Tragis! Pria Ini Temukan Harta Karun Rp36 T tapi Tetap Hidup Melarat

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Tragis! Pria Ini Temukan Harta Karun Rp36 T tapi Tetap Hidup Melarat yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Sangat fantastis.

Tentu saja, wajar apabila Mat Sam bersuara dan memohon keadilan.

Proses ini menurut koran tersebut, “bertentangan melalui keinginan para penemu/pemilik.”

Dalam pewartaan Pikiran Rakjat (31 Agustus 1965), intan 166,75 karat itu akan digunakan untuk membangun Kalimantan Selatan, serta dialihkan untuk pembelian teknologi penggalian supaya produksi intan meningkat.

Di tengah pencarian, mereka tak sengaja menemukan intan berukuran besar.

Namun, kesenangan itu rupanya hanya sesaat.

Hadiah dari pemerintah faktanya tak kunjung tiba.

Sebentar lagi dia bisa ibadah haji gratis hadiah dari pemerintah.

(Dok: Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia – Nasib baik seharusnya menimpa orang yang menemukan harta karun senilai puluhan triliun.

Jika tak diambil pemerintah, maka dia kini sudah jadi miliarder dan tak hidup melarat.

Sebagai timbal balik, presiden akan memberi hadiah kepada Mat Sam dan 4 orang temannya itu berupa naik haji gratis.

“Penggali intan dan 4 orang serta istrinya mendapat prioritas untuk menunaikan ibadah haji,” tulis pewarta Pikiran Rakjat.

Jelas, info ini membuat Mat Sam senang bukan kepalang.

Mat Sam bersaksi intan itu sangat bersih dan berwarna biru campur kemerahan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Sempat Melarat, Pria Ini Jadi Orang Terkaya di China Gegara Jualan Air

Penemuan ini lantas membuat heboh, yang beberapa tahun kemudian diketahui sangat membuat Mat Sam menyesal atas kehebohan ini.

Dalam harian Nusantara (15 Agustus 1967), harga emas tahun 1967 senilai Rp230 per gram.

Berarti melalui Rp3,5 miliar bisa membeli 15.217.315 gram emas.

Jika dikonversikan ke masa sekarang dan berpatokan pada harga emas 2026, berarti intan 166,75 karat seharga Rp3,5 miliar bisa mencapai Rp36,52 triliun.

Namun, tidak demikian halnya yang dirasakan Mat Sam, seorang pendulang intan asal Kampung Cempaka, Kalimantan Selatan.

Ironisnya, hidup Mat Sam malah menjadi sengsara setelah menemukan harta karun terbesar sepanjang sejarah.

Sampai akhirnya, dua tahun kemudian, Mat Sam dan 4 orang temannya memberanikan diri bersuara.

Sebagai penemu intan terbesar, mereka memohon keadilan dan meminta pemerintah menunaikan janjinya.

Baca: Bawa Perusahaan IPO, JK Jadi Orang Kaya Berharta Rp 57,3 Triliun

Sebab, menurut laporan Kompas (11 September 1967), para penemu hidupnya sangat sengsara dalam jeratan penderitaan.

“[…] Penemu/pemilik pertama yang pada dewasa ini hidup dalam ketidakcukupan dan tidak pernah merasakan kenikmatan yang sesungguhnya dari hasil penemuan itu,” tulis Kompas.

Apalagi, intan 166,75 karat itu diketahui berharga Rp3,5 miliar atau berkisar US$248 ribu.

Temuan intan tak menjadi miliknya, melainkan diambil pemerintah.

Surat kabar Angkatan Bersenjata (11 September 1967) menuliskan, intan tersebut diamankan oleh Pantjatunggal, Kabupaten Banjar dan dibawa ke Jakarta untuk diberikan kepada Presiden Soekarno.

Kala itu, Mat Sam dibantu 4 orang teman sedang bekerja mencari intan.

Sebab, penemuannya diambil alih pemerintah hingga tak kunjung mendapatkan hasil secuil pun dari jerih payahnya, sebagaimana diberitakan banyak surat kabar pada periode itu.

Jalan hidup berat Mat Sam itu bermula pada Kamis 26 Agustus 1965.

Faktor penyebabnya adalah intan tersebut hanya sedikit lebih kecil dari “kohinur” (red, berlian India) yang menghiasi mahkota Kerajaan Inggris,” tulis harian Pikiran Rakjat (31 Agustus 1965).

Setelah viral, nama Mat Sam menjadi terkenal. yang mengakibatkan Setelah ditelusuri, temuan intan oleh Mat Sam menjadi yang terbesar sepanjang sejarah, yakni 166,75 karat.

“Harganya diperkirakan tidak kurang dari puluhan miliar rupiah,

Semua orang menduga dirinya bakal kaya raya sebab menemukan harta karun super besar.

Pria Ini Temukan Harta Karun Rp36 T tapi Tetap Hidup Melarat Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 712795, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260222104216-17-712795/tragis-pria-ini-temukan-harta-karun-rp36-t-tapi-tetap-hidup-melarat’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Mentari Puspadini & M.

Suara Mat Sam ini kemudian disampaikan melalui kuasa hukum yang kemudian diteruskan kepada Presidium Kabinet Ampera, yakni Jenderal Soeharto.

“Berharap pemerintah dapat meninjau kembali persoalan tersebut demi tegaknya kembali keadilan dan kebenaran,” tutur tim kuasa hukum, dikutip Kompas.

Akan tetapi, setelahnya, tak diketahui lagi apakah keadilan Mat Sam diproses pemerintah atau tidak sebab tidak ada catatan sejarah lanjutannya.

 

(luc/luc) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260220155236-19-712545/video-investasi-jumbo-pmi-bangun-pabrik-lab-berdayakan-ribuan-sdm”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/712545?comscore=off”,”time”:749,”title”:”Video: Investasi Jumbo PMI: Bangun Pabrik, Lab & Berdayakan Ribuan SDM”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/20/investasi-jumbo-pmi-bangun-pabrik-lab-hingga-berdayakan-ribuan-sdm-ri-1771580227604_169.png”}]’); Next Article Harta Karun Rp 15 Triliun Disita Pemerintah, Penemunya Hidup Melarat

Fakhriansyah,  CNBC Indonesia 22 February 2026 10:45 Foto: Ilustrasi box harta karun.

Analisis mendalam tentang Tragis! Pria Ini Temukan Harta Karun Rp36 T tapi Tetap Hidup Melarat akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *