Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.380 Pagi Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Per pukul 09.00 WIB, DXY naik 0,15% ke level 98,521.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
//
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen domestik maupun eksternal.
Baca: Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2026 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini.
Berdasarkan konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 12 lembaga/institusi, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh 5,40% secara tahunan atau year-on-year/yoy.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (5/5/2026).
Namun secara kuartalan, ekonomi diproyeksi terkontraksi 1,0% dibandingkan kuartal sebelumnya atau quarter-to-quarter/qtq).
Jika sesuai proyeksi, pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 akan menjadi yang tertinggi sejak kuartal III-2022 yang saat itu mencapai 5,73%.
Pasar khawatir tekanan harga energi dapat kembali memicu inflasi dan membuat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) perlu mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama, bahkan membuka ruang kenaikan suku bunga jika tekanan inflasi memburuk.
Menguatnya dolar AS di pasar global pada akhirnya mempersempit ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Tekanan ini terjadi di tengah menguatnya dolar AS di pasar global.
Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.380/US$ atau terdepresiasi sebesar 0,09%.
Pelemahan ini sekaligus melanjutkan tekanan pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup melemah 0,36% ke posisi Rp17.365/US$ yang merupakan posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau menguat.
Dolar AS Naik ke Rp17.380 Pagi Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 732216, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260505082443-17-732216/breaking-news-dolar-as-naik-ke-rp17380-pagi-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 05 May 2026 09:03 Foto: Petugas menjunjukkan mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) dan Rupiah di VIP Money Changer, Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Kondisi ini membuat rupiah masih rentan bergerak tertekan pada perdagangan hari ini.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260427094710-19-730068/video-sentimen-ini-bikin-rupiah-lemah-lawan-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730068?comscore=off”,”time”:334,”title”:”Video: Sentimen Ini Bikin Rupiah "Lemah" Lawan Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/27/sentimen-ini-bikin-rupiah-lemah-lawan-dolar-as-1777259458555_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo, Dolar AS Naik ke Rp 16.640
Capaian tersebut juga berpotensi menjadi pertumbuhan ekonomi tertinggi pada era Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai informasi, ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 tumbuh 5,38% yoy.
Dari sisi eksternal, dolar AS kembali menguat di pasar global.
Kondisi ini didorong oleh permintaan aset safe haven seiring kembali meningkatnya eskalasi perang di Timur Tengah.
Ketegangan kembali meningkat setelah pasukan AS disebut berhasil menahan serangan Iran saat mengawal dua kapal berbendera AS yang melintasi Selat Hormuz.
Di sisi lain, Uni Emirat Arab melaporkan berhasil mencegat rudal jelajah yang diluncurkan Iran, sementara kebakaran besar di Pelabuhan Fujairah disebut terjadi akibat serangan drone.
Situasi tersebut kembali mengangkat harga minyak, dolar AS, dan imbal hasil US Treasury secara bersamaan.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.380 Pagi Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
