Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Ini merupakan perubahan besar dibandingkan sebelum perang pecah, ketika pasar masih memperkirakan adanya dua kali pemangkasan suku bunga.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260414100312-19-726539/video-rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-rp-17100-apa-yang-terjadi”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/726539?comscore=off”,”time”:506,”title”:”Video: Rupiah Anjlok & Dolar AS Sentuh Rp 17.100, Apa Yang Terjadi?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/14/rupiah-anjlok-dolar-as-sentuh-level-rp-17100-apa-yang-terjadi-1776135887586_169.png”}]’); Next Article Rupiah Loyo Awal Tahun, Dolar AS Tembus Rp16.715/US$

Level tersebut menjadi posisi penutupan terlemah rupiah sepanjang masa yang baru.

Sejauh ini, mayoritas otoritas moneter masih mengambil sikap hati-hati.

Ekspektasi pasar menunjukkan Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) diperkirakan akan menahan suku bunga tetap stabil tahun ini.

Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727662, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260417145628-17-727662/rupiah-makin-loyo-dolar-as-kini-tembus-rp17180’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 17 April 2026 15:15 Foto: Petugas menjunjukkan uang pecahan dolar AS dan rupiah diΒ Dolarindo Money Changer, Jakarta, Selasa (8/4/2025).Β (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (17/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus mengakhiri perdagangan jelang akhir pekan di zona merah melalui koreksi sebesar 0,32% ke level Rp17.180/US$.

Padahal sebelumnya, sentimen pasar sempat membaik seiring gencatan senjata antara Israel dan Lebanon serta prospek pembicaraan baru antara AS dan Iran, yang sempat mendorong investor melepas aset safe haven.

Gencatan senjata selama 10 hari antara Lebanon dan Israel mulai berlaku pada Kamis kemarin.

Kondisi ini juga membuat rupiah semakin mendekati level psikologis Rp17.200/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Sesi I Asing Net Sell Rp 454 Miliar, Kompak Lego Deretan Saham Ini

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 98,240.

//

Pelemahan rupiah hari ini terutama dipengaruhi faktor eksternal, khususnya penguatan dolar AS di pasar global yang kembali menekan mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Kini, kedua pihak disebut lebih fokus mengejar nota kesepahaman sementara untuk mencegah konflik kembali pecah, sementara isu nuklir masih menjadi hambatan utama.

Pelaku pasar kini juga mencermati bagaimana bank sentral akan merespons tekanan inflasi yang dipicu perang, terutama dari lonjakan harga energi.

Presiden AS Donald Trump juga mengatakan bahwa pertemuan lanjutan antara AS dan Iran berpeluang digelar pada akhir pekan ini.

Meski begitu, negosiator AS dan Iran dilaporkan mulai menurunkan ambisi untuk mencapai kesepakatan damai yang komprehensif.

Tekanan tersebut juga tercermin dari pergerakan mayoritas mata uang Asia yang terpantau melemah terhadap greenback.

Kondisi ini menunjukkan dolar AS kembali diburu pelaku pasar global.

Analisis mendalam tentang Rupiah Makin Loyo, Dolar AS Kini Tembus Rp17.180 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *