Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Friderica Widyasari Dewi Ungkap Alasan Nyalon Ketua OJK yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Meski demikian, Kiki mengaku sudah siap dan “all out” dalam menjalani fit and proper test hari ini.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dalam paparannya, ia mengusung judul menjaga stabilitas, memulihkan kepercayaan publik dan meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan dalam pembangunan ekonomi nasional untuk Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Itu mohon dukungannya semua pihak,” ucap Kiki selepas fit and proper test di Komisi XI DPR di Gedung DPR RI, Rabu (11/3/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Calon Ketua OJK Friderica Janji Perkuat Perlindungan Konsumen
Mengenai hasilnya nanti, ia menyerahkan kepada Komisi XI DPR selaku penentu dan juga kepada Tuhan.
“Kami memberikan yang terbaik saja,” tutur Kiki.
Ia mengaku baru kemarin diberi kabar untuk menjalankan fit and proper test hari ini.
(CNBC Indonesia/Muhamad sabki)
Jakarta, CNBC Indonesia – Friderica Widyasari Dewi mengungkapkan alasannya untuk mencalonkan diri sebagai calon Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kiki memaparkan bahwa meskipun sejumlah faktor menunjukkan ekonomi Indonesia memiliki ketahanan yang baik, ada berbagai tantangan strategis yang perlu diantisipasi ke depan.
Kiki mengusung delapan kebijakan prioritas sebagai arsitektur strategis dalam penguatan sektor jasa keuangan ke depan.
“Melalui delapan kebijakan ini, kita ingin memastikan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya stabil, tetapi juga terpercaya, inklusif, dan kontributif dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional,” kata Kiki di Gedung DPR RI, Rabu (11/3/2026).
Kedelapan kebijakan itu adalah menjaga stabilitas sektor keuangan, memulihkan kepercayaan publik, mendorong sektor jasa keuangan yang kontributif bagi pembangunan ekonomi nasional, memperkuat pengawasan terintegrasi, mempercepat pendalaman pasar, melindungi konsumen dan masyarakat, memperkuat kelembagaan dan internal OJK, serta meneguhkan sinergi melalui kementerian dan lembaga serta pemangku kepentingan lainnya.
(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260304122311-19-715889/video-dinamika-rupiah-di-tengah-konflik-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715889?comscore=off”,”time”:434,”title”:”Video: Dinamika Rupiah di Tengah Konflik Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/cnbc-indonesia-tv-1772603879965_169.png”}]’); Next Article Bos OJK Buka Suara Soal Penggerebekan Sindikat Love Scam di Sleman
Friderica Widyasari Dewi Ungkap Alasan Nyalon Ketua OJK Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 717989, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260311113409-17-717989/friderica-widyasari-dewi-ungkap-alasan-nyalon-ketua-ojk’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 11 March 2026 11:38 Foto: Friderica Widyasari Dewi saat mengikuti Uji Kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang rapat Komisi XI, DPR RI, Jakarta, Rabu, (11/3/2026).
Faktor penyebabnya adalah “terpanggil” sebagai ADK OJK petahana untuk mengisi kekosongan di pucuk kepemimpinan OJK sejak akhir Januari lalu.
“Karena saya terpanggil melihat kekosongan kepemimpinan di OJK beberapa bulan lalu dan kebetulan saya sudah di dalam, jadi saya merasa terpanggil untuk memimpin OJK menahkodai OJK di saat-saat yang tidak mudah seperti saat ini. yang mengakibatkan Seperti diketahui, ia saat ini merupakan ADK merangkap Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK periode 2022-2027 yang saat ini juga merupakan pejabat sementara Ketua DK OJK.
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu mengatakan dirinya memutuskan untuk mencalonkan diri
Analisis mendalam tentang Friderica Widyasari Dewi Ungkap Alasan Nyalon Ketua OJK akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
