Gagal Rebound, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Gagal Rebound, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Kospi di Korea Selatan paling parah, anjlok 4,26%. Begitu pula melalui Nikkei di Jepang yang -1,58%.

Faktor penyebabnya adalah itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non-subsidi,” katanya.

Prasetyo berharap dengan pernyataan ini, masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan yang lebih akurat.

“Dan kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kami jamin. yang mengakibatkan Selama jalur ini belum benar-benar pulih, pasar akan terus memasukkan premi risiko yang tinggi ke harga energi.

Dari dalam negeri, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pernyataan dari pemerintah berkenaan dengan apa yang berkembang di masyarakat tentang adanya isu rencana penyesuaian atau kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

“Oleh

IHSG ditutup turun 0,61% atau -43,45 poin ke level 7.048,22. 

Sebanyak 270 saham naik, 435 turun, dan 253 tidak bergerak.

Hal ini seiring melalui saham seperti Barito Renewables Energy (BREN), Bayan Resources (BYAN), hingga Energi Mega Persada (ENRG) yang menjadi beban utama IHSG. 

Di tengah volatilitas IHSG, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp878,5 miliar pada perdagangan sesi 1.

IHSG mengawali perdagangan di zona hijau, tetapi kemudian terperosok ke zona merah.

Gagal Rebound, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 722884, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260331161118-17-722884/gagal-rebound-ihsg-hari-ini-ditutup-turun-061’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 31 March 2026 16:46 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berakhir di zona merah hari ini, Selasa (31/3/2026).

Penjualan asing juga terlihat pada saham MEDC Rp51,3 miliar dan CUAN Rp42,8 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa di Asia-Pasifik juga melemah.

Data Indo Premier mencatat nilai pembelian asing mencapai Rp2,4 triliun, sementara penjualan asing lebih besar yakni Rp3,3 triliun.

Secara keseluruhan, aksi jual investor asing masih mendominasi perdagangan sesi pertama, terutama pada saham perbankan dan sektor energi.

Nilai transaksi mencapai Rp 14,92 triliun, melibatkan 25,73 miliar saham dalam 1,72 juta kali transaksi. 

Sepanjang hari ini volatilitas IHSG terbilang tinggil.

IHSG akhirnya menutup sesi 1 melalui koreksi, setelah sebelumnya sempat menguat. 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Mengutip Refinitiv, utilitas, energi, dan industri menjadi sektor yang mengalami koreksi paling besar.

Faktor penyebabnya adalah gangguan di Selat Hormuz belum sepenuhnya teratasi.

Presiden AS Donald Trump pada Senin kemarin kembali memperingatkan Iran agar membuka jalur tersebut, di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan diplomatik dan masih tingginya tensi militer.

Bagi pasar, perkembangan perang ini sangat penting karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur vital perdagangan energi dunia.

Gangguan yang berkepanjangan di kawasan itu terus memicu kekhawatiran terhadap pasokan minyak mentah dan gas, terutama untuk Asia yang sangat bergantung pada arus energi dari Timur Tengah. yang mengakibatkan Akan tetapi Hang Seng di Hong Kong naik 0,15%. 

Baca: Nilai Tukar Rupiah Makin Dekati Rp17.000/US$

Adapun perang Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang telah memasuki pekan kelima masih menjadi sumber utama kegelisahan pasar global, terutama

Dan harga tidak terjadi penyesuaian,” ujar Prasetyo.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260330165614-19-722552/video-harga-minyak-meroket-oecd-pangkas-prospek-ekonomi-ri-jadi-48″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/722552?comscore=off”,”time”:341,”title”:”Video: Harga Minyak Meroket-OECD Pangkas Prospek Ekonomi RI Jadi 4,8%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/30/harga-minyak-mengganas-hingga-oecd-pangkas-prospek-ekonomi-ri-jadi-48-1774864863504_169.png”}]’); Next Article Volatilitas Tinggi, IHSG Ditutup Lompat 0,72% ke Level 8.948

Namun beberapa saham big caps seperti BMRI, BBCA, dan TLKM masih mencatatkan aksi beli.

Pada sisi penjualan, investor asing paling banyak melepas saham BBRI melalui nilai jual Rp139,6 miliar.

Analisis mendalam tentang Gagal Rebound, IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,61% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *