BEI Minta 9 Emiten Masuk Daftar HSC Segera Lakukan Aksi Korporasi

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BEI Minta 9 Emiten Masuk Daftar HSC Segera Lakukan Aksi Korporasi yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah itu, pembentukan harga pada emiten HSC cenderung rentan terhadap gejolak dan seringkali dipengaruhi oleh minimnya ruang likuiditas di bursa.

“Tolong diingat ini adalah informasi yang netral dari regulator bukan sanksi kan bukan sanksi,” tutupnya.

Adapun emiten yang masuk kategori HSC per tanggal 2 April 2026 ada 9, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) milik Prajogo Pangestu dengan struktur kepemilikan yang dikuasai segelintir pihak sebesar 97,31% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat.

Selanjutnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Sinar Mas Grup dengan struktur kepemilikan yang dikuasai segelintir pihak sebesar 95,76% dari total saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat. yang mengakibatkan Struktur kepemilikan yang terpusat memungkinkan sebuah transaksi dengan nilai dan volume yang relatif kecil untuk memicu pergerakan harga yang tajam.

Oleh

Serta, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) melalui tingkat HSC sebesar 95,47%.

(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260406125300-19-724164/video-ojk-catat-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/724164?comscore=off”,”time”:94,”title”:”Video: OJK Catat Ada 52 Penawaran Umum Ngantri Masuk Pasar Modal RI”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/06/ojk-ungkap-ada-52-penawaran-umum-ngantri-masuk-pasar-modal-ri-1775459472358_169.png”}]’); Next Article Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham PJHB di Harga Rp 1.000

Kita cek lagi distrukturnya once strukturnya kita lihat sudah tidak lagi terkonsentrasi sesuai melalui metodologinya bursa dan SRO,” lanjutnya.

Dengan demikian, kata Nyoman, diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan investor bukan hanya domestik melainkan investor asing untuk menginvestasikan dananya di saham tersebut.

“Kalau kita menerapkan hal ini, bukan hanya domestik yang percaya, tapi asing juga akan bertambah trust-nya ke kita.

Jadi selain kita meminta mereka, kita minta proaktif untuk menyampaikan apa yang sudah dilakukan.

Keenam, PT Ifishdeco Tbk (IFSH) melalui tingkat terkonsentrasi sebesar 99,77%, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) dengan tingkat konsentrasi tinggi sebesar 98,35%, PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) dengan konsentrasi 97,75%.

Mereka tahu apa yang dikerjakan nah saya masuk adalah bahwa perusahaan yang punya kewajiban untuk melakukan tindakan corporate action yang dilakukan,” jelasnya.

“Kami akan meminta informasi.

Faktor penyebabnya adalah kendali pasokan berada di tangan pemegang saham pengendali. yang mengakibatkan Kita lebih transparan,” tuturnya.

Sebagai informasi, dengan konsentrasi kepemilikan di atas 95%, likuiditas saham di pasar sekunder menjadi sangat terbatas

Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) melalui tingkat HSC sebesar 95,94%.

Kondisi ini menyebabkan mekanisme penawaran dan permintaan tidak berjalan layaknya saham melalui distribusi kepemilikan yang lebih merata.

Keterbatasan volume yang ditransaksikan tersebut memunculkan risiko yang perlu dicermati oleh para investor.

Mau tindakan korporasi apapun kita tidak mendikte dari mereka.

Lalu, PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) melalui struktur kepemilikan saham oleh segelintir pihak sebesar 95,35%, PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK) dengan tingkat terkonsentrasi sebesar 99,85%.

Selain itu, ada PT.

BEI Minta 9 Emiten Masuk Daftar HSC Segera Lakukan Aksi Korporasi Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725776, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260410160436-17-725776/bei-minta-9-emiten-masuk-daftar-hsc-segera-lakukan-aksi-korporasi’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Romys Binekasri,  CNBC Indonesia 10 April 2026 16:17 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026).ย (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta kepada para perusahaan tercatat yang masuk dalam daftar high shareholding concentration (HSC) atau kepemilikan saham yang terkonsentrasi pada segelintir pihak untuk segera berbenah dalam hal kepemilikan sahamnya.

“Kita sudah umumkan di periode kemarin tanggal 2 April ya itu kita sudah menyampaikan ada 9 perusahaan yang kita kategorikan sebagai bagian dari saham-saham yang dimiliki oleh pihak-pihak tertentu,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna Jumat (10/4/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: BRI (BBRI) Tebar Dividen Rp52,1 T, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Nyoman mengatakan, emiten yang masuk daftar HSC harus melakukan tindakan untuk meyakinkan para investorย bahwa saham tersebut tidak terkonsentrasi lagi struktur kepemilikannya.

“Kewajiban perusahaan itu adalah melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk meyakinkanย bahwa tidak terkonsentrasi lagi struktur kepemilikannya,” ucapnya.

Nyoman menuturkan, emiten yang masuk daftar HSC dapat melakukan aksi korporasi berupa penerbitan saham baru atau right issue untuk mengurangi kepemilikan saham yang digenggam segelintir pihak.

“Silahkan melakukan tindakan.

Analisis mendalam tentang BEI Minta 9 Emiten Masuk Daftar HSC Segera Lakukan Aksi Korporasi akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

๐Ÿ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *