Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bocoran OJK: Ada Bank di RI Mau Naik Kelas Jadi KBMI IV yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank, Rudy Basyir Ahmad mengatakan pihaknya menyambut baik keinginan OJK untuk jumlah bank KBMI IV bertambah.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Tentu imbauan itu kita terima melalui positif.
Anggoro mengatakan perencanaan ini bersifat jangka menengah alias mid term.
“Pemegang saham juga berharap untuk BSI setelah sekarang jadi persero, tentu step berikutnya agar bisa punya footprint yang kuat, tentu harus punya juga kekuatan yang sama melalui yang lain.
Dian menyebut posisi permodalan mereka sudah mendekati batas untuk memenuhi syarat kategori bank melalui modal inti di atas Rp70 triliun itu.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
“Sejauh ini beberapa bank sudah mengajukan, hanya angkanya pun kalau dilihat itu sudah tipis sebetulnya, hanya tinggal sedikit saja sudah masuk ke KBMI IV,” tutur Dian.
Ia memastikan otoritas akan senantiasa mendorong bank-bank untuk naik kelas.
(BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Faktor penyebabnya adalah itu kita akan dorong karena in ikan lebih sustain dan lebih memiliki daya dorong terhadap perekonomian yang jauh lebih besar lagi,” imbuh Dian.
Adapun saat ini hanya ada empat bank KBMI IV di Indonesia. yang mengakibatkan Sebab, permodalan yang kuat bisa mendorong bisnis yang berkelanjutan bagi bank, dan lebih memiliki daya dorong terhadap perekonomian yang jauh lebih besar.
“Oleh
(BBNI), kemudian satu bank swasta PT Bank Central Asia Tbk.
Antara lain, tiga bank himpunan bank milik negara (himbara), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Dan kita tahu lah, naiknya dari KBMI III dan KBMI IV itu pun menunjukkan bahwa bank itu akan lebih kuat melalui sendirinya,” kata Rudy saat public expose di Permata Bank Head Office, Kamis (12/3/2026) lalu.
Ia melanjutkan bahwa Permata Bank akan terus menerapkan pertumbuhan yang sustainable.
PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank Panin Tbk, dan PT Bank CIMB Niaga TbkΒ tercatat memiliki modal inti sekitar Rp 50 triliun.Β
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260316093333-19-719271/video-nh-korindo-sekuritas-di-sanksi-ojk-atas-kasus-dana-ipo-bliss”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719271?comscore=off”,”time”:84,”title”:”Video: NH Korindo Sekuritas di Sanksi OJK atas Kasus Dana IPO BLISS”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/16/nh-korindo-sekuritas-di-sanksi-ojk-atas-kasus-dana-ipo-bliss-1773633037241_169.png”}]’); Next Article OJK Mau Hapus Kelas KBMI I, Bankir Bank Kecil Kompak Bilang Gini
Dengan demikian, permodalan bank itu juga bertumbuh berkelanjutan, dan harapannya bisa mencapai ketentuan KBMI IV, yakni modal inti di atas Rp70 triliun itu.
Berdasarkan catatan CNBC Indonesia, saat ini ada empat bank melalui modal inti terdekat ke Rp 70 triliun.
(BBCA).
Sementara itu, satu bank himbara lainnya yakni PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.
Tentu ini perencanaan yang sifatnya mid-term ya, bukan short-term,” jelasnya.
Anggoro mengatakan pihaknya akan memulai persiapan untuk menjadi KBMI IV setidaknya tahun ini dan tahun depan.
Baca: OJK & Bankir Akui Permintaan Kredit Melambat Imbas Konflik AS-Iran
Bank pelat merah papan tengah lainnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Napitupulu menyebut pihaknya saat ini lebih fokus dalam menjaga profitabilitas, yakni melalui return on equity (ROE) di sekitar 12%-14% tahun ini.
Pada kesempatan lain, bank swasta papan tengah PT Bank Permata Tbk.
(BTN) mengatakan tidak terburu-buru “naik kelas” ke KBMI IV.
(BNLI) menyatakan sedang fokus untuk memiliki pertumbuhan yang berkelanjutan alias sustainable.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan itu perlu dilakukan agar seimbang melalui bank-bank pelat merah lainnya.
Menurutnya, target menjadi bank kategori modal inti di atas Rp70 triliun itu tidak hanya merupakan aspirasi BSI, tetapi juga dari para pemegang saham.
(BRIS) juga sudah menyatakan keinginannya untuk naik kelas ke KBMI IV.
Bocoran OJK: Ada Bank di RI Mau Naik Kelas Jadi KBMI IV Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 721540, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260326110400-17-721540/bocoran-ojk-ada-bank-di-ri-mau-naik-kelas-jadi-kbmi-iv’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 26 March 2026 12:20 Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan ada dua hingga tiga bank berpeluang naik kelas jadi “big bank.” Seperti diketahui, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan tahun lalu bahwa pihaknya mendorong agar jumlah bank kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI) IV bertambah.
“Tahun ini kalau saya perkirakan mungkin sekitar dua atau tiga (bank naik kelas ke KBMI IV),” kata Dian saat ditemui di Mahkamah Agung, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, saat ini ada sejumlah bank yang sudah mengajukan kenaikan kelas.
Analisis mendalam tentang Bocoran OJK: Ada Bank di RI Mau Naik Kelas Jadi KBMI IV akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
