Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Namun, ia mengakui rupiah masih menghadapi tekanan jangka pendek hingga sempat menembus level Rp17.400/US$.

“Sebabnya ada dua yaitu faktor global, dan kemudian pada faktor musiman,” kata Perry.

Dari sisi global, tekanan rupiah dipengaruhi oleh harga minyak yang masih tinggi, suku bunga Amerika Serikat yang meningkat, serta imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun atau US Treasury yield yang berada di level tinggi sekitar 4,47%.

Sejak awal perdagangan, rupiah sudah bergerak di zona hijau.

Penguatan ini sekaligus memutus tren pelemahan rupiah yang sudah berlangsung selama lima hari perdagangan beruntun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Ekonomi RI Berisiko Loyo Lagi Usai Tumbuh 5,61%, China Ulurkan Tangan!

Itu nomor satu,” kata Perry.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260506093610-19-732640/video-sempat-tembus-rp-17400-usd-kapan-rupiah-bisa-menguat-lagi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/732640?comscore=off”,”time”:359,”title”:”Video: Sempat Tembus Rp 17.400/USD, Kapan Rupiah Bisa Menguat Lagi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/06/sempat-tembus-rp-17400usd-seberapa-besar-potensi-rupiah-menguat-1778035510104_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo, Dolar AS Naik ke Rp 16.640

Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang mencapai 5,61%, inflasi yang tetap rendah, cadangan devisa yang kuat, serta pertumbuhan kredit yang masih tinggi.

Menurut Perry, kombinasi faktor tersebut seharusnya menjadi dasar bahwa rupiah dapat bergerak lebih stabil dan berpeluang menguat ke depan.

Mata uang Garuda dibuka menguat 0,34% ke level Rp17.350/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia turut menjadi sentimen positif bagi rupiah.

Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 732772, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260506145046-17-732772/rupiah-akhirnya-bangkit-putus-tren-pelemahan-5-hari-lawan-dolar-as’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 06 May 2026 15:12 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (6/5/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.380/US$ atau terapresiasi 0,17%.

Per pukul 15.00 WIB, DXY terpantau melemah 0,34% ke level 98,111.

//

Bank Indonesia (BI) yang menilai nilai tukar rupiah saat ini sudah berada dalam kondisi undervalued, atau lebih lemah dari nilai yang seharusnya jika mengacu pada fundamental ekonomi domestik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kondisi fundamental Indonesia sebenarnya masih cukup kuat untuk menopang stabilitas rupiah.

Kebutuhan tersebut antara lain berasal dari pembayaran repatriasi dividen, pembayaran utang, serta kebutuhan valuta asing untuk jamaah haji.

Meski begitu, Perry menegaskan bahwa rupiah saat ini sudah berada dalam kondisi undervalued dan ke depan berpeluang kembali stabil serta cenderung menguat.

“Tapi rupiah adalah undervalue dan ke depan akan stabil dan cenderung menguat.

Dampak dari hal tersebut adalah memicu keluarnya modal asing dari negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Dan Pak Menko tadi mengatakan terjadinya pelarian modal dari emerging market termasuk Indonesia,” kata Perry.

Selain faktor global, Perry juga menyoroti faktor musiman yang membuat permintaan dolar AS meningkat pada periode April hingga Juni. akibat Selain itu, dolar AS juga masih cenderung kuat

Analisis mendalam tentang Rupiah Akhirnya Bangkit, Putus Tren Pelemahan 5 Hari Lawan Dolar AS akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *