Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Cermati Arah Konflik AS-Iran

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Cermati Arah Konflik AS-Iran yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Keduanya masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Januari.

//

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Secara historis, reli yang terjadi sehari sebelumnya mendorong Brent menembus kembali area psikologis US$70 per barel.

Pada 17 Februari 2026, Brent sempat ditutup di US$67,42 sebelum kemudian melonjak ke US$70,35 pada 18 Februari 2026.

Jika penurunan stok terkonfirmasi, harga berpeluang kembali mendapat dorongan.

Pergerakan sepanjang Januari hingga Februari 2026 memperlihatkan volatilitas yang cukup tinggi.

Angka resmi dari otoritas energi AS dijadwalkan rilis hari ini dan berpotensi menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.

Namun di sisi lain, aktivitas militer di kawasan Timur Tengah dilaporkan meningkat, termasuk pengerahan aset militer dan pemberitahuan aktivitas peluncuran roket oleh Iran.

Artinya, pasar sedang menimbang dua skenario sekaligus: risiko gangguan pasokan di kawasan produsen utama versus peluang meredanya ketegangan melalui jalur diplomasi.

Dari sisi fundamental, pasar juga mencermati data persediaan minyak Amerika Serikat.

WTI juga menunjukkan pola serupa, naik dari US$62,33 menjadi US$65,19 dalam periode yang sama.

Di satu sisi, kedua negara disebut masih membuka ruang dialog dan pembicaraan lanjutan dijadwalkan dalam beberapa pekan ke depan.

Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) tercatat di US$65,26 per barel.

Laporan awal dari pelaku industri menunjukkan penurunan stok minyak mentah, bensin, dan distilat pada pekan lalu.

Pada 22 Januari 2026, Brent sempat berada di US$64,06 sebelum secara bertahap menguat hingga menyentuh US$70,71 pada 29 Januari 2026.

Setelah itu harga terkoreksi ke kisaran US$67-68 pada awal Februari, sebelum kembali reli pekan ini.

Situasi ini membuat pasar berada dalam posisi siaga.

Meski demikian, sebagian pelaku pasar menilai eskalasi penuh relatif kecil kemungkinannya dalam waktu dekat.

Selama ketegangan AS-Iran belum menemukan kejelasan arah, harga minyak berpotensi bergerak fluktuatif melalui rentang yang lebar, mengikuti setiap perkembangan diplomatik maupun militer yang muncul.

CNBCΒ IndonesiaΒ 

(emb/emb) Add as a preferred
source on Google [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260218154055-19-711856/video-investasi-bpjamsostek-hadapi-gejolak-pasar-saham-jadi-pilihan”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/711856?comscore=off”,”time”:455,”title”:”Video: Investasi BPJamsostek Hadapi Gejolak Pasar, Saham Jadi Pilihan?”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/18/peserta-bpjamsotes-tembus-50-juta-peserta-ojol-freelancer-naik-40-per-tahun-1771405955206_169.png”}]’); Next Article OPEC+ Tahan Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Cermati Arah Konflik AS-Iran Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 712009, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260219091919-17-712009/harga-minyak-mentah-melemah-pasar-cermati-arah-konflik-as-iran’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Emanuella Bungasmara Ega Tirta,  CNBC Indonesia 19 February 2026 10:15 Foto: Dok: Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah tipis pada perdagangan Kamis pagi (19/2/2026), setelah sehari sebelumnya melonjak tajam lebih dari 4%.

Lonjakan tersebut mencerminkan premi risiko geopolitik yang kembali masuk ke harga.

Melansir Reuters, ketegangan antara Washington dan Teheran menjadi katalis utama.

Pola ini menunjukkan pasar masih sangat responsif terhadap sentimen geopolitik dan data fundamental jangka pendek.

Untuk saat ini, level US$70 per barel bagi Brent menjadi area krusial yang diawasi pelaku pasar.

Ekspektasi bahwa konflik terbuka dapat ditekan membuat harga terkoreksi tipis pagi ini.

Pelaku pasar kini menahan posisi sambil mencermati arah ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang masih dinamis.

Merujuk data Refinitiv, hingga pukul 09.10 WIB, harga minyak jenis Brent berada di level US$70,43 per barel.

Analisis mendalam tentang Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Cermati Arah Konflik AS-Iran akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

πŸ“‹ Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Harga Minyak Mentah Melemah, Pasar Cermati Arah Konflik AS-Iran”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *