Energi dan Tambang Jadi Primadona, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Energi dan Tambang Jadi Primadona, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(ayh/ayh) Add as a preferred
source on Google Next Article IHSG Lanjut Menguat, Cari Cuan dari Saham Ini

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.

Beban penjualan tercatat Rp2,69 triliun, beban umum dan administrasi Rp4,34 triliun, serta beban keuangan Rp804,86 miliar.

Namun, laba per saham diproyeksikan meningkat dari Rp56,97 menjadi Rp58,35, melalui laba bersih 2025 tercatat Rp400,47 miliar.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

  • BUMI – Buy 240-244 | TP 254-266 | SL 230

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • AKRA – Buy 1360-1370 | TP 1395-1430 | SL 1270

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • SMDR – Buy 424-428 | TP 438-448 | SL 400

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • PSAB – Buy 570-580 | TP 595-635 | SL 535

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

  • LSIP – Buy 1220-1230 | TP 1255-1270 | SL 1160

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam

Jakarta, CNBC IndonesiaΒ β€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,66% ke level 8.016,83 pada perdagangan Senin (2/3/2026).

Seiring pertumbuhan laba, laba per saham naik menjadi Rp344 dari Rp260 pada tahun sebelumnya.

Dampak dari hal tersebut adalah menjadi penekan utama indeks.

Secara sektoral, 10 dari 11 sektor berakhir di zona negatif. akibat Sebaliknya, BREN turun 5,47%, BMRI melemah 3,79%, dan ASII terkoreksi 5,62%

Secara teknikal, pergerakan saham JPFA masih berada dalam fase konsolidasi pada rentang Rp2.310–Rp2.500.

Sementara itu, Arwana Citramulia (ARNA) menyiapkan dana maksimal Rp100 miliar untuk pelaksanaan pembelian kembali saham setelah memperoleh persetujuan RUPST.Β 

Periode buyback direncanakan berlangsung mulai 9 April hingga 9 April 2027, melalui RHB Sekuritas Indonesia ditunjuk sebagai pelaksana transaksi di BEI dan estimasi biaya perantara maksimal 0,2017% per transaksi.

Secara proforma, total aset ARNA diperkirakan turun dari Rp2,88 triliun menjadi Rp2,78 triliun dan ekuitas dari Rp1,93 triliun menjadi Rp1,83 triliun setelah aksi korporasi tersebut.

Energi & Tambang Jadi Primadona, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 715391, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260303084423-17-715391/energi-tambang-jadi-primadona-intip-rekomendasi-saham-hari-ini’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 03 March 2026 09:00 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.

Perseroan membukukan laba bersih Rp4,00 triliun, tumbuh 32,63% dibandingkan Rp3,01 triliun pada 2024.

Tekanan indeks terjadi di tengah dominasi aksi jual investor asing yang mencatatkan jual bersih Rp490,53 miliar di pasar reguler dan Rp631,02 miliar di seluruh pasar.

Sejumlah saham energi dan tambang masih mencatat kenaikan signifikan, seperti ENRG yang melonjak 25,00%, BRMS naik 4,12%, dan MDKA menguat 5,07%.

Sektor cyclical mengalami pelemahan terdalam sebesar 7,60%, sedangkan sektor energi menjadi satu-satunya yang mencatat penguatan melalui kenaikan 1,54%.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di tengah koreksi pasar, Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mencatatkan kinerja solid sepanjang 2025.

Penjualan meningkat 8,80% menjadi Rp60,71 triliun dari sebelumnya Rp55,80 triliun.

Kontributor utama pendapatan berasal dari segmen peternakan komersial sebesar Rp24,51 triliun, diikuti pakan ternak Rp15,78 triliun, serta pengolahan hasil peternakan dan produk konsumen Rp10,64 triliun.

Baca: IHSG Rebound, Dibuka Naik 0,58% ke Level 8.059

Di sisi beban, biaya pokok penjualan meningkat menjadi Rp47,52 triliun dari Rp44,58 triliun.

Analisis mendalam tentang Energi dan Tambang Jadi Primadona, Intip Rekomendasi Saham Hari Ini akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *