Harga Minyak Mentah Terbang Lagi, Brent Tembus US$109/barel

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Mentah Terbang Lagi, Brent Tembus US$109/barel yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sumber Iran menyebut proposal tersebut belum menyentuh isu program nuklir hingga permusuhan berhenti dan sengketa pelayaran Teluk mereda.

Situasi itu membuat arus energi dari kawasan Teluk tetap terganggu.

(REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menanjak pada perdagangan Selasa pagi (28/4/2026), saat pasar global masih menimbang risiko gangguan pasokan dari Timur Tengah.

Harga Minyak Mentah Terbang Lagi, Brent Tembus US$109/barel Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 730474, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260428095619-17-730474/harga-minyak-mentah-terbang-lagi-brent-tembus-us-109-barel’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 28 April 2026 10:31 Foto: Iran kembali membuka jalur pelayaran kapal-kapal komersial di Selat Hormuz pada Senin (20/4) setelah sempat menutup selat tersebut pada Sabtu (18/4).

Brent telah melonjak dari US$90,38 per barel pada 17 April menjadi US$109,46 per barel hari ini.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tercatat US$97,38 per barel, menguat dari posisi US$96,37 per barel sehari sebelumnya.

//

Kenaikan ini memperpanjang reli tajam minyak sepanjang sepekan terakhir.

Di sisi lain, sebuah kapal LNG yang dikelola Abu Dhabi National Oil Co berhasil melintas dan bergerak menuju India.

Jalur laut strategis Selat Hormuz yang menjadi nadi perdagangan energi dunia masih jauh dari kondisi normal, sementara negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menghasilkan terobosan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Kesaksian Misbakhun: IMF-World Bank Cecar Pengelolaan Utang Danantara

Menurut data Refinitiv pada pukul 09.45 WIB, harga minyak Brent kontrak terdekat berada di US$109,46 per barel, naik dari penutupan sebelumnya US$108,23 per barel.

Iran masih membatasi pelayaran melalui Selat Hormuz, sedangkan AS mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran.

Artinya, jalur tersebut belum sepenuhnya tertutup, tetapi kapasitas lalu lintasnya masih terganggu.

Sebelum perang AS-Israel melawan Iran pecah pada 28 Februari lalu, sekitar 125-140 kapal melintasi Hormuz setiap hari.

Dampak dari hal tersebut adalah setiap gangguan cepat memicu lonjakan premi risiko di pasar energi.

Informasi terkini pelacakan kapal juga menceritakan tekanan pasokan. akibat Selat Hormuz sendiri biasanya dilalui pasokan setara sekitar 20% konsumsi minyak dan gas global,

Dalam delapan sesi perdagangan, lonjakannya mencapai lebih dari 21%.

WTI bergerak serupa, dari US$83,85 menjadi US$97,38 per barel, atau naik sekitar 16%.

Melansir Reuters, pasar saat ini berfokus pada kebuntuan konflik AS-Iran.

Meski nantinya tercapai kesepakatan damai, pasar belum tentu langsung tenang.

Gangguan produksi, antrean kapal, persoalan asuransi, serta penyesuaian logistik bisa membuat pasokan pulih bertahap.

CNBCΒ Indonesia Research

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260422101341-19-728781/video-jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minyak-meroket”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/728781?comscore=off”,”time”:519,”title”:”Video: Jurus Emitan Migas Genjot Produksi Saat Harga Minyak Meroket”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/22/jurus-emitan-migas-genjot-produksi-saat-harga-minya-meroket-efek-perang-1776829739569_169.png”}]’); Next Article Kapal Tanker AS Disita Venezuela, Harga Minyak Gak Bergerak

Reuters melaporkan Presiden Donald Trump tidak puas melalui proposal terbaru Teheran untuk mengakhiri kebuntuan perang.

Enam kapal tanker minyak Iran dilaporkan berbalik arah akibat blokade AS.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Mentah Terbang Lagi, Brent Tembus US$109/barel akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *