Emiten HP Banting Setir ke Bisnis Pakan Ternak, Ada Apa?

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Emiten HP Banting Setir ke Bisnis Pakan Ternak, Ada Apa? yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Hingga saat ini, perseroan masih melakukan komunikasi melalui kreditur utama, yakni Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri, terkait proses evaluasi restrukturisasi.

Per 31 Desember 2025, outstanding utang pokok perseroan tercatat sekitar Rp1,05 triliun kepada BNI dan Rp210,17 miliar kepada Bank Mandiri.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya rugi TRIO tercatat sebesar Rp 26,62 miliar. 

Di sisi lain, TRIO juga masih berupaya menuntaskan restrukturisasi utang melalui perbankan.

Dampak dari hal tersebut adalah perseroan mulai melirik peluang di sektor yang berkaitan dengan kebutuhan konsumen sehari-hari dan tren produk yang lebih ramah lingkungan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Bisnis trading protein yang dimaksud adalah perdagangan bahan baku sumber protein untuk industri pakan ternak, termasuk protein dari hasil olahan dengan teknologi BSF. akibat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 716479, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260306065238-17-716479/emiten-hp-banting-setir-ke-bisnis-pakan-ternak-ada-apa’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 06 March 2026 08:55 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Emiten ritel telekomunikasi PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) tengah menjajaki transformasi bisnis yang sangat drastis.

Perusahaan yang selama ini dikenal sebagai penjual telepon seluler tersebut kini berencana masuk ke bisnis perdagangan protein untuk industri pakan ternak serta produk personal care.

Dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menyebut langkah tersebut diambil setelah melihat dinamika industri telepon seluler yang semakin kompetitif,

Dia mengendalikan TRIO melalui PT Tigadari Fiesta dan Polaris Ltd yang masing-masing menggenggam 8,69% dan 8,22% saham TRIO. 

Selain itu, PT Sukses Perdana Prima tercatat sebagai pemegang mayoritas saham melalui kepemilikan 38,25%.

Sementara itu, perseroan tetap melakukan pembayaran cicilan pokok utang kepada kreditur sesuai kemampuan keuangan perusahaan.

Adapun per 31 Januari 2026, penerima manfaat akhir TRIO salah satunya adalah Sugiono Wiyono Sugialam selaku pemegang saham tidak langsung.

Perseroan berupaya meningkatkan penjualan melalui penguatan kanal pemasaran online seperti live sales, konten interaktif, serta integrasi penjualan online dan offline.

Selain itu, perusahaan juga melakukan efisiensi biaya operasional, termasuk penyederhanaan proses kerja melalui pemanfaatan teknologi serta pengendalian biaya pemasaran dan operasional.

Dari sisi operasional, perseroan juga melakukan perbaikan pengelolaan rantai pasok, menjaga komunikasi melalui pemasok, menambah merek secara bertahap, serta mengelola persediaan dengan lebih selektif dengan fokus pada produk dengan perputaran cepat dan margin yang lebih baik.

Per September 2025, TRIO membukukan rugi yang semakin besar, yakni Rp 48,74 miliar.

Lalu, data per 27 Februari 2026, Huawaei Tech Investment mengekap saham TRIO sebanyak 1,2%. 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260305155255-19-716354/video-produksi-nikel-dipangkas-pengusaha-rem-paksa-bagi-industri”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/716354?comscore=off”,”time”:533,”title”:”Video: Produksi Nikel Dipangkas, Pengusaha: "Rem Paksa" Bagi Industri”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/05/produksi-nikel-dipangkas-demi-harga-stabil-pengusaha-rem-paksa-bagi-industri-1772703255936_169.png”}]’); Next Article Dulu Calo Tiket, Pria Ini Sekarang Jadi Bos Maskapai Terbesar RI

Perseroan memperkirakan uji coba bisnis baru dapat dimulai secara bertahap pada kuartal II-2026, melalui komersialisasi terbatas pada paruh kedua 2026.

“Perseroan berharap dalam jangka menengah dapat memperoleh sumber kontribusi tambahan terhadap kinerja perseroan, sekaligus memperkuat keberlanjutan usaha ke depan,” mengutip keterbukaan informasi, Jumat (6/3/2026).

Baca: Emiten-Emiten Ini Dipegang Dua Menteri Prabowo

Masih Rugi dan Punya Utang Jumbo

Di tengah rencana transformasi bisnis tersebut, TRIO sejauh ini belum menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang singifikan.

Jumlah liabilitas tersebut jauh lebih besar dibandingkan melalui aset perusahaan yang tercatat Rp 64,72 miliar per September 2025. 

Manajemen menyebut proses restrukturisasi masih dalam tahap evaluasi internal oleh masing-masing bank.

Perseroan menilai model usaha perdagangan masih sejalan melalui fokus bisnis yang dimiliki saat ini.

Manajemen menyebut pengembangan usaha baru tersebut akan dilakukan secara bertahap melalui entitas anak, dengan tetap mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan permodalan perusahaan.

Emiten HP Banting Setir ke Bisnis Pakan Ternak, Ada Apa?

Analisis mendalam tentang Emiten HP Banting Setir ke Bisnis Pakan Ternak, Ada Apa? akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *