Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Jadi Rp16.865

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Jadi Rp16.865 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sinyal yang masih campur aduk terkait peluang meredanya konflik membuat sentimen investor masih rapuh.

Pasar sebelumnya sempat berharap Presiden AS Donald Trump akan mendorong penyelesaian konflik dalam waktu dekat.

Di pasar global, dolar AS bergerak menguat tipis seiring pelaku pasar masih menunggu arah perkembangan perang AS-Israel melawan Iran.

Pergerakan ini membalikkan arah rupiah dibandingkan perdagangan sebelumnya, saat mata uang Garuda sempat menguat cukup tajam 0,47% ke level Rp16.855/US$.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Medco (MEDC) Dapat Kredit Rp 1,68 Triliun dari HSBC

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sejatinya sempat dibuka menguat.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan hingga penutupan dan akhirnya berbalik ke zona merah.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB justru terpantau menguat 0,03% ke level 98,858.

//

Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini menunjukkan bahwa mata uang domestik masih belum cukup kuat mempertahankan momentum penguatannya, meskipun dolar AS secara global justru sedang bergerak stabil.

Namun di sisi lain, Trump juga berulang kali melontarkan ancaman keras terhadap Iran, terutama jika Teheran mencoba mengganggu jalur pasokan energi melalui Selat Hormuz.

Dari dalam negeri, pasar juga mencermati perkembangan fiskal pemerintah setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa defisit APBN yang sudah melebar sejak awal tahun memang merupakan bagian dari desain anggaran.

“Ada yang bilang tahun lalu surplus, kenapa tahun ini defisit?

(CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berakhir di zona pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan data Refinitiv, rupiah menutup perdagangan di level Rp16.865/US$ atau melemah 0,06%.

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Jadi Rp16.865 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 718101, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260311143845-17-718101/rupiah-melemah-tipis-dolar-as-naik-jadi-rp16865’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Elvan Widyatama,  CNBC Indonesia 11 March 2026 15:05 Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS).

Pada awal sesi, rupiah tercatat terapresiasi 0,21% ke posisi Rp16.820/US$.

Dampak dari hal tersebut adalah dampak belanja pemerintah dan lain-lain ke perekonomian lebih terasa,” ujar Purbaya.

(evw/evw) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260224120001-19-713365/video-defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713365?comscore=off”,”time”:377,”title”:”Video: Defisit APBN Januari 2026 Rp 54,6 Triliun hingga IHSG Ambles”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/24/defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles-1771909648540_169.png”}]’); Next Article Rupiah Menutup Pekan Naik Tipis, Dolar AS Turun ke Rp16.625 akibat Pemerintah juga menegaskan kini tengah mendorong pola belanja yang lebih merata sepanjang tahun.

“Sekarang kita paksakan belanjanya lebih merata sepanjang tahun

Faktor penyebabnya adalah belanja negara bergerak lebih cepat.

Sepanjang Januari-Februari 2026, APBN tercatat defisit Rp135,7 triliun, dengan belanja negara mencapai Rp493,8 triliun dan pendapatan negara sebesar Rp358 triliun. yang mengakibatkan Ya memang desain APBN kita defisit,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN, Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan, defisit yang besar pada awal tahun terjadi

Analisis mendalam tentang Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Jadi Rp16.865 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *