Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Begini Cara Bank Raya Gaspol Bisnis Digital yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Terbukti, hingga kuartal VI-2025, Pinang Dana Talangan sebagai salah satu champion product Bank Raya yang ditujukan untuk mendukung produktivitas bisnis keagenan berhasil mencatatkan outstanding Pinang Dana Talangan tumbuh 52,9% (yoy), menjadi sebesar Rp1,08 triliun.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Pada saat yang sama, outstanding Pinang Flexi meningkat 20,5% (yoy) atau menjadi sebesar Rp1,03 triliun.
Di tengah dinamika global, kami selalu berupaya menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental sebagai bukti keberhasilan kami bertransformasi menjadi bank digital.”tegas Bagus.
(dpu/dpu) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260317170823-19-719962/belajar-dari-sejarah-berikut-proyeksi-pivot-point-penurunan-ihsg”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/719962?comscore=off”,”time”:850,”title”:”Belajar dari Sejarah Berikut Proyeksi Pivot Point Penurunan IHSG”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/17/cnbc-indonesia-tv-1773745046230_169.png”}]’); Next Article Kredit Digital Melonjak, Laba Bank Raya Naik 23,9% di Kuartal III-2025
Komitmen ini diwujudkan oleh Bank Raya melalui berbagai inovasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital, menempatkan implementasi teknologi sebagai prioritas utama, penguatan proses melalui peningkatan kapasitas digital, penyusunan kebijakan, hingga penguatan tata kelola teknologi informasi.
Baca: Dolar Rawan Tembus Rp17.000 Usai Lebaran, Ekonom Ungkap Faktornya
Di samping itu, Bank Raya juga memastikan sistem pelindungan data nasabah secara komprehensif, misalnya melalui upaya menjaga kelancaran layanan digital dan penguatan aspek keamanan.
Di tengah dinamika global, kami terus berupaya menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan penguatan fundamental sebagai bukti keberhasilan kami bertransformasi menjadi bank digital,” ujar Direktur Utama Bank Raya, Ida Bagus Ketut Subagia.
Baca: BI Warning Potensi Lonjakan Harga Cabai-Beras Efek Kemarau-Perang
Melalui serangkaian inovasi yang dilakukan dalam setahun terakhir, hingga akhir Desember 2025, Bank Raya telah menghadirkan lebih dari 111 fitur pada Aplikasi Raya.
Hal ini telah ditunjukkan oleh Bank Raya yang senantiasa mengoptimalkan sinergi di dalam ekosistem BRI Group untuk menjawab kebutuhan dan memenuhi gaya hidup masyarakat yang kini telah bertransformasi ke dalam bentuk digital.
Bank Raya berkomitmen untuk terus memperkuat inovasi teknologi, serta memperluas akses layanan keuangan dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Ketika penyaluran pembiayaan meningkat, hal ini berpotensi menjadi mesin penggerak perekonomian.
Bank Raya pun memiliki sejumlah inovasi yang akan memudahkan para nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan secara digital.
Pamor bank digital terus mengalami peningkatan sejalan melalui masifnya penetrasi ekonomi digital.
Berkat dukungan akselerasi pertumbuhan bisnis, baik dari sisi penyaluran kredit digital, transaksi maupun berbagai inovasi strategis, Bank Raya berhasil membukukan total kredit sebesar Rp 7,72 triliun atau tumbuh 8,3% year on year (yoy) pada kuartal IV-2025.
Khusus penyaluran kredit digital yaitu Rp28,75 triliun atau tumbuh 39,8% (yoy) hingga kuartal IV-2025.
Kehadiran fitur Uang Saku memungkinkan anak dapat belajar sejak dini untuk menabung dan mengelola keuangannya secara digital.
Bertujuan agar nasabah dapat bertransaksi di jaringan merchant online Visa domestik dan internasional, baik transaksi pada e-commerce, platform transportasi online, dan berbagai platform online lainnya di dalam maupun di luar negeri.
Selain itu, Bank Raya juga telah memperkenalkan fitur Uang Saku dalam produk digital saving-nya.
Berbekal integrasi teknologi, bank digital pun aktif mendorong pertumbuhan ekonomi melalui transaksi real-time, inovasi fitur, hingga perluasan jangkauan layanan keuangan ke wilayah terpencil.
Keberhasilan bank digital untuk bertransformasi dibuktikan dari kemampuannya dalam menghasilkan inovasi dan sinergi melalui ekosistem pendukungnya.
Salah satu buktinya ditunjukkan melalui Aplikasi Raya, yang mampu mendorong adopsi keuangan digital di masyarakat, pelaku usaha, dan juga komunitas agar dapat terus bertumbuh.
Komitmen Bank Raya tersebut membuahkan hasil positif.
Begini Cara Bank Raya Gaspol Bisnis Digital Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 719998, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260317190750-17-719998/begini-cara-bank-raya-gaspol-bisnis-digital’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elga Nurmutia, CNBC Indonesia 17 March 2026 19:12 Foto: dok Aplikasi Raya
Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) terus berupaya memperkuat ekosistem bisnis bank digital di Tanah Air.
