Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Balik Arah, Sesi 1 Ditutup Turun 0,25% yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Faktor penyebabnya adalah liburan Tahun Baru Imlek.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Semalam di AS, S&P 500 bergerak lebih tinggi, didukung oleh kenaikan saham-saham teknologi utama, karena para pedagang mempertimbangkan rilis risalah dari pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve.
Indeks pasar saham yang lebih luas naik 0,56% dan berakhir di 6.881,31, sementara Nasdaq Composite bertambah 0,78% dan menetap di 22.753,63. yang mengakibatkan Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik 0,59%.
Adapun indeks acuan utama bursa Asia lainnya juga ikut menguat dengan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,1% pada perdagangan awal dan indeks Nikkei 225 Jepang bertambah 0,52%, sementara Topix naik 0,39%.
Pasar Hong Kong dan Tiongkok daratan masih tutup
Kapitalisasi pasar pun terkikis menjadi Rp 15.007 triliun.
Sepanjang sesi 1 hari ini, indeks sempat melaju cukup kencang. IHSG bergerak pada rentang 8.282,08–8,376,2.
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Mengutip Refinitiv, properti, finansial, dan kesehatan menjadi tiga sektor yang turun paling dalam.
Nilai transaksi mencapai Rp 16,41 triliun, melibatkan 34,67 miliar saham dalam 2,13 juta kali transaksi.
IHSG Balik Arah, Sesi 1 Ditutup Turun 0,25% Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 712088, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260219120557-17-712088/ihsg-balik-arah-sesi-1-ditutup-turun-025’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh, CNBC Indonesia 19 February 2026 12:22 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada akhir sesi 1 perdagangan hari ini, Kamis (19/2/2026).
Risalah tersebut menggambarkan pembuat kebijakan The Fed semua hampir sepakat untuk mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan mereka Februari lalu, tetapi tetap terpecah pendapat mengenai langkah selanjutnya.
Beberapa anggota FOMC terbuka untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tetap tinggi, yang lain cenderung mendukung penurunan lebih lanjut jika inflasi menurun seperti yang mereka perkirakan, dan seluruh anggota dewan bergulat melalui implikasi kecerdasan buatan (AI) yang muncul bagi perekonomian.
Perpecahan yang terlihat dalam catatan rapat ketiga terakhir Ketua Fed Jerome Powell sebagai kepala bank sentral AS menggarisbawahi tantangan yang dihadapi mantan Gubernur Fed Kevin Warsh, pilihan Presiden Donald Trump untuk menggantikan Powell pada bulan Mei, dalam meyakinkan kelompok pembuat kebijakan untuk mendukung penurunan suku bunga yang menurut Warsh dan Trump diperlukan.
Indeks Kospi Korea Selatan menyentuh rekor tertinggi baru pada hari Kamis (19/2/2025), seiring dengan kenaikan di Wall Street dan beberapa bursa di Asia yang melanjutkan perdagangan setelah liburan Tahun Baru Imlek.
Sementara itu dari bursa regional Asia, indeks Kospi melonjak 2,76% ke rekor tertinggi baru, dengan saham-saham unggulan seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 4,14% dan 1,48%.
Dow Jones Industrial Average bertambah 0,26% dan ditutup di 49.662,66.
(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260213105642-19-710916/video-sentimen-ini-bikin-ihsg-rupiah-memerah-sambut-libur-panjang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710916?comscore=off”,”time”:562,”title”:”Video: Sentimen ini Bikin IHSG & Rupiah Memerah Sambut Libur Panjang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/13/ihsg-1770955435254_169.png”}]’); Next Article Breaking News!
Properti tercatat -1,24%, finansial -1,01%, dan kesehatan -0,65%.
Sektor finansial mengalami koreksi dalam seiring dengan harga saham bank jumbo yang merosot.
Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Central Asia (BBCA) menjadi pemberat utama indeks.
BMRI menyumbang -15,53 indeks poin, BBRI -4,72 indeks poin, dan BBCA -2,37 indeks poin.
Selain itu, DCI Indonesia (DCII) dan Dian Swastatika Sentosa (DSSA) membebani indeks sebesar -14,62 poin dan -9,56 poin.
Perdagangan pasar keuangan pada Kamis hari ini (19/2/2026) akan banyak diwarnai sentimen dari global dan domestik.
Mulai dari merespon hasil risalah the Fed pada risalah Federal Open Market Committee (FOMC) semalam sampai menantikan keputusan BI rate hari ini.
Dinamika sentimen dari dalam dan luar negeri pada hari ini akan cukup penting mempengaruhi IHSG dan Rupiah, terutama setelah kemarin data utang luar negeri mengalami kenaikan dan gerak mata uang Garuda kembali terpuruk lagi di hadapan dolar AS.
Setelah The Fed memberi kejelasan soal arah suku bunga melalui risalah FOMC, pasar Indonesia kini menanti keputusan BI hari ini.
Baca: Ini Penjelasan Emiten Hapsoro (BUVA) Soal Rights Issue 50 Miliar Saham
Risalah FOMC pada akhir Januari dirilis Rabu kemarin.
Indeks ditutup turun 21,15 poin atau 0,25% ke level 8,289,08.
Sebanyak 369 saham turun, 308 naik, dan 281 tidak bergerak.
Analisis mendalam tentang IHSG Balik Arah, Sesi 1 Ditutup Turun 0,25% akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
