Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang 33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726754, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260414181406-17-726754/33-bank-ri-masih-beri-special-rate-bos-lps-ungkap-penyebabnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 14 April 2026 19:05 Foto: Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema βConsolidating Growth, Accelerating the Transformationβ di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Namun penetapan TBP LPS sepanjang 2025 yang cukup agresif menempatkannya di bawah suku bunga pasar.
“Padahal rule of thumb-nya memang harusnya tingkat bunga pasar itu melindungi suku bunga yang berlaku di pasar,” tutur Anggito.
Hal inilah yang kemudian mendasari LPS menetapkan untuk menahan TBP LPS untuk periode reguler Januari.
Faktor penyebabnya adalah bunga yang lebih tinggi dari TBP tidak akan dijamin oleh LPS.
(ayh/ayh) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260306135900-19-716692/video-bersaing-dengan-pindar-ini-cara-bank-genjot-kredit-umkm”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716692?comscore=off”,”time”:462,”title”:”Video: Bersaing Dengan Pindar, Ini Cara Bank Genjot Kredit UMKM”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/06/bersaing-dengan-pinjol-ini-cara-bank-genjot-kredit-umkm-1772780807148_169.png”}]’); Next Article LPS Mau Umumkan Tingkat Bunga Penjaminan, Catat Tanggalnya yang mengakibatkan TBP tersebut berlaku sejak 1 Februari 2026 sampai dengan 30 Mei 2026.
Sebagai informasi, TBP akan menjadi patokan bank untuk mematok besaran bunga deposito,
Tapi kan demandnya, permintaan terhadap dana itu harus kuat ya.
Artinya, bank yang membutuhkan dana akan “menawar” melalui bunga lebih tinggi agar nasabah mau menyimpan uangnya di bank tersebut.
Selain itu, ia menyinggung adanya persaingan menghimpun dana yang cukup ketat di industri perbankan.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Bos LPS Ungkap Jumlah Rekening Dormant Makin Banyak
“Karena memang market-nya menghendaki simpanan yang cukup tinggi ya sekarang ini.
Namun, Anggito menyebut fenomena ini harus dibenahi.
Mantan Wakil Menteri Keuangan itu kemudian menyorot bahwa masalah pada permintaan pinjaman menjadi lebih penting.
“Tapi kalau saya lihat, mungkin yang penting bukan di atas TBP.
Namun demikian, proporsi simpanan nasabah yang mendapatkan suku bunga simpanan di atas TBP mencapai 25% pada Desember 2022, meningkat jadi 30% pada Desember 2024 dan bertambah lagi menjadi 33% pada Desember 2025.
“Itu cukup tinggi artinya bank-bank belum patuh kepada tingkat bunga penjaminan yang kita tetapkan,” tukas Anggito dalam Rapat Kerja melalui Komisi XI DPR RI, Kamis (9/4/2026).
Ia menyebut hal ini menjadi salah satu alasan mengapa suku bunga kredit perbankan belum bisa turun.
Apalagi persaingan dana kan juga cukup ketat ya,” tutur Anggito saat ditemui di BSI Tower, Selasa (14/4/2026).
Ia mengatakan bahwa dirinya tidak tahu persis apa penyebab banyak bank yang memasang bunga tabungan yang tinggi.
Hal ini tercermin oleh rata-rata suku bunga simpanan bank yang malah semakin meningkat dan melampaui TBP dari tahun ke tahun.
Anggito dalam paparannya, menunjukkan bahwa TBP LPS telah turun 75 basis poin (bps) untuk simpanan Rupiah di bank umum sejak Juni 2025.
Sebab, 33% porsi simpanan tergolong di atas TBP atau disebutnya mendapatkan “special rate.”
Menurut Anggito, selama ini TBP selalu berada di atas tingkat bunga pasar.
Dampak dari hal tersebut adalah permintaan dana itu cukup kuat ya. akibat Ekonominya harus tumbuh,
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menilai adanya kebutuhan menjaga likuiditas menyebabkan sepertiga dari industri perbankan masih memberikan special rate di atas tingkat bunga penjaminan (TBP).
Ketua Dewan Komisioner (DK) LPS, Anggito Abimanyu menjelaskan bahwa bank-bank melakukan penawaran bunga tinggi seperti mekanisme lelang.
Supply-nya sekarang kan nggak ada masalah ya, likuiditasnya cukup,” tutur Anggito.
Sebelumnya, LPS mengungkapkan bahwa masih banyak bank yang belum patuh terhadap memasang suku bunga simpanan di bawah TBP LPS.
Adapun TBP ditahan di level 3,5% untuk simpanan rupiah di bank umum, untuk valuta asing sebesar 2%, dan simpanan di Bank Perekonomian Rupiah (BPR) sebesar 6%.
Analisis mendalam tentang 33% Bank RI Masih Beri Special Rate, Bos LPS Ungkap Penyebabnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
