Iran-AS Bikin Investor Waswas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Iran-AS Bikin Investor Waswas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Dampak dari hal tersebut adalah menyebabkan kenaikan harga minyak yang akan terus membebani perekonomian di seluruh dunia.

Sementara itu, dari sisi korporasi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. akibat Perkembangan terkait negosiasi AS-Iran juga belum tercermin dalam pergerakan harga pasar.

Dalam perkembangan terbaru,Β negosiasi pada akhir pekan di Islamabad kembali memicu kekhawatiran bahwa perang AS-Iran akan berlangsung lebih lama dari perkiraan

Iran-AS Bikin Investor Waswas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726155, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260413082619-17-726155/iran-as-bikin-investor-waswas-cek-rekomendasi-saham-hari-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 13 April 2026 08:47 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

Kebijakan ini mencerminkan peningkatan rasio pembayaran dividen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 85%.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Serkuritas

  • RATU – Buy 5525-5600 | TP 5800-6000 | SL 5200

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • JSMR – Buy 3150-3160 | TP 3200-3240 | SL 3000

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • LPKR – Buy 83-85 | TP 87-90 | SL 79

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • EMTK – Buy 860-875 | TP 890-920 | SL 810

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • PANI – Buy 8525-8625 | TP 8900-9200 | SL 8125

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer:Β Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Dalam jangka pendek, pergerakan saham BBTN cenderung berada dalam kisaran Rp1.265–Rp1.320.

Baca: Negosiasi Iran-AS Gagal, Bursa Asia Kompak Lesu

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBC Indonesia β€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (10/04) di zona positif melalui kenaikan 2,07% ke level 7.458,50.Β 

Penguatan ini ditopang oleh kinerja saham perbankan dan konglomerasi, dengan BBCA (+3,47%), TPIA (+16,83%), dan BBRI (+3,35%) menjadi pendorong utama.

Perseroan juga mencatat realisasi Kredit Program Perumahan (KPP) sebesar Rp2,17 triliun kepada lebih dari 3.291 debitur hingga Maret 2026, terdiri dari Rp1,47 triliun untuk sisi pasokan dan Rp700 miliar untuk sisi permintaan.

Sebaliknya, DSSA (-0,32%), ANTM (-1,07%), dan AMRT (-1,00%) membebani laju indeks.Β 

Aktivitas investor asing tercatat masuk bersih sebesar Rp239,92 miliar di pasar reguler dan Rp193,91 miliar di seluruh pasar.

Dampak dari hal tersebut adalah sisa dividen final diperkirakan sekitar Rp209 per saham. akibat (BBRI) melalui RUPS Tahunan menyetujui pembagian dividen sebesar 91,19% dari laba bersih tahun buku 2025, dengan total nilai mencapai Rp52,10 triliun atau setara Rp345,98 per saham.Β 

Sebelumnya, perseroan telah menyalurkan dividen interim sebesar Rp137 per saham,

(BBTN) melaporkan telah menyalurkan sekitar 6 juta unit kredit pemilikan rumah (KPR) melalui total nilai Rp530 triliun sejak 1976 hingga awal April 2026.Β 

Penyaluran tersebut didominasi oleh segmen masyarakat berpenghasilan rendah, dengan rata-rata pendapatan sekitar Rp4,9 juta per bulan, yang sebagian besar berasal dari sektor informal.

Dow Jones melemah 0,56% ke 47.916, S&P 500 turun tipis 0,11% ke 6.816, sementara Nasdaq menguat 0,35% ke 22.902.Β 

Pelemahan Wall Street dipicu oleh rilis data inflasi yang mencerminkan tekanan dari kenaikan harga energi terhadap daya beli.

Secara sektoral, seluruh sektor menguat, melalui sektor industri memimpin kenaikan sebesar 4,29%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di pasar global, indeks saham Amerika Serikat ditutup bervariasi.

Meski demikian, sentimen tersebut tidak menekan instrumen berbasis Indonesia di pasar global, tercermin dari penguatan ETF EIDO sebesar 0,82% dan MSCI Indonesia yang naik 2,57%.

(ayh/ayh) Next Article IHSG Dalam Tekanan, Analis Rekomendasi Lima Saham Ini

Analisis mendalam tentang Iran-AS Bikin Investor Waswas, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *