Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Namun, Ketua The Fed yang akan lengser, Jerome Powell, mengatakan perubahan bisa saja dilakukan secepat Juni.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Trader memperkirakan The Fed akan melewatkan pemangkasan suku bunga sepanjang 2026 dan bahkan mungkin menaikkan suku bunga pada paruh pertama 2027.
Selandia Baru
Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga di 2,25% pada awal April.
Pasar melihat sekitar 80% peluang RBA kembali menaikkan suku bunga pekan depan, dan memperkirakan setidaknya dua kali kenaikan lagi hingga akhir tahun.
Inflasi masih tinggi, data Rabu menunjukkan inflasi utama mencapai 4,1% pada kuartal I dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Tiga anggota berbeda pendapat dan mengusulkan kenaikan suku bunga.
Adapun sejak 2022, BOJ secara hati-hati telah menaikkan suku bunga dari wilayah negatif.
Di sisi lain, tiga pembuat kebijakan menilai bahwa acuan mengenai “bias pelonggaran” dalam pernyataan kebijakan sudah tidak lagi tepat. sedangkan Namun, mereka memperingatkan bahwa bisa segera menaikkannya untuk mencegah lonjakan harga energi akibat perang AS-Israel dengan Iran meluas menjadi kenaikan inflasi yang lebih luas.
Bank sentral AS Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga tetap,
ECB mempertahankan suku bunga di 2% pada Kamis.
Meski demikian, mereka memberi sinyal meningkatnya kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi, memperkuat spekulasi bahwa ECB akan menaikkan suku bunga beberapa kali tahun ini.
Skenario paling ekstrem menunjukkan perlunya kenaikan biaya pinjaman secara “tegas”.
Amerika Serikat
The Fed mempertahankan suku bunga pada Rabu melalui hasil voting 8 banding 4, selisih tersempit dalam beberapa dekade.
Bank sentral Jepang itu juga memperingatkan perlunya kewaspadaan ekstra untuk menjaga inflasi tetap terkendali.
Dampak dari hal tersebut adalah meredam dampak inflasi dari kenaikan biaya energi, tetapi juga berisiko mendorong inflasi turun di bawah kisaran target SNB sebesar 0-2%.
Harga konsumen naik 0,3% bulan lalu dibandingkan Maret 2025, tertinggi dalam 12 bulan terakhir.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260331154954-19-722851/video-inflasi-bisa-melonjak-efek-perang-suku-bunga-berpotensi-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/722851?comscore=off”,”time”:526,”title”:”Video: Inflasi Bisa Melonjak Efek Perang, Suku Bunga Berpotensi Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/31/harga-minyak-inflasi-terancam-meroket-suku-bunga-berpotensi-naik-1774947953298_169.png”}]’); Next Article 5 Poin Penting Hasil Keputusan Suku Bunga The Fed Hari Ini akibat SNB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan Juni dan mengandalkan intervensi valuta asing untuk menahan apresiasi tajam franc Swiss, yang didukung oleh investor yang mencari aset safe haven.
Mata uang yang lebih kuat menurunkan harga impor,
Di sisi lain, dalam konferensi pers ia menyebut kemungkinan kenaikan suku bunga telah dibahas “secara panjang lebar” oleh para pembuat kebijakan.
Swedia
Riksbank akan menggelar pertemuan pekan depan dengan mayoritas ekonom memperkirakan tidak ada perubahan pada suku bunga acuan 1,75%.
Tetapi, para pembuat kebijakan Swedia juga telah memperingatkan risiko inflasi yang lebih tinggi akibat perang, dan menyatakan mereka dapat mengambil tindakan bila diperlukan.
Jepang
Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga di 0,75% pada Selasa, tetapi memberikan sinyal yang tidak biasa tegas mengenai kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. sedangkan Langkah awal kemungkinan akan dilakukan bulan Juni.
Presiden ECB Christine Lagarde mengatakan keputusan akhir untuk menahan suku bunga diambil secara bulat,
Itu jauh di atas target RBA sebesar 2-3%, meskipun inflasi inti di level 3,5% memberi sedikit kelegaan.
