Uang Beredar RI Rp10.117,8 T per Januari 2026, Kredit Tumbuh 10,2%

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Uang Beredar RI Rp10.117,8 T per Januari 2026, Kredit Tumbuh 10,2% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Uang Beredar RI Rp10.117,8 T per Januari 2026, Kredit Tumbuh 10,2% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 712958, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260223102758-17-712958/uang-beredar-ri-rp101178-t-per-januari-2026-kredit-tumbuh-102’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia 23 February 2026 10:31 Foto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki

Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) mencatat, uang beredar dalam arti luas alias M2, yang mencerminkan likuditas perekonomian pada Januari 2026 senilai Rp 10.117,8 triliun, tumbuh 10% secara tahunan atau lebih cepat dari pertumbuhan Desember 2025 sebesar 9,6%.

“Peningkatan M2 pada Januari 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit,” dikutip dari laporan uang beredar BI per Januari 2026, Senin (23/2/2026).

Tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat tumbuh sebesar 22,6% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 13,6% (yoy).

Penyaluran kredit pada Januari 2026 tumbuh sebesar 10,2% (yoy) melalui nilai menjadi Rp 8.416,4 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Desember 2025 sebesar 9,3% (yoy).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Baca: Mochtar Riady Mau Jual Gedung Pencakar Langit di Singapura

Adapun dari sisi penghimpunan DPK pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp 9.489,2 triliun atau tumbuh 10,8% yoy, sedikit lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 10,5%.

Pertumbuhan M2 pada Januari 2026 juga tak terlepas dari pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,9% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,4% (yoy).

“Peningkatan M1 disebabkan oleh giro rupiah dan uang kartal di luar bank umum dan BPR yang tumbuh masing-masing sebesar 24,9% dan 14,5%, meningkat dibandingkan pertumbuhan bulan sebelumnya masing-masing sebesar 22,3% dan 14,3%,” dikutip dari laporan BI.

(arj/haa) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260219091829-19-712007/video-bank-indonesia-diprediksi-tahan-suku-bunga-acuan-di-475″,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/712007?comscore=off”,”time”:68,”title”:”Video: Bank Indonesia Diprediksi Tahan Suku Bunga Acuan di 4,75%”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/19/bank-indonesia-diprediksi-tahan-suku-bunga-acuan-di-475-1771473272734_169.png”}]’); Next Article Video: BI Catat Lonjakan Likuiditas Perekonomian RI di Agustus 2025

Analisis mendalam tentang Uang Beredar RI Rp10.117,8 T per Januari 2026, Kredit Tumbuh 10,2% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *