Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Masih Loyo, Asing Sibuk Akumulasi Saham Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
IHSG Masih Loyo, Asing Sibuk Akumulasi Saham Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 730728, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260428205101-17-730728/ihsg-masih-loyo-asing-sibuk-akumulasi-saham-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 29 April 2026 07:00 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Asing mencatat net sell Rp 2,4 triliun pada perdagangan kemarin, Selasa (28/4/2026).
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Kapitalisasi pasar pun melorot menjadi Rp 12.594 triliun.
Mengutip Refinitiv, Amman Mineral (AMMN) menjadi pemberat utama melalui bobot -8,36 poin.
Tercatat, beberapa saham berhasil mencatatkan net foreign buy cukup signifikan pada perdagangan Selasa (28/4/2026).
Saham PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) menjadi yang paling banyak dikoleksi asing melalui nilai net buy mencapai Rp330,5 miliar.
DSSA membebani IHSG sebesar -7,05 poin.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402152103-19-723579/video-bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723579?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Bocoran Investasi Pengelola Dana Jumbo Pascalebaran-Era Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang-1775119615584_169.png”}]’); Next Article Sesi 1 Asing Net Buy Rp 75,1 M, Saham Ini Jadi Incaran
Padahal pada awal perdagangan IHSG berada di zona hijau dan sempat menyentuh level tertinggi di 7.151,51.
Sebanyak 352 saham naik, 374 turun, dan 233 stagnan.
Nilai transaksi mencapai Rp 17,48 triliun, melibatkan 30,23 miliar saham dalam 2,11 juta kali transaksi.
Saham AMMN koreksi 5,09% setelah hari sebelumnya naik 8%.
Selain itu Dian Swastatika Sentosa (DSSA) juga masih melanjutkan koreksi selama enam hari berturut-turut.
Investor asing melakukan aksi beli Rp 5,94 triliun dan jual Rp 8,29 triliun.
Di tengah aksi jual bersih (net sell) yang masih mendominasi pasar, investor asing ternyata tetap melakukan aksi beli selektif pada sejumlah saham.
Aksi akumulasi ini dilakukan melalui pasar negosiasi.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Selain itu, asing juga terlihat masuk ke saham sektor komoditas, khususnya pertambangan dan energi, seperti PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan kemarin:
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) – Rp330,5 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp146,8 miliar
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) – Rp54,1 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) – Rp34,0 miliar
- PT Elnusa Tbk (ELSA) – Rp31,3 miliar
- PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) – Rp28,3 miliar
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) – Rp17,8 miliar
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) – Rp17,0 miliar
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) – Rp15,4 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) – Rp14,4 miliar
Baca: Goldman Sachs Prediksi Harga Minyak akan Tembus US$120 per Barel
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 34,13 poin atau -0,48% ke level 7.072,39.
Analisis mendalam tentang IHSG Masih Loyo, Asing Sibuk Akumulasi Saham Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
