Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Pangkas Koreksi, Sesi I Turun 0,15% ke Level 7.268 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Di Jepang, Nikkei 225 naik tipis 0,12% dan Topix menguat 0,26%, sedangkan S&P/ASX 200 melemah 0,24%.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, harga minyak dunia melonjak seiring ketidakpastian geopolitik yang masih tinggi.
Indeks turun ke level 7.268,03 atau melemah 11.17 poin.
Mengutip data Refinitiv, mayoritas sektor perdagangan melemah melalui koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor finansial, teknologi dan properti.
Kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk Mei naik 2,3% menjadi US$96,63 per barel, sedangkan Brent kontrak Juni naik 1,87% ke US$96,50 per barel.
Di pasar berjangka AS, kontrak S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing turun 0,1%.
IHSG Pangkas Koreksi, Sesi I Turun 0,15% ke Level 7.268 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 725285, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260409122618-17-725285/ihsg-pangkas-koreksi-sesi-i-turun-015-ke-level-7268’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi, CNBC Indonesia 09 April 2026 12:55 Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321.
Meski sebelumnya condong ke pemangkasan sejak 2024, jumlah pejabat yang mempertimbangkan kenaikan kini bertambah dibanding Januari.
Mayoritas peserta menilai risiko inflasi meningkat, terutama jika harga energi tetap tinggi dan mendorong inflasi inti.
Ia menyebut pelanggaran meliputi penolakan hak Iran untuk memperkaya uranium, serangan Israel di Lebanon, serta masuknya drone ke wilayah udara Iran.
Di pasar saham, indeks Kospi Korea Selatan turun 0,6% sementara Kosdaq bergerak datar.
Hal ini terjadi setelah parlemen Iran menuduh AS melanggar kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan yang sebelumnya diumumkan.
Melansir CNBC, Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengumumkan gencatan senjata “dua arah” setelah lebih dari satu bulan konflik berlangsung melalui Iran.
Selain itu, Israel juga dilaporkan menyetujui gencatan senjata tersebut, meskipun situasi di kawasan masih rapuh.
Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, kemudian menuduh AS telah melanggar kesepakatan tersebut.
Koreksi ini terjadi setelah indeks melesat tajam pada perdagangan kemarin melalui kenaikan lebih dari 4%.
Sebanyak 360 saham turun, 275 naik, dan 173 tidak bergerak.
Sementara itu, kontrak Dow Jones Industrial Average melemah 32 poin atau kurang dari 0,1%.
Pada perdagangan sebelumnya di Wall Street, pasar saham AS melonjak tajam setelah pengumuman gencatan senjata tersebut.
Nilai transaksi mencapai Rp 8,84 triliun, melibatkan 16,64 miliar saham dalam 1,33 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar pun terkoreksi menjadi Rp 12.832 triliun.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Baca: Bank Dunia Soroti Kebijakan MSCI Terhadap Saham RI, Bikin Rupiah Loyo!
Ekspektasi inflasi jangka panjang juga dinilai berisiko naik.
(fsd/fsd) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260402152103-19-723579/video-bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/723579?comscore=off”,”time”:363,”title”:”Video: Bocoran Investasi Pengelola Dana Jumbo Pascalebaran-Era Perang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/04/02/bocoran-investasi-pengelola-dana-jumbo-pascalebaran-era-perang-1775119615584_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
Sejumlah pejabat Federal Reserve mulai membuka peluang kenaikan suku bunga setelah inflasi tetap di atas target 2%, terutama dipicu lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah, menurut risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Maret.
The Fed mengadopsi pendekatan “dua arah”, memberi sinyal suku bunga bisa naik atau turun tergantung arah inflasi.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut akan menghentikan serangan terhadap Iran selama dua minggu sebagai dasar untuk membuka ruang negosiasi.
Trump juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai cukup layak untuk menjadi dasar perundingan.
Kenaikan ini terjadi setelah konflik lima pekan yang sempat menutup jalur penting pasokan energi global mulai mereda.
Sentimen lain yang ikut menjadi perhatian investor adalah terkait arah keputusan The Fed.
Namun, kesepakatan ini bergantung pada kesediaan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz yang menjadi jalur vital energi global.
Pemerintah Teheran menyatakan akan menghentikan operasi defensif jika serangan terhadap wilayahnya dihentikan sepenuhnya.
Adapun sektor melalui penguatan terbesar hari ini adalah energi, infrastruktur dan konsumer non primer.
Emiten perbankan tercatat menjadi pemberat utama kinerja indeks hari ini, dengan BBCA, BBRI dan BMRI menjadi tiga teratas laggard perdagangan sesi pertama.
Adapun saham-saham yang paling aktif diperdagangkan oleh investor dengan nilai transaksi paling besar pagi ini termasuk BUMI, BBCA, BBRI, BMRI dan DEWA.
Pasar keuangan Indonesia hari ini diharapkan melanjutkan tren penguatan meskipun banyak dibayangi sentimen negatif.
Perkembangan perang yang tidak sesuai harapan serta risalah Federal Open Market Committee (FOMC) yang menunjukkan nada hawkish bisa menekan saham hingga rupiah.
Sementara itu, pasar saham Asia-Pasifik dibuka bergerak bervariasi pada Kamis (9/4/2026), di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.
(CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,15% pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (9/4/2026).
Indeks Dow Jones Industrial Average melesat 1.325,46 poin atau 2,85% ke 47.909,92, menjadi kenaikan harian terbaik sejak April 2025.
Indeks S&P 500 naik 2,51% ke 6.782,81, sementara Nasdaq Composite melonjak 2,80% ke 22.635,00.
Analisis mendalam tentang IHSG Pangkas Koreksi, Sesi I Turun 0,15% ke Level 7.268 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
