[8 April 2026] | Sumber: News Maker 23 – Indonesia News Portal for Traders

Market emas kembali bergairah nih, kak! Harga emas spot sukses naik 1% ke level US$4.709,43 per ounce. Pelemahan Indeks Dolar AS (turun 0,3%) dan merosotnya yield US Treasury jadi bahan bakar utama kenaikan ini.

Biar gak ketinggalan info, ini rangkuman drama geopolitik dan makro terbarunya:

  • 🕊️ Pakistan Jadi Penengah: Perdana Menteri Pakistan minta Presiden AS Donald Trump buat perpanjang deadline kesepakatan damai sampai 2 minggu ke depan. Pakistan juga mendesak Iran buka Selat Hormuz sebagai tanda itikad baik.

  • 🚀 Ultimatum Keras AS: Selasa dini hari, AS sempat serang target militer di Pulau Kharg, Iran. Trump kasih deadline sampai Selasa jam 20.00 waktu New York. Trump sempat melontarkan ancaman keras, tapi di sisi lain dia juga optimis bisa capai kesepakatan karena menilai pemimpin baru Iran “lebih cerdas dan kurang radikal”.

  • 🦅 Nasib Suku Bunga: Efek perang udah masuk minggu keenam. Mahalnya energi bikin trader obligasi makin yakin kalau The Fed bakal nahan suku bunga sampai sisa akhir tahun ini.

  • 🏦 Aksi Borong vs Jual Bank Sentral: Sejak perang pecah akhir Februari, emas emang udah koreksi sekitar 12% karena investor butuh likuiditas. Tapi sekarang mulai muncul aksi beli di harga bawah (dip-buying). China terpantau terus borong emas, sementara Turki terpaksa jual 60 ton emas (senilai US$8 miliar) buat nyelametin kurs Lira mereka.

📊 Rapor Logam Lainnya:

Berkebalikan dengan emas, Perak justru tergelincir turun 0,4% ke US$73,09. Platinum dan Paladium juga kompak mencatatkan pelemahan.

🔗 Profil Perusahaan

🔗 Ilustrasi Transaksi

🔗 Hubungi Kami

🔗 Legalitas Perusahaan

By ewfmnd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *