Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang 12 Negara Minta Utang ke IMF, Purbaya: Indonesia Tidak Perlu! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah negara kita cukup baik, dan kita masih punya batas yang cukup besar, yaitu Rp420 T yang saya bilang sebelumnya,” ujarnya.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
IMF pun sempat mempertanyakan bagaimana Indonesia mampu tetap solid di tengah situasi yang tidak mudah. yang mengakibatkan Namun, IMF belum membahas tambahan program pinjaman untuk Mesir yang saat ini memiliki fasilitas senilai US$8 miliar atau sekitar Rp136 triliun.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia optimis masih memiliki ruang fiskal yang memadai untuk menghadapi tekanan global.
Pernyataan tersebut, disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa usai bertemu dengan Managing Director IMF, Kristalina Georgieva dalam agenda IMF Spring Meetings di Washington DC Amerika Serikat.
“Tentu saja Indonesia tidak membutuhkan
Sehingga kita bisa menyerap shock yang terjadi,” ujarnya.
(mij/mij) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260416162421-19-727357/video-peta-cuan-emiten-consumer-goods-unilever-melejit-ggrm-bangkit”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/727357?comscore=off”,”time”:777,”title”:”Video: Peta Cuan Emiten Consumer Goods: Unilever Melejit, GGRM Bangkit”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/16/cnbc-indonesia-tv-1776332995655_169.jpeg”}]’); Next Article Awas!
12 Negara Minta Utang ke IMF, Purbaya: Indonesia Tidak Perlu!
Ia memperkirakan kebutuhan dukungan baru bisa mencapai US$20 miliar hingga US$50 miliar atau setara Rp340 triliun hingga Rp850 triliun (kurs Rp17.000/US$).
“Gangguan akibat perang dapat memicu permintaan dukungan keuangan baru dalam jumlah besar, baik dalam bentuk pinjaman baru maupun tambahan dari program yang sudah berjalan,” ujar Georgieva dalam konferensi pers di sela Pertemuan Musim Semi IMF dan Bank Dunia di Washington, seperti dikutip Reuters, Kamis (16/4/2026).
Baca: Purbaya Sambangi Investor Kakap AS, Ampuhkah Bawa Segera ke RI?
Jadi kita sedang mengalami percepatan ketika shock dari ketidakpastian global, dari harga minyak yang tinggi.
Ekonom Ungkap 4 Risiko yang Bisa Guncang Ekonomi RI
(Biro KLI Kemenkeu)
Jakarta, CNBC Indonesia – Lonjakan harga energi dan gangguan pasokan akibat perang di Timur Tengah menyebabkan tekanan krisis global kian dalam, terutama bagi negara berkembang.
Dana Moneter Internasional (IMF) mengungkapkan sedikitnya 12 negara tengah bersiap mengajukan pinjaman baru untuk meredam dampak dari ketidakpastian global tersebut.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva mengatakan permintaan bantuan keuangan berpotensi melonjak signifikan.
Tapi saya jelaskan bahwa memang kita sudah merubah kebijakan sejak tahun lalu, dan tampaknya sudah jelas.
Purbaya menjawab, ketahanan tersebut merupakan hasil perubahan kebijakan yang dilakukan pemerintah sejak tahun lalu.
Reformasi kebijakan tersebut dinilai membuat ekonomi Indonesia lebih siap menghadapi guncangan eksternal.
“Kenapa kita bisa bertahan di tengah keadaan global yang seperti ini.
Ia menambahkan, sebagian negara Afrika sub-Sahara telah mulai mencari bantuan.
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727528, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260417094430-17-727528/12-negara-minta-utang-ke-imf-purbaya-indonesia-tidak-perlu’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zahwa Madjid, CNBC Indonesia 17 April 2026 09:55 Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Analisis mendalam tentang 12 Negara Minta Utang ke IMF, Purbaya: Indonesia Tidak Perlu! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
