Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan Bank Indonesia ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan nilai tukar rupiah.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dari eksternal, pasar global masih cenderung berhati-hati. yang mengakibatkan Sementara itu, seiring penurunan harga emas dunia, harga emas dan perhiasan mengalami penurunan pada bulan Maret,” tutur Juniman kepada CNBC Indonesia.
Rilis inflasi ini akan menjadi perhatian pasar
Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731869, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260504081131-17-731869/breaking-news-dolar-as-naik-lagi-ke-rp17320’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama, CNBC Indonesia 04 May 2026 09:05 Foto: Karyawan menghitung uang pecahan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing, Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Per pukul 09.00 WIB, DXY naik 0,04% ke level 98,194.
//
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan akan dipengaruhi oleh kombinasi sentimen domestik dan eksternal.
Baca: Rupiah Bisa Bangkit Jika BI Lakukan Langkah Ini
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) periode April 2026 yang dijadwalkan keluar hari ini.
Konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi memperkirakan IHK April 2026 mengalami inflasi sebesar 0,43% secara bulanan (month-to-month/mtm), melalui median inflasi tahunan sebesar 2,72% secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kepala Ekonom Bank Maybank Indonesia, Juniman, menjelaskan kenaikan inflasi bulanan diperkirakan disumbang oleh sejumlah komoditas pangan, seperti beras, gula, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, gandum, kedelai, dan cabai merah.
Selain itu, kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite juga berpotensi ikut memberi tekanan terhadap inflasi.
“Pelemahan rupiah turut mendorong kenaikan inflasi impor.
Sentimen datang dari pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebut Amerika Serikat akan memulai upaya pada Senin pagi untuk membebaskan kapal-kapal yang tertahan di Selat Hormuz.
Langkah tersebut disebut sebagai “gestur kemanusiaan” untuk membantu negara-negara netral di tengah perang AS-Israel melalui Iran.
Kondisi ini membuat pelaku pasar tetap mencermati perkembangan geopolitik Timur Tengah, khususnya risiko gangguan jalur energi global dan dampaknya terhadap harga minyak, inflasi, serta pergerakan dolar AS.
(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260427094710-19-730068/video-sentimen-ini-bikin-rupiah-lemah-lawan-dolar-as”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/730068?comscore=off”,”time”:334,”title”:”Video: Sentimen Ini Bikin Rupiah "Lemah" Lawan Dolar AS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/27/sentimen-ini-bikin-rupiah-lemah-lawan-dolar-as-1777259458555_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo, Dolar AS Menguat ke Rp 16.620
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal pekan, Senin (4/5/2026).
Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di zona merah melalui depresiasi sebesar 0,09% ke level Rp17.320/US$.
Pelemahan ini melanjutkan tekanan rupiah pada perdagangan sebelumnya yang ditutup melemah 0,17% ke level Rp17.305/US$.
Posisi tersebut sekaligus menjadi level penutupan terlemah rupiah sepanjang masa.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Di sisi lain, indeks dolar AS atau DXY yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terpantau masih bergerak menguat tipis.
Analisis mendalam tentang Breaking News! Dolar AS Naik Lagi ke Rp17.320 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
