Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Q1, Konsumsi Rumah Tangga Motornya!

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Q1, Konsumsi Rumah Tangga Motornya! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(Tangkapan Layar Youtube/TVR Parlemen)

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal I-2026.

Adapun, pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan melalui kuartal I-2026, 4,87% (yoy) dan lebih tinggi juga dibandingkan 5,39% pada kuartal IV-2026.

Dari penelusuran CNBC Indonesia, pertumbuhan ekonomi ini merupakan yang tertinggi sejak kuartal III-2022.

Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Q1, Konsumsi Rumah Tangga Motornya!

Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 732316, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260505110554-17-732316/ekonomi-ri-tumbuh-561-di-q1-konsumsi-rumah-tangga-motornya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia 05 May 2026 11:27 Foto: Kepala BPS, Amalia A.

Selain itu, lapangan usaha perdagangan juga tumbuh 0,82 basis poin, pertanian 0,55 basis poin dan konstruksi 0,53 basis poin.

(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260504102653-19-731933/video-neraca-dagang-ri-maret-diramal-surplus-lagi-akibat-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/731933?comscore=off”,”time”:70,”title”:”Video: Neraca Dagang RI Maret Diramal Surplus Lagi Akibat Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/05/04/neraca-dagang-ri-maret-diramal-surplus-lagi-akibat-perang-1777865273234_169.png”}]’); Next Article Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi RI 2026: Fiskal, Moneter dan Danantara

Baca: Meneropong Praktik Penagihan Utang di Indonesia dalam Kacamata HAM

“Kontribusi besar industri pengolahan, perdagangan, pertanian, konstruksi dan pertambangan mencakup 53,2% dari PDB.

Subkomponen rumah tangga didorong pertumbuhan restoran dan hotel yang tumbuh 7,38%, serta transportasi dan komunikasi tumbuh 6,91%.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I ini juga ditopang oleh PMTB.

Widyasanti dalam rapat konsultasi melalui Pimpinan Komisi DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan pertumbuhan ekonomi ini terutama ditopang oleh konsumsi masyarakat.

Baca: Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026, Tertinggi dalam 14 Kuartal

“Seluruh komponen pengeluaran tumbuh positif.

“Total kontribusi keduanya adalah 82,65% terhadap total PDB,” kata Amalia.

Dari sisi lapangan usaha pada kuartal 1-2026, seluruh lapangan usaha tumbuh positif kecuali tambang dan pengadaan listrik dan gas.

Faktor penyebabnya adalah meningkatnya perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) dan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Adapun, BPS mencatat jika dilihat sumber pertumbuhan pada kuartal I-2026 lapangan usaha industri pengolahan tumbuh 1,03 basis poin. yang mengakibatkan

Sementara itu, transportasi dan pergudangan sebesar 8,04% Amalia mengungkapkan jasa lainnya tumbuh 9,91%

Amalia menuturkan konsumsi rumah tangga tumbuh menguat didorong momen hari besar keagamaan dan mobilitas masyarakat.

Komponen ini berkontribusi sebesar 28,29% atau tumbuh 5,96%.

Faktor penyebabnya adalah MBG dan libur nasional,” ujarnya. yang mengakibatkan Yang tumbuh tinggi penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 13,14%

Kontribusi terbesar konsumsi RT sebesar 54,36% dan tumbuh 5,52%,” ujarnya.

Analisis mendalam tentang Ekonomi RI Tumbuh 5,61% di Q1, Konsumsi Rumah Tangga Motornya! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *