Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Breaking News! AS-Israel VS Iran Memanas, Harga Minyak Tembus US$82,03 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Namun, pelaku industri pelayaran dan asuransi masih menimbang apakah langkah tersebut cukup untuk memulihkan kepercayaan.
π Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Dari sisi fundamental lain, pasar juga mencermati kenaikan persediaan minyak mentah Amerika Serikat pekan lalu yang dilaporkan lebih tinggi dari perkiraan.
Pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait kemungkinan pengawalan kapal tanker oleh Angkatan Laut AS dan dukungan jaminan risiko perdagangan maritim sedikit meredam lonjakan lebih dalam.
Jika hambatan ekspor berlanjut, potensi penutupan sumur dalam skala lebih besar menjadi risiko nyata yang diperhitungkan pelaku pasar.
Di saat bersamaan, ketegangan di Selat Hormuz kembali menjadi sorotan.
WTI pun menunjukkan pola serupa, dari US$65,63 pada 24 Februari menjadi nyaris US$75 pagi ini.
Lonjakan ini dipicu serangan militer terbaru yang menyasar sejumlah target di Iran dan dibalas melalui gangguan terhadap infrastruktur energi kawasan.
Jika ditarik sepekan ke belakang, reli terlihat tajam.
Selama ketidakpastian di Timur Tengah belum mereda, volatilitas tinggi masih akan menjadi “harga” yang harus dibayar pasar energi global.
CNBCΒ Indonesia
(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260302110203-19-715099/video-rupiah-ambles–harga-minyak-sentuh-level-tertinggi-4-tahun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/715099?comscore=off”,”time”:373,”title”:”Video: Rupiah Ambles – Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi 4 Tahun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/03/02/ihsg-rupiah-ambles-hingga-harga-minyak-naik-ke-level-tertinggi-di-4-tahun-1772424554266_169.png”}]’); Next Article Harga Minyak Dunia Melemah Tipis Jelang Pertemuan AS-China
Pada 24 Februari 2026, Brent masih berada di kisaran US$70,77 per barel.
Kondisi ini memaksa sejumlah negara importir mulai menjajaki sumber pasokan alternatif.
Meski demikian, kenaikan harga belum sepenuhnya tak terkendali.
Namun untuk saat ini, faktor geopolitik jelas lebih dominan.
AS-Israel VS Iran Memanas, Harga Minyak Tembus US$82,03 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715825, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260304101322-17-715825/breaking-news-as-israel-vs-iran-memanas-harga-minyak-tembus-us-8203’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta, CNBC Indonesia 04 March 2026 10:55 Foto: minyak dunia
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali melesat pada perdagangan Rabu (4/3/2026) pagi, seiring eskalasi konflik Amerika Serikat dan Israel melalui Iran yang mulai mengganggu produksi serta distribusi energi kawasan Timur Tengah.
Per pukul 10.00 WIB, mengacuΒ Refinitiv, harga minyak mentah acuan global Brent Crude berada di level US$82,03 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) tercatat US$74,95 per barel.
//
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Secara harian, Brent naik tipis dari posisi penutupan Selasa (3/3/2026) di US$81,40 per barel.
Jalur sempit ini dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan LNG global.
Negara tersebut merupakan produsen terbesar kedua di dalam Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC).
Setiap gangguan, sekecil apa pun, langsung diterjemahkan sebagai ancaman terhadap keseimbangan suplai-permintaan dunia.
Tekanan makin terasa setelah Irak dilaporkan memangkas produksi dalam jumlah signifikan akibat keterbatasan ekspor dan penumpukan penyimpanan.
Artinya, dalam waktu kurang dari dua pekan, harga melonjak lebih dari US$11 per barel.
Laporan mengenai gangguan terhadap kapal tanker membuat arus pengiriman praktis tersendat dalam beberapa hari terakhir.
Faktor penyebabnya adalah Timur Tengah menyumbang hampir sepertiga produksi minyak global. yang mengakibatkan Pasar merespons cepat
Secara teori, lonjakan stok bisa menjadi penyeimbang reli harga.
Analisis mendalam tentang Breaking News! AS-Israel VS Iran Memanas, Harga Minyak Tembus US$82,03 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
π Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
π’ Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
π Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
π’ Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
β οΈ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