Salah satunya adalah Kartu Digital Debit Visa yang melengkapi fitur pembayaran di Aplikasi Raya.
Dampak dari hal tersebut adalah kami optimis masih memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan. akibat Capaian ini juga mendorong pertumbuhan signifikan outstanding kredit digital Bank Raya mencapai Rp3,07 triliun atau tumbuh sebesar 33,9% (yoy).
“Pertumbuhan ini mencerminkan fokus kami pada strategi pertumbuhan bisnis digital berkualitas yang tercermin dari pertumbuhan yang merata di segmen bisnis digital
Sampai Desember 2025, Saku Bisnis Bank Raya sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 10.000 pelaku usaha di berbagai kota, termasuk di 200 Klaster komunitas Bank Raya di seluruh penjuru Indonesia.
Dari sisi pembayaran, Bank Raya juga menghadirkan fitur “Buy Now Pay Later” (BNPL) yaitu Raya Paylater yang tersedia bagi para pengguna Aplikasi Raya agar memiliki pilihan pembiayaan tambahan melalui ketentuan pembayaran yang transparan dan fleksibel dengan maksimal plafond Rp5 juta.
Tak ketinggalan, Bank Raya mencatatkan pertumbuhan digital saving sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh 66,7% (yoy), yang diimbangi dengan peningkatan transaksi Aplikasi Raya 16,3% (yoy) dan mencapai 4,7 juta transaksi.
Jumlah tersebut terus meningkat seiring dengan berkembangnya fitur dan inovasi yang dikembangkan oleh Bank Raya di Aplikasi Raya yang mampu memenuhi kebutuhan nasabah dalam bertransaksi perbankan digital serta mengelola keuangan sehari-hari.
Perluasan kredit digital sebagai bisnis berkelanjutan juga terus dilakukan oleh Bank Raya, sebagai wujud optimalisasi sinergi dalam ekosistem BRI Group.
Strategi ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan nasabah kepada Bank Raya.
Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda mengatakan, pada dasarnya keberadaan bank digital telah menjadi alternatif bagi banyak masyarakat, terutama generasi muda, dalam melakukan transaksi keuangan.
Dampak dari hal tersebut adalah menjadikannya terbesar di antara negara-negara ASEAN.
Potensi ini didorong oleh posisi Indonesia yang memiliki populasi penduduk terbesar ke-4 di dunia, penetrasi internet tinggi atau lebih dari 200 juta pengguna, kelas menengah yang berkembang, serta dukungan dari sektor utama seperti e-commerce, fintech, transportasi, dan online gaming yang terus tumbuh pesat.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Bersamaan dengan itu, bank digital memegang peran penting sebagai tulang punggung ekonomi digital melalui peningkatan inklusi keuangan, efisiensi operasional, dan mempercepat akses layanan perbankan 24/7 tanpa kewajiban adanya kantor fisik. akibat Menurut Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, potensi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai Rp 2.118 triliun atau US$ 130 miliar pada 2025 dan diprediksi meningkat menjadi Rp 5.800 triliun atau US$ 360 miliar pada 2030,
Hasil ini menandakan bahwa Bank Raya aktif menyalurkan kredit kepada masyarakat untuk mendukung kebutuhan finansial dan pertumbuhan usaha mereka.
“Pertumbuhan ini mencerminkan fokus kami pada strategi pertumbuhan bisnis digital berkualitas, kami optimis bisnis digital terus memiliki prospek yang menjanjikan di masa depan.
Bagi masyarakat yang unbanked, kehadiran bank digital mampu meningkatkan inklusi keuangan, baik dari account ataupun layanan lainnya,” ujar dia kepada CNBC Indonesia, Senin (9/3/2026).
Dirinya melanjutkan, kemudahan pembiayaan telah menjadi senjata bagi bank digital dalam meningkatkan penetrasi pasar.
Bank digital terbukti mampu memberikan kemudahan, mulai dari proses pembukaan rekening, pembayaran, hingga pembiayaan.
“Semuanya serba mudah dan digital yang membuat banyak generasi muda tertarik memiliki rekening di bank digital meskipun sudah memiliki rekening dari bank konvensional.
Para orang tua juga dimudahkan dalam mengontrol limit rupiah pengeluaran, mengawasi, sekaligus mengevaluasi kebiasaan finansial anak melalui Aplikasi Raya.
Asal tahu saja, fitur Uang Saku dapat dibuat oleh orang tua untuk anak melalui rentang usia 10 sampai 16 tahun yang terdaftar pada Kartu Keluarga (KK) dan memiliki Kartu Identitas Anak.
Lebih lanjut, Bank Raya turut mengoptimalkan adopsi Saku Bisnis di berbagai klaster komunitas pelaku usaha.
Alhasil, pertumbuhan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat lantaran adanya tambahan modal yang beredar di masyarakat.
Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya terus berkomitmen menggencarkan inovasi produk dan fitur di bisnis digital dalam beberapa waktu terakhir.
Analisis mendalam tentang Begini Cara Bank Raya Gaspol Bisnis Digital akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
