BI Sebut Bank Mulai Gencar Salurkan Kredit, Bunga Pinjaman Makin Turun

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BI Sebut Bank Mulai Gencar Salurkan Kredit, Bunga Pinjaman Makin Turun yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Perbankan di Indonesia kini mulai gencar untuk menyalurkan kredit, beriringan melalui suku bunga pinjaman yang sudah berangsur turun menyesuaikan penurunan suku bunga acuan BI Rate sejak September 2024.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, suku bunga pinjaman atau lending rate untuk kredit baru kini sudah mengalami penurunan hingga 88 basis points.

Dampak dari hal tersebut adalah dia akan menjadi nanti sumber bagi pertumbuhan ekonomi,” ungkap Destry.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260126125749-19-705300/video-ojk-catat-kredit-nganggur-di-bank-tembus-rp-2439-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/705300?comscore=off”,”time”:97,”title”:”Video: OJK Catat Kredit "Nganggur" di Bank Tembus Rp 2.439 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/26/kredit-nganggur-di-bank-rp-2439-t-ojk-masih-optimistis-kredit-tumbuh-1769411325694_169.png”}]’); Next Article Bos BI Ungkap Efek Rp200 T, Likuditas Longgar Tapi Bunga Bank Tinggi akibat Nah ini yang tentunya perlu kita dorong

Faktor penyebabnya adalah bank pada saat 2 bulan terakhir mereka mulai itu menurunkan suku bunga,” papar Destry.

Baca: RI-China Makin Berani Tinggalkan Dolar AS, Sebulan Tembus US$2,7 M

Meski begitu, Destry mengakui, kecepatan bank untuk menurunkan suku bunga pinjaman masih perlu terus dipacu, mengingat suku bunga acua BI Rate telah turun sebanyak 150 basis points.

Di sisi lain, kemampuan bank untuk menyalurkan kredit juga perlu ditingkatkan, karena dari sisi permintaanya masih belum tinggi. yang mengakibatkan Padahal interest channel itu baru kita perkenalkan mungkin 3 bulan, 2 bulan Jadi artinya memang time nya pas,

Faktor penyebabnya adalah likuditas di sistem keuangan teramat memadai.

“Secara industri cukup sehat, di mana kalau kita melihat rasio alat liquid perbankan ini sekarang mencapai 27,6%. yang mengakibatkan

Destry mengatakan, kapasitas perbankan untuk semakin gencar menyalurkan kredit sebetulnya hingga kini memang masih sangat besar,

Insentif ini telah terkucurkan ke berbagai bank hingga kini senilai Rp 427,5 triliun.

“Dan dari Rp 427,5 triliun, yang tersalurkan untuk lending channel insentifnya adalah sekitar Rp 357,9 triliun, sementara interest channel Rp 69,6 triliun.

Kemudian juga rasio capital adequacy kita, capital adequacy rasio kita yaitu 25,9%, dan ini jauh di atas threshold yang 8%,” tegas Destry.

Saat level likuditas di perbakan masih sangat memadai, BI kata Destry juga menjaga stablitasnya melalui pemberian insentif kebijakan likuditas makroprudensial alias KLM.

Terlihat dari angka fasilitas kredit yang belum terpakai alias undisbursed loan perbankan masih mencapai Rp 2.506 triliun atau 22,65% dari platform kredit yang tersedia.

“Jadi ini angka cukup besar.

Artinya bank sudah mulai siap sebenarnya, untuk lending appetite-nya bank sudah mulai tinggi,” kata Destry dalam acara Peluncuran Buku Kajian Stabilitas Keuangan Nomor 46, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Bakal Surplus BBM Solar, Masih Perlukah Pengembangan B50 di RI?

BI Sebut Bank Mulai Gencar Salurkan Kredit, Bunga Pinjaman Makin Turun Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 714587, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260227152028-17-714587/bi-sebut-bank-mulai-gencar-salurkan-kredit-bunga-pinjaman-makin-turun’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia 27 February 2026 17:05 Foto: Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti saat menyampaikan paparan dalam acara Economic Outlook 2026 bertema “Consolidating Growth, Accelerating the Transformation” di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Level itu kata dia menandakan bank sudah mulai bersiap menyalurkan pembiayaan secara besar-besaran.

“Sudah 88 basis point dia turunnya.

Analisis mendalam tentang BI Sebut Bank Mulai Gencar Salurkan Kredit, Bunga Pinjaman Makin Turun akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *