Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US$104 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Jika gangguan berlangsung lama, pasokan global akan semakin ketat di tengah permintaan energi yang masih solid.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Selat Hormuz sendiri merupakan urat nadi perdagangan energi dunia.
Level US$100 kini kembali menjadi arena utama perdagangan energi dunia.
CNBCΒ Indonesia Research
(emb/emb) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260406114851-19-724135/video-harga-minyak-tembus-usd-110–rupiah-anjlok-ke-rp17000-usd”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724135?comscore=off”,”time”:739,”title”:”Video: Harga Minyak Tembus USD 110 – Rupiah Anjlok ke Rp17.000/USD”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/trump-ancam-serang-pembangkit-iran-hingga-rupiah-anjlok-lagi-ke-rp17000usd-1775451421253_169.png”}]’); Next Article Menanti Kabar The Fed, Harga Minyak Dunia Memanas
Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US$104 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 726182, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260413095428-17-726182/breaking-harga-minyak-meledak-7-sentuh-us-104’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 13 April 2026 10:20 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali bergolak di awal pekan.
Jalur ini menjadi alternatif penting untuk mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz.
Untuk sementara, pasar bergerak pada satu narasi: selama ketegangan AS-Iran belum reda dan ancaman gangguan pasokan masih terbuka, harga minyak berpotensi tetap bertahan tinggi.
Dalam hitungan tiga hari perdagangan, Brent sudah berbalik dari kisaran US$94 menjadi di atas US$102 per barel.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
//
Pemicu utama datang dari keputusan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan Angkatan Laut AS akan mulai melakukan blokade terhadap kapal-kapal menuju Iran melalui Selat Hormuz.
Sementara minyak mentah AS WTI (CLc1) naik ke US$104,88 per barel, dari posisi sebelumnya US$96,57 per barel.
Lonjakan ini membuat pasar energi kembali panas setelah beberapa sesi sebelumnya harga sempat terkoreksi.
Kenaikan tajam lebih dari 7% membawa Brent dan West Texas Intermediate (WTI) kembali menembus level psikologis US$100 per barel, dipicu eskalasi terbaru konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengacu data Refinitiv per Senin (13/4/2026) pukul 09.45 WIB, harga minyak Brent kontrak Juni (LCOc1) berada di US$102,17 per barel, melonjak dibanding penutupan Jumat pekan lalu di US$95,20 per barel.
Jalur sempit ini menjadi lintasan utama ekspor minyak dari Timur Tengah menuju Asia, Eropa, dan pasar global lainnya.
Langkah ini diumumkan setelah pembicaraan damai Washington dan Teheran gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Baca: Prabowo Terbang ke Rusia, Bakal Bertemu Putin Hari Ini
Pasar memandang kebijakan tersebut berpotensi memangkas ekspor minyak Iran hingga sekitar 2 juta barel per hari yang selama ini masih mengalir melalui jalur tersebut.
Setiap ancaman di kawasan itu hampir selalu memicu premi risiko pada harga minyak.
Di sisi lain, Garda Revolusi Iran memperingatkan kapal militer yang mendekati kawasan selat akan dianggap melanggar gencatan senjata dua pekan terakhir dan akan direspons keras.
Pernyataan itu memperbesar kekhawatiran pasar bahwa konflik bisa melebar ke gangguan distribusi fisik.
Meski demikian, Arab Saudi menyatakan kapasitas penuh pengiriman minyak melalui pipa East-West telah pulih ke sekitar 7 juta barel per hari.
Analisis mendalam tentang Breaking! Harga Minyak Meledak 7%, Sentuh US$104 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
