Tulang Punggung Pendapatan Hillcon Kena PKPU

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tulang Punggung Pendapatan Hillcon Kena PKPU yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Tulang Punggung Pendapatan Hillcon Kena PKPU Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 712895, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260223062059-17-712895/tulang-punggung-pendapatan-hillcon-kena-pkpu’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 23 February 2026 08:05 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Keterbukaan informasi PT Hillcon Tbk membuka fakta krusial terkait struktur bisnis perseroan.

Dia mengendalikan Hill melalui Hillcon Equity Management yang menggenggam 42,76% saham. 

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260219152612-19-712184/video-penuhi-tren-kaum-urban-gen-z-bisnis-coliving-makin-ramai”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/712184?comscore=off”,”time”:335,”title”:”Video: Penuhi Tren Kaum Urban Gen Z, Bisnis Coliving Makin Ramai”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/19/penuhi-tren-kaum-urban-gen-z-pos-properti-tambah-bisnis-coliving-venue-acara-1771493880664_169.png”}]’); Next Article Video: Sempat Cetak ATH Baru, IHSG Ditutup Melemah ke Level 8.271

8 Emiten RI Ini Dikuasai Amerika, Termasuk Koleksi Kamu?

Artinya, struktur usaha Hillcon sangat terkonsentrasi pada satu anak usaha.

Namun, entitas yang menjadi tulang punggung pendapatan tersebut kini tengah menghadapi gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Di sisi lain, nilai kewajiban yang menjadi dasar gugatan relatif kecil dibandingkan skala bisnis perseroan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, hampir seluruh pendapatan perusahaan ditopang oleh satu entitas anak, yakni PT Hillconjaya Sakti.

Kontribusi entitas tersebut mencapai Rp2,79 triliun atau setara 99,86% dari total pendapatan perseroan.

Total utang kepada PT Tri Nusantara Petromine tercatat sebesar Rp46,01 miliar.

Jika dibandingkan melalui kontribusi pendapatan Rp2,79 triliun, nilai kewajiban tersebut hanya sekitar 1,73% dari total pendapatan.

Baca: Ada Cimory!

Sepanjang tahun berjalan saham HILL sudah koreksi 62,09% ke level 58. 

Sebagai informasi, penerima manfaat akhir HILL adalah Hersan Qiu.

Perseroan juga menyatakan bahwa dampak PKPU terhadap pendapatan tidak material dan operasional tetap berjalan normal.

Seiring melalui permasalahan yang tengah membayangi HILL, harga saham emiten konstruksi ini turun 46,79% dalam lima hari perdagangan terakhir.

Analisis mendalam tentang Tulang Punggung Pendapatan Hillcon Kena PKPU akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *