Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK: Spin Off Bank Syariah Jalan Terbaik Dorong Keuangan Syariah yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dian menyebut konsep spin off tersebut sudah final yang sudah dipikirkan secara matang.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: IHSG Ditutup Merosot 4,57%, Kembali ke level 7.500-an
“Dan itu adalah jalan yang paling baik dan tercepat untuk kita bisa mengakselerasi pertumbuhan share keuangan syariah gitu, dan keuangan syariah pada umumnya,” kata Dian selepas Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Februari 2026, Selasa (3/3/2026).
Ia juga berbicara mengenai sinergi antara Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS).
Dampak dari hal tersebut adalah nanti misalnya penyaluran kredit yang kecil-kecil itu akan dipegang BPR, sementara yang gede-gede oleh BPD-nya gitu. akibat Jadi
Ini kalau di merger, jumlahnya lebih dari Rp100 triliun asetnya.
Itu secara keseluruhan,” tukas Dian.
Adapun OJK mewajibkan UUS melalui nilai aset telah mencapai 50% dari total aset induknya dan/atau memiliki aset minimal Rp50 triliun untuk spin off.
Dian mengatakan ketimbang merger, BPR akan berada di bawah BPD syariah dan melakukan konsep yang serupa melalui perbankan konvensional.
“Jadi di situnya akan terjadi kemudian bagaimana sinergi antara BPD dengan BPR gitu, nah ini akan terjadi ini.
Kewajiban ini tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) No.12/2023 tentang Unit Usaha Syariah.
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner (DK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu berpendapat bahwa pelepasan atau spin off unit usaha syariah perbankan tidak boleh dipaksakan.
Hasil studi saya itu [kebijakan spin off] tidak akan sehat ya UUS, akan mengkerdilkan dia.
Jadi memang harus ada peran pemerintah,” terang Anggito.
Meski demikian, ia sebagai anggota Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) belum memiliki rencana untuk memberi usulan ke anggota KSSK lainnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengatur spin off UUS perbankan.
(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260304122311-19-715889/video-dinamika-rupiah-di-tengah-konflik-global”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715889?comscore=off”,”time”:434,”title”:”Video: Dinamika Rupiah di Tengah Konflik Global”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/04/cnbc-indonesia-tv-1772603879965_169.png”}]’); Next Article Tok!
Kendati begitu dia mengingatkan agar kebijakan tidak hanya berfokus pada pemisahan kelembagaan, melainkan juga mempertimbangkan kesiapan modal dan keberlanjutan bisnis.
“Saya lagi berpikir misalnya sekarang BPD-BPD Syariah.
BPR-BPR Syariah yang sekarang sulit untuk berkembang.
Itu sulit sekali untuk mendapatkan persetujuan dari gubernur, bupati maupun pemegang saham yang lain maupun DPRD.
Sebab, bank syariah yang dipaksa spin off justru dapat membuat skalanya lebih kecil secara ukuran dan sulit berkembang.
“Itu yang tadi saya yang kurang setuju.
OJK: Spin Off Bank Syariah Jalan Terbaik Dorong Keuangan Syariah Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 716121, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260305022455-17-716121/ojk-spin-off-bank-syariah-jalan-terbaik-dorong-keuangan-syariah’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia, CNBC Indonesia 05 March 2026 07:45 Foto: Ilustrasi OJK (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut ketentuan kewajiban spin off atau pelepasan unit usaha syariah (UUS) perbankan merupakan jalan terbaik untuk mengakselerasi pertumbuhan keuangan syariah.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengatakan pihaknya sudah melakukan banyak analisis, penelitian, serta konsultasi melalui Komisi XI mengenai ketentuan tersebut.
BTN Lepas Unit Syariah, Bank Syariah Nasional Resmi Berdiri
Kecuali dia akan digabung jadi satu,” kata dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah Indonesia 2026 bertema “Pengarustamaan Ekonomi Syariah Sebagai Pilar Baru Pertumbuhan Ekonomi Nasional” di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Di sisi lain, Anggito menegaskan bahwa penguatan perbankan syariah memang memerlukan peran pemerintah yang kuat.
Menurutnya, spin off yang dipaksakan dapat “mengkerdilkan” skala usaha bank syariah bila tidak diikuti melalui penguatan modal.
Anggito merujuk pada hasil studi yang dilakukannya, menyebut kebijakan spin off tersebut belum tentu membuat bank syariah menjadi lebih sehat dan kompetitif.
Karena pemegang saham pengendalinya nggak mau setor modal.
Analisis mendalam tentang OJK: Spin Off Bank Syariah Jalan Terbaik Dorong Keuangan Syariah akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
