Breaking News! IHSG Turun 1%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! IHSG Turun 1% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Jumlah dissenting vote (suara berbeda) in adalah yang tetringgi sejak Oktober 1992.

Gubernur Stephen Miran kembali menyampaikan dissent demi mendukung pemangkasan suku bunga 25 basis poin, seperti yang ia lakukan sejak bergabung ke bank sentral pada September 2025.

Tiga suara “tidak” lainnya berasal dari Presiden Fed regional: Beth Hammack dari Cleveland, Neel Kashkari dari Minneapolis, dan Lorie Logan dari Dallas.

Faktor penyebabnya adalah penggunaan kata “tambahan” menunjukkan aksi terakhir The Fed adalah pemangkasan.

Sementara itu, Presiden Donald Trump membahas cara mengurangi dampak blokade pelabuhan Iran yang berpotensi berlangsung berbulan-bulan dengan perusahaan minyak,

Baca:Laba Naik tapi Kas Menyusut, Ada Apa dengan DEWA?

Pembicaraan dengan eksekutif minyak pada Selasa terjadi setelah kebuntuan dalam upaya menyelesaikan konflik, yang mendorong United States menekan ekspor minyak Iran melalui blokade laut guna memaksa pembukaan kembali Selat Hormuz.

Di tengah saling ancam antara Washington dan Teheran, Pakistan berupaya menjadi mediator untuk mencegah eskalasi, sambil kedua pihak terus bertukar pesan terkait potensi kesepakatan.

Trump mengatakan Iran bisa menghubungi jika ingin berunding, namun juga menyindir bahwa Teheran “tidak mampu bertindak dengan benar.”

Gedung Putih menyebut Trump dan eksekutif minyak membahas langkah untuk menstabilkan pasar minyak global serta opsi melanjutkan blokade selama berbulan-bulan sambil meminimalkan dampak bagi konsumen AS.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260331154954-19-722851/video-inflasi-bisa-melonjak-efek-perang-suku-bunga-berpotensi-naik”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/722851?comscore=off”,”time”:526,”title”:”Video: Inflasi Bisa Melonjak Efek Perang, Suku Bunga Berpotensi Naik”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/31/harga-minyak-inflasi-terancam-meroket-suku-bunga-berpotensi-naik-1774947953298_169.png”}]’); Next Article IHSG Sesi 1 Dibuka Menguat 0,34% ke Level 8.577 yang mengakibatkan Mereka setuju suku bunga ditahan, tetapi menolak adanya bias dovish dalam pernyataan resmi.

Masalah utama ketidaksepakatan adalah kalimat berikut:

“Dalam mempertimbangkan besaran dan waktu penyesuaian tambahan terhadap target suku bunga dana federal, Komite akan secara hati-hati menilai data yang masuk, prospek yang berkembang, dan keseimbangan risiko.”

Frasa tersebut mengindikasikan langkah berikutnya kemungkinan penurunan suku bunga,

Dolar AS Naik Tajam ke Rp17.340

Suara anggota FOMC terbelah melalui hasil 8-4, di mana para pejabat memiliki alasan berbeda atas pilihan mereka.

Nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,43 triliun melalui volume perdagangan sekitar 5,62 miliar saham dalam lebih dari 313 ribu transaksi.

Memasuki perdagangan terakhir pekan ini, pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah sentimen penting dari luar negeri.

Fokus utama pasar hari ini tertuju pada hasil keputusan suku bunga The Federal Reserve, rilis PMI Manufaktur China, inflasi Personal Consumption Expenditures atau PCE Amerika Serikat (AS), serta data klaim pengangguran AS.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, The Fed kembali mempertahankan suku bunga di level 3,50-3,75%.

Keputusan ini diambil di tengah besarnya perpecahan suara dalam tubuh The Fed.

Dalam rapat yang kemungkinan menjadi pertemuan terakhir Ketua Jerome Powell sebagai pimpinan,gelombang pejabat menentang pernyataan bahwa pemangkasan suku bunga lebih lanjut masih mungkin dilakukan.

Baca:Breaking News!

IHSG Turun 1% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 731183, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260430091327-17-731183/breaking-news-ihsg-turun-1’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 30 April 2026 09:16 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan cukup dalam pada awal perdagangan hari ini, Kamis (30/4/2026), melalui penurunan mencapai sekitar 1%.

Pada pukul 09.12 WIB, IHSG tercatat berada di level 7.029,95, turun 71,28 poin (-1,00%) dari posisi sebelumnya di 7.101,23.

Tekanan jual terlihat terjadi sejak pembukaan perdagangan, di mana IHSG sempat dibuka di level 7.103,26 sebelum langsung mengalami pelemahan tajam hingga menyentuh level terendah di 7.028,23.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Sebanyak 201 saham menguat, 368 saham melemah, dan 390 saham stagnan.

Analisis mendalam tentang Breaking News! IHSG Turun 1% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *