IHSG Sesi I Melesat 2,02% ke Level 7.455

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Sesi I Melesat 2,02% ke Level 7.455 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

saham-saham lain yang ikut menguat signifikan hari ini termasuk MEGA, MSIN dan TPIA.

Saham-saham emiten konglomerat serta emiten blue chip melalui kapitalisasi besar tercatat menjadi penggerak kinerja IHSG hari ini.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang akan melakukan RUPST siang ini, dengan salah satu mata acara pembagian dividen menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini dengan sumbangsih 14,18 indeks poin.

Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) juga merupakan penopang utama IHSG dengan sumbangan 14,02 indeks poin.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama indeks naik 2,02% ke level 7.455,46 atau menguat 148 poin.

Kenaikan ini melanjutkan rebound IHSG yang telah berlangsung dua hari terakhir dimulai kala indeks melesat tajam pada perdagangan Rabu (8/4) melalui kenaikan lebih dari 4%.

Sebanyak 177 saham turun, 470 naik, dan 168 belum bergerak.

Jepang diketahui memiliki cadangan minyak yang cukup untuk 230 hari per 6 April.

Berbeda arah, indeks S&P/ASX 200 Australia justru melemah 0,51%.

Nilai transaksi mencapai Rp 9,45 triliun, melibatkan 22,57 miliar saham dalam 1,31 juta kali transaksi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Kapitalisasi pasar pun terkerek menjadi Rp 13.203 triliun.

Baca: Perkuat Bisnis, Begini Strategi AZKO Sepanjang Tahun 2025

Mengutip data Refinitiv, seluruh sektor perdagangan tercatat menguat hari ini melalui kenaikan tertinggi dibukukan oleh sektor barang baku, konsumer non primer dan properti.

Saham-saham yang paling ramai ditransaksikan hari ini termasuk BUMI, BBRI dan BBCA.

Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap meredanya konflik geopolitik.

Indeks S&P 500 naik 0,62% ke 6.824,66, sementara Nasdaq Composite menguat 0,83% ke 22.822,42.

Faktor penyebabnya adalah penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi global.

Meski gencatan senjata telah diumumkan, lalu lintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas. yang mengakibatkan Pelaku pasar perlu mempertimbangkan sejumlah sentimen yang berkembang mulai dari perang di Timur Tengah hingga data ekonomi penting.

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka mayoritas menguat pada perdagangan Jumat (11/4/2026), di tengah gencatan senjata rapuh selama dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pelaku pasar tetap waspada.

Melansir CNBC, Konflik di Timur Tengah yang telah berlangsung lebih dari satu bulan masih membayangi sentimen, terutama

Di Jepang, Nikkei 225 melonjak 1,65%, sementara Topix bergerak relatif datar.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menyatakan negaranya berencana melepas cadangan minyak selama 20 hari mulai Mei mendatang.

IHSG Sesi I Melesat 2,02% ke Level 7.455 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725673, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260410121553-17-725673/ihsg-sesi-i-melesat-202-ke-level-7455’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 10 April 2026 12:42 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Namun, ia memperingatkan Iran untuk tidak mengenakan biaya terhadap kapal tanker minyak yang melintas di selat tersebut.

Di sisi lain, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menuduh Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Sementara itu, Brent crude naik 0,91% ke US$95,92 per barel, setelah sempat menembus level US$100 per barel di sesi sebelumnya.

Pada perdagangan semalam di Wall Street, indeks saham AS ditutup menguat meskipun harga minyak sempat turun dari level tertingginya.

Tercatat saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu kompak menguat pada perdagangan hari ini.

Emiten lainnya yang menjadi penggerak utama kinerja IHSG hari ini termasuk MSIN milik Grup MNC, emiten tambang batu bara Bayan Resources (BYAN) milik Low Tuck Kwong hingga PANI milik Aguan.

Pasar keuangan Indonesia akan menutup perdagangan pekan ini pada hari ini.

Iran menyatakan akan membuka kembali jalur tersebut jika seluruh serangan terhadap negaranya dihentikan, sementara Israel juga dilaporkan menyetujui kesepakatan tersebut.

Presiden Donald Trump sebelumnya menghentikan serangan terhadap Iran pada Selasa lalu sebagai bagian dari upaya meredakan konflik.

Tuduhan ini semakin menambah ketidakpastian di pasar global.

Dari pasar saham, indeks Kospi Korea Selatan menguat 1,68% dan Kosdaq naik 1,14%.

Dow Jones Industrial Average juga naik 275,88 poin atau 0,58% ke 48.185,80, sekaligus kembali mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun ini.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260331155830-19-722854/video-perang-iran-vs-as-goyang-pasar-keuangan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/722854?comscore=off”,”time”:813,”title”:”Video: Perang Iran VS AS 'Goyang' Pasar Keuangan”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/31/cnbc-indonesia-tv-1774949697299_169.jpeg”}]’); Next Article IHSG Lesu Usai Cetak Rekor, Asing Kompak Lego 10 Saham Ini

Adapun saham perdana yang melantai di bursa tahun ini WBSA memimpin penguatan melalui kenaikan 34% atau menyentuh ARA.

(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat lebih dari 2% hari ini, Jumat (10/4/2026).

Sementara itu, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.900, lebih tinggi dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.752,40.

Harga minyak dunia masih bergerak naik, melalui West Texas Intermediate (WTI) menguat 0,69% ke US$98,55 per barel.

Analisis mendalam tentang IHSG Sesi I Melesat 2,02% ke Level 7.455 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *