Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Reli IHSG Patah, Asing Tiba-Tiba Net Sell Saham Ini Sampai Rp 1,16 T yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
(BBRI) menjadi kontributor terbesar net sell asing melalui nilai mencapai Rp706,6 miliar.
๐ Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu penguatan paling tinggi dibukukan oleh sektor industri, konsumer primer dan energi.
Emiten grup konglomerat tercatat menjadi pemberat kenaikan IHSG hari ini.
Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 13.606 triliun.
Mayoritas sektor perdagangan melemah melalui koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor kesehatan, konsumer non-primer dan finansial.
Reli IHSG Patah, Asing Tiba-Tiba Net Sell Saham Ini Sampai Rp 1,16 T Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 727128, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260415211030-17-727128/reli-ihsg-patah-asing-tiba-tiba-net-sell-saham-ini-sampai-rp-116-t’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 16 April 2026 07:05 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesiaย โ Aksi jual investor asing (net foreign sell) mendominasi perdagangan saham Rabu (15/4/2026).
Padahal nyaris sepanjang perdagangan,ย IHSG nyaman di zona hijau sebelum ambruk satu jam sebelum pasar tutup.
Nilai transaksi hari ini tergolong ramai yakni mencapai Rp 22,61 triliun, melibatkan 51,44 miliar saham dalam 3,16 juta kali transaksi.
(PTRO) – Rp121,1 miliar
(BULL) – Rp33,7 miliar
Baca: INTP Bakal Buyback Saham Hingga Rp 750 Miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memutus reli penguatan sepakan terakhir.
(BBCA) juga mencatatkan jual bersih asing sebesar Rp263,8 miliar.
Tidak hanya dua bank besar tersebut, tekanan jual asing juga terlihat pada saham energi dan tambang seperti BUMI, ANTM, hingga ENRG.ย
Selengkapnya, berikut daftar 10 saham denganย net foreign sellย terbesar pada perdagangan kemarin:ย
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Berikut adalah 10 emiten melalui sumbangsih pelemahan indeks poin terbanyak yakni bank raksasa milik Grup Djarum (BBCA), emiten RS Mayapada milik Dato Tahir (SRAJ), emiten Grup MNC Hary Tanoe (MSIN), emiten Grup Barito Prajogo Pangestu (TPIA dan BRPT), emiten tambang terafiliasi Grup Salin (AMMN dan BUMI) serta tiga emiten BUMN (BBRI, BMRI dan TLKM).
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260406162734-19-724283/video-data-hsc-tekan-saham-berkapitalisasi-besar-hingga-ihsg-ambruk”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724283?comscore=off”,”time”:357,”title”:”Video: Data HSC Tekan Saham Berkapitalisasi Besar hingga IHSG Ambruk”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/saham-berkapitalisasi-besar-dilego-ihsg-rupiah-melemah-1775467872193_169.png”}]’); Next Article Asing Terciduk Kompak Lepas Saham Ini(CDIA) – Rp48,7 miliar
- PT Darma Henwa Tbk.
Pada penutupan perdagangan kemarin indeks melemah 0,68% atau berkurang 52,36 poin balik ke level 7.623,58.
(BBRI) – Rp706,6 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk.
(BBCA) – Rp263,8 miliar
- PT Bumi Resources Tbk.
(DEWA) – Rp46,1 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk.
Hal ini seiring denganย Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengakhiri reli sejak pertengahan pekan lalu.ย
Berdasarkan data perdagangan, total jual bersih asing di seluruh pasar tercatat mencapai Rp1,16 triliun.
Secara keseluruhan, nilai transaksi pasar mencapai Rp13,04 triliun, melalui nilai beli asing sebesar Rp5,94 trlliun dan nilai jual mencapai Rp7,10 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Tekanan jual asing terutama menghantam saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya sektor perbankan dan komoditas.
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
(ANTM) – Rp79,3 miliar
- PT Barito Pacific Tbk.
(ENRG) – Rp34,9 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk.
(BRPT) – Rp56,3 miliar
- PT Chandra Daya Investasi Tbk.
Analisis mendalam tentang Reli IHSG Patah, Asing Tiba-Tiba Net Sell Saham Ini Sampai Rp 1,16 T akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
๐ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
๐ข Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
๐ Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
๐ข Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
โ ๏ธ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