Norwegia
Norges Bank juga akan menggelar pertemuan pekan depan setelah sebelumnya menyatakan kemungkinan menaikkan suku bunga satu atau dua kali tahun ini guna meredam tekanan inflasi yang kembali muncul akibat pertumbuhan upah yang kuat dan biaya energi yang lebih tinggi.
Bank sentral Norwegia menahan suku bunga di level 4% pada Maret.
Namun levelnya masih jauh lebih rendah dibanding negara lain, yang berkontribusi terhadap pelemahan yen, dan pada gilirannya bisa semakin mendorong inflasi.
Yang juga memperumit situasi bagi BOJ, imbal hasil obligasi pemerintah Jepang kini berada di level tertinggi dalam beberapa dekade.
Swiss
Dengan suku bunga 0%, Swiss National Bank (SNB) memiliki level suku bunga terendah di kelompok G10.
Inflasi inti, sekitar 3,0% pada Maret, telah melampaui target 2% setiap bulan sejak awal 2022.
Baca: Mata Uang Negara-Negara Ini Kena Hantam Dolar AS, Rupiah Gimana?
Namun, bank sentral menegaskan akan merespons cepat jika inflasi terbukti persisten.
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731596, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260501183229-17-731596/bank-sentral-besar-ramai-ramai-mau-naikkan-suku-bunga’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 01 May 2026 20:00 Foto: Kantor pusat Bank Jepang (BOJ) di Tokyo, Jepang.
Tiga pejabat menolak arah kebijakan yang condong ke pelonggaran, sementara satu pejabat memilih pemangkasan suku bunga.
The Fed tetap mempertahankan “bias pelonggaran” dalam pernyataan kebijakannya.
Inggris
Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga acuannya di 3,75% pada Kamis, melalui satu suara mendukung kenaikan suku bunga.
BoE juga menghapus praktik biasanya dalam menerbitkan proyeksi sentral untuk inflasi dan indikator ekonomi utama lainnya, dan menggantinya dengan tiga skenario.
Sementara itu, bank-bank sentral di Eropa dan Jepang memberi sinyal bahwa mereka akan menaikkan suku bunga pada pertemuan mendatang.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Bos LPS Ingatkan ‘Normal tapi Waspada’, Rating RI Jadi Sorotan
Mengutip Reuters, berikut posisi 10 bank sentral negara maju, diurutkan dari suku bunga kebijakan tertinggi hingga terendah:
Australia
Reserve Bank of Australia (RBA) telah menaikkan suku bunga dua kali tahun ini, kini menjadi 4,1%, menjadi level tertinggi di kelompok G10.
Pasar memperkirakan tiga kali kenaikan suku bunga hingga akhir tahun.
Kanada
Bank of Canada (BoC) mempertahankan suku bunga di 2,25% pada Rabu, melalui menyatakan harga minyak yang lebih tinggi akan menguntungkan Kanada lewat peningkatan pendapatan ekspor, meskipun sedikit menekan dunia usaha dan konsumen.
BoC memperkirakan harga minyak akan turun ke US$75 per barel pada pertengahan 2027, dan jika itu terjadi maka suku bunga kebijakannya sudah berada di level yang tepat.
Gubernurnya mengatakan pekan ini bahwa ukuran inflasi inti tetap stabil dalam kisaran target 1-3% pada kuartal pertama, meskipun bank sentral siap bertindak bila diperlukan.
(Facebook/BankofJapan) Daftar Isi
- Australia
- Norwegia
- Inggris
- Amerika Serikat
- Selandia Baru
- Kanada
- Zona Euro
- Swedia
- Jepang
- Swiss
Jakarta, CNBC Indonesia – Bank-bank sentral utama dunia kompak mempertahankan suku bunga pada pekan ini.
Inflasi naik menjadi 2,4% pada Maret, masih dalam kisaran target BoC.
Baca: Harga Minyak Masih di US$111, UEA Cabut dari OPEC Jadi Isu
Zona Euro
Bank Sentral Eropa (ECB) juga masih menunggu untuk saat ini.
Analisis mendalam tentang Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
