Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Bos Bank Raksasa AS Peringatkan AI Ancam Lapangan Kerja yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Bank-bank besar telah bergerak untuk mengurangi perekrutan seiring terus berkembangnya AI.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Potensi AI untuk mengganggu pasar kerja telah menjadi isu penting di Washington, melalui beberapa anggota parlemen mengusulkan upaya untuk memantau atau membatasi jumlah kehilangan pekerjaan akibat AI.
Senator Josh Hawley, dan Mark Warner, memperkenalkan RUU untuk mewajibkan perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah federal untuk melaporkan setiap kuartal tentang hilangnya pekerjaan akibat AI.
Kerangka kebijakan Gedung Putih yang baru tentang AI meminta Kongres untuk mengembangkan undang-undang untuk mendukung pekerja dalam transisi AI.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260325110212-19-721192/emas-tak-lagi-aman-perang-iran-mengubah-segalanya-investor-terjebak”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/721192?comscore=off”,”time”:424,”title”:”Emas Tak Lagi Aman?
jadi, bisakah kita mengakomodasi orang-orang jika mereka kehilangan pekerjaan melalui cukup cepat?
Harus bisnis,” kata Dimon.
Menurutnya, pemerintah AS dapat menciptakan sistem insentif agar bisnis melakukan hal yang benar untuk melatih ulang orang, pensiun dini, memindahkan orang.
“Jika kita memiliki sistem yang tepat, kita dapat mengakomodasinya jauh lebih cepat,” tutur Dimon.
Ia memperingatkan bahwa perubahan ekonomi yang didorong oleh AI akan terjadi melalui cepat, bahkan mungkin lebih cepat daripada kemajuan teknologi terkini lainnya yang mengganggu perekonomian dan menggusur pekerja, seperti internet.
Bos bank terbesar AS itu menyarankan pemerintah dapat menciptakan sistem insentif bagi bisnis untuk membantu mengurangi dampaknya.
“Jika tiba-tiba hal itu menyebabkan pengangguran, itu adalah masalah besar bagi masyarakat,” kata Dimon, dikutip dari CNBC, Rabu (25/3/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Dikira Robot Ternyata Orang Indonesia Asli
Hal itu dikatakannya dalam panel bersama kepala pertahanan Palantir dan mantan anggota DPR AS, Mike Gallagher, di Forum Hill and Valley di Washington.
“Saya belum tahu jawabannya, tetapi saya akan menyarankan hal berikut: Tidak bisa hanya pemerintah.
Bos Bank Raksasa AS Peringatkan AI Ancam Lapangan Kerja Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 721254, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260325133832-17-721254/bos-bank-raksasa-as-peringatkan-ai-ancam-lapangan-kerja’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 25 March 2026 13:55 Foto: Jamie Dimon di World Economic Forum – Reuters
Jakarta, CNBC Indonesia – CEO JPMorgan Chase, Jamie Dimon, pada hari Selasa memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat menyebabkan hilangnya lapangan kerja di AS.
Dan jawabannya adalah, saya tidak tahu apakah itu akan terjadi, [tetapi] saya selalu ingin bersiap,” ujarnya.
Peringatan tentang hilangnya pekerjaan akibat AI adalah yang terbaru dari Dimon, yang telah mengambil langkah-langkah di dalam JPMorgan Chase untuk mengalihkan karyawan ke peran baru seiring percepatan otomatisasi.
Dimon menyebut, hal ini akan datang, dan akan datang melalui cepat.
“Yang ini mungkin lebih cepat…
Perang Iran Mengubah Segalanya, Investor Terjebak”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/25/cnbc-indonesia-tv-1774414107172_169.jpeg”}]’); Next Article Bankir Nomor 1 Dunia Warning “Bom Waktu” Kredit Macet
Analisis mendalam tentang Bos Bank Raksasa AS Peringatkan AI Ancam Lapangan Kerja akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
