Saham Raksasa Bank AS Ambruk, Bos JP Morgan Buka Suara

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Saham Raksasa Bank AS Ambruk, Bos JP Morgan Buka Suara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah kekhawatiran tentang dampak kecerdasan buatan pada model bisnis mereka. yang mengakibatkan

Dimon, yang mengenakan gips di tangan kirinya setelah menjalani perawatan radang sendi dan taji tulang, melanjutkan bahwa JP Morgan selalu memiliki strategi untuk menggunakan teknologi untuk melakukan pekerjaan yang lebih baik bagi pelanggan.

Adapun JPMorgan termasuk di antara sejumlah perusahaan jasa keuangan yang mengalami penurunan tajam pada hari Senin

Pesan utamanya adalah bahwa JPMorgan berencana untuk tetap pada jalur yang sama.

“Anda telah melihat bahwa banyak pesaing kami sekarang memiliki strategi yang sedikit mirip melalui apa yang kami lakukan, dan saya pikir meniru adalah bentuk pujian tertinggi,” kata Lake.

Hari investor tahunan JPMorgan, meskipun disajikan dalam versi yang lebih ringkas tahun ini, telah lama dilihat oleh investor sebagai ajang untuk melihat jajaran talenta di jajaran eksekutif bank dan siapa yang dapat menggantikan Dimon ketika ia pensiun.

Dimon, yang telah memimpin bank itu selama 20 tahun, mengatakan ia akan tetap berada di sana “beberapa tahun sebagai CEO.” Tetapi ia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Pada hari Minggu, Citrini Research menerbitkan laporan yang banyak dibaca, yang berhipotesis tentang bagaimana AI dapat mengubah perekonomian, termasuk pembayaran sehari-hari, yang menyeret turun saham perusahaan yang menghasilkan uang dari pemrosesan pembayaran tersebut.

Tercatat saham American Express turun sekitar 7% pada hari Senin, sementara JPMorgan, Citigroup, dan Morgan Stanley semuanya turun lebih dari 4%.

Walau tim eksekutif JPMorgan hadir sepenuhnya, banyak staf bank dan investor tidak dapat hadir secara langsung, mengingat penangguhan layanan kereta api di wilayah tersebut dan larangan perjalanan mobil penumpang di Kota New York dan wilayah sekitarnya.

Sejumlah calon pengganti Dimon, termasuk Marianne Lake, kepala unit konsumen JPMorgan, dan kepala bersama bank komersial dan investasi, Troy Rohrbaugh dan Doug Petno, semuanya duduk bersama di atas panggung dan menjawab pertanyaan tentang masa depan bank terbesar di Amerika itu.

Beberapa investor telah mempertanyakan manfaat apa yang telah diperoleh JPMorgan dari investasi besar-besaran tersebut.

“Investor mencari lebih banyak transparansi dan akuntabilitas dalam pengeluaran teknologinya,” kata Mike Mayo, analis di Wells Fargo.

Ia menambahkan bahwa JPMorgan perlu menunjukkan bahwa mereka lebih mungkin menjadi penerima manfaat daripada korban dari kecerdasan buatan (AI).

Meskipun badai salju dahsyat mengguncang wilayah Tri-State, Dimon dan para bawahannya tetap melanjutkan rencana untuk berkumpul melalui para investor di kantor pusat baru JPMorgan di 270 Park Ave.

Bulan lalu, Dimon mengatakan ia berencana untuk tetap berada di sana selama lebih dari lima tahun sebagai kepala eksekutif.

(fsd/fsd) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260213105642-19-710916/video-sentimen-ini-bikin-ihsg-rupiah-memerah-sambut-libur-panjang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710916?comscore=off”,”time”:562,”title”:”Video: Sentimen ini Bikin IHSG & Rupiah Memerah Sambut Libur Panjang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/13/ihsg-1770955435254_169.png”}]’); Next Article Bos Goldman Sachs Kasih Peringatan ke Investor Saham

Ia mengatakan bank terbesar di Amerika itu akan menggunakan teknologi tersebut untuk keuntungannya.

“Menurut saya, kita akan menjadi pemenang,” kata Dimon sebagaimana dikutip dari The Wall Street Journal, dikutip Selasa (24/2/2026).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Badai Global Hantam Kripto, Awal Kejatuhan Panjang Bitcoin?

Saham Raksasa Bank AS Ambruk, Bos JP Morgan Buka Suara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 713888, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260225151952-17-713888/saham-raksasa-bank-as-ambruk-bos-jp-morgan-buka-suara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Zefanya Aprilia,  CNBC Indonesia 25 February 2026 18:00 Foto: Jamie Dimon di World Economic Forum – Reuters

Jakarta, CNBC Indonesia – CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon mengatakan kekhawatiran investor tentang kecerdasan buatan (AI) yang menghantam saham perusahaan pada hari Senin terlalu berlebihan.

Saham Mastercard turun hampir 6%, dan Visa turun lebih dari 4%.

Dimon mengakui bahwa ada semakin banyak pesaing fintech yang mengalahkan JPMorgan dalam bisnis-bisnis penting.

“Ada banyak sekali perusahaan pembayaran: Chime, Revolut, PayPal, Stripe,” katanya.

“Kami kalah telak di beberapa bagian.

Kami tidak bisa hanya berpura-pura tidak tahu.”

Bank-bank seperti JPMorgan telah memperhitungkan meningkatnya popularitas stablecoin, yang mengancam peran tradisional yang telah mereka mainkan dalam menengahi pembayaran antar pelanggan di seluruh dunia.

Kepala keuangan JPMorgan mengatakan bahwa di tengah persaingan yang lebih ketat, bank tersebut berencana untuk menghabiskan US$20 miliar tahun ini untuk teknologi, naik US$2 miliar dari tahun sebelumnya.

Analisis mendalam tentang Saham Raksasa Bank AS Ambruk, Bos JP Morgan Buka Suara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *