Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dolar Tembus Rp16.910, Bos BI: Intevensi Tegas Dilakukan! yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
“Pelemahan rupiah masih aligned dgn regional, secara MTD melemah 0,51%, relatif lebih baik dibandingkan regional.
Serangan Teheran terhadap kapal dan fasilitas energi juga mengganggu jalur pelayaran di kawasan Teluk serta memaksa penghentian produksi di sejumlah negara, mulai dari Qatar hingga Irak.
Kondisi ini pada akhirnya memperkuat permintaan terhadap dolar AS dan memberi tekanan pada mata uang negara lain, termasuk mata uang emerging markets seperti rupiah.
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260224120001-19-713365/video-defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/713365?comscore=off”,”time”:377,”title”:”Video: Defisit APBN Januari 2026 Rp 54,6 Triliun hingga IHSG Ambles”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/24/defisit-apbn-januari-2026-rp-546-triliun-hingga-ihsg-ambles-1771909648540_169.png”}]’); Next Article Dolar Menguat Sentuh Rp16.700, BI Pastikan Ini Hanya Sementara
Faktor penyebabnya adalah masih dipandang sebagai aset safe haven. yang mengakibatkan Situasi ini membuat ketidakpastian di pasar global meningkat tajam dan mendorong pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko.
Di tengah kondisi tersebut, dolar AS kembali menguat
Cadangan devisa tetap terjaga di level US$ 154,6 milyar akhir Januari 2026 dan arus masuk modal asing di pasar keuangan domestik selama tahun 2026 tercatat sejumlah Rp 25,7 triliun,” kata Destry, dalam pernyataan resmi, Rabu (4/3/2026).
Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini masih banyak dipengaruhi oleh sentimen eksternal, terutama meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Destry mengatakan intervensi yang tegas dan konsisten akan terus BI lakukan melalui transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, disertai melalui pembelian SBN di pasar sekunder.
(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar kembali tertekan pada hari ini, Rabu (4/3/2026).
Melansir Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di level Rp16.910/US$ atau melemah sebesar 0,36%.
Adapun, pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan kemarin, Selasa (3/3/2026), rupiah berhasil menutup hari melalui penguatan tipis 0,03% ke posisi Rp16.850/US$.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB, terpantau masih berada di zona hijau dengan kenaikan 0,15% ke level 99,200.
Destry Damayanti, Deputy Gubernur Senior Bank Indonesia menyatakan bahwa Bank Indonesia akan terus hadir di pasar dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar untuk mencegah dampak dari meluasnya konflik Timur Tengah.
Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715787, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260304090651-17-715787/dolar-tembus-rp16910-bos-bi-intevensi-tegas-dilakukan’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); haa, CNBC Indonesia 04 March 2026 09:08 Foto: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema “Consolidating Growth, Accelerating the Transformation” di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Minat investor terhadap dolar pun meningkat seiring pasar global bergerak ke mode risk-off.
Tekanan di pasar juga muncul setelah serangan Israel dan AS ke sejumlah target di Iran memicu kekhawatiran baru terhadap lonjakan inflasi dan gangguan pasokan energi.
Harga minyak dan gas global pun melonjak setelah perang AS-Israel melalui Iran menghambat ekspor energi dari Timur Tengah.
Dolar Tembus Rp16.910, Bos BI: Intevensi Tegas Dilakukan!
Analisis mendalam tentang Dolar Tembus Rp16.910, Bos BI: Intevensi Tegas Dilakukan! akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
