 kerajaan sudah memperdagangkan kapur barus ke pedagang Arab dan Eropa untuk dipasarkan ke seluruh dunia.
Berakhirnya kekuasaan membuat harta segunung milik kerajaan lepas ke tangan orang lain, termasuk Ratu Victoria di Inggris.
Faktor penyebabnya adalah dibawa oleh seorang bekas tentara Padri yang melarikan diri ke Kelang di Malaysia dan di sana menjualnya,” pungkasnya.
(fab/fab) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260508103533-19-733371/video-bi-siapkan-7-jurus-penyelamatan-rupiah-seberapa-efektif”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/733371?comscore=off”,”time”:503,”title”:”Video: BI Siapkan 7 Jurus "Penyelamatan" Rupiah, Seberapa Efektif?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/08/bi-siapkan-7-jurus-penyelamatan-rupiah-seberapa-efektif-1778212975530_169.png”}]’); Next Article Video: Harga Emas Pecah Rekor Lagi, Investasi Aset Emas Jadi Rebutan yang mengakibatkan Dipercaya harta Sisingamangaraja dipakai di mahkota penguasa Inggris tersebut.
“Perhiasan bisa sampai di Inggris
Hal ini diceritakan lebih lanjut lewat berbagai kronik saat terjadi serangan orang-orang Padri tahun 1818.
Menurut Mangaraja Onggang Parlindungan dalam Tuanku Rao (1964), para penyerang dari Padri yang sudah melumpuhkan basis pertahanan Sisingamangaraja mengambil semua perhiasan dan emas.
Seluruhnya diangkut oleh 17 kuda.
Kala itu, Tanah Batak jadi pusat produksi kapur barus selain di Semenanjung Melayu dan Borneo.
Dalam bayangan orang, raja sudah pasti hidup mewah bergelimang harta di Istana.
Analisis mendalam tentang Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
