IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Pada penutupan perdagangan, indeks turun 0,64% menyentuh level 8.212,27.

Di sisi lain, Iran telah memperingatkan akan membalas setiap serangan ke wilayahnya melalui menargetkan pangkalan AS.

Teheran dikabarkan memiliki kompleks rudal bawah tanah dan telah menyiagakan kapal induk drone di sekitar Bandar Abbas, menambah kompleksitas situasi keamanan di Teluk Persia.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260213105642-19-710916/video-sentimen-ini-bikin-ihsg-rupiah-memerah-sambut-libur-panjang”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/710916?comscore=off”,”time”:562,”title”:”Video: Sentimen ini Bikin IHSG & Rupiah Memerah Sambut Libur Panjang”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/13/ihsg-1770955435254_169.png”}]’); Next Article IHSG Menguat 0,71% Balik ke Level 7.900, Saham TLKM Jadi Penopang

Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, militer AS telah menempatkan sistem pertahanan rudal Patriot pada peluncur bergerak di Pangkalan Udara Al-Udeid, Qatar.

Penggunaan Truk Taktis Mobilitas Berat (HEMTT) untuk sistem Patriot ini memberikan keunggulan mobilitas yang signifikan dibandingkan peluncur statis, memungkinkan relokasi aset pertahanan secara cepat dalam situasi darurat.

Selain itu, peningkatan jumlah pesawat tempur dan peralatan militer juga terpantau di pangkalan udara Muwaffaq di Yordania dan Pangkalan Pangeran Sultan di Arab Saudi.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap ancaman yang muncul dari Iran terkait program nuklir dan rudal balistiknya, serta dukungan Teheran terhadap kelompok sekutu di kawasan.

Presiden AS Donald Trump, meskipun tetap membuka opsi diplomasi, telah menegaskan kesiapan militernya jika negosiasi menemui jalan buntu.

Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 24,41 triliun, melibatkan 49,40 miliar saham dalam 2,86 juta kali transaksi.

Pemerintah telah menginstruksikan pemegang PKP2B Generasi Pertama untuk mempercepat pemenuhan kewajiban pasok dalam negeri (Domestic Market Obligation/DMO) sebesar 30% guna mengamankan pasokan listrik negara.

Meskipun strategi makro pemerintah saat ini berfokus pada pengendalian suplai untuk meredam oversupply global dan menjaga stabilitas harga, entitas strategis seperti PT Arutmin Indonesia, PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Kideco Jaya Agung (Indika Energy), dan PT Berau Coal tetap diberikan fleksibilitas produksi mengingat peran vital mereka dalam struktur penerimaan negara dan energi domestik.

Dari eksternal, Eskalasi ketegangan di Timur Tengah terus meningkat seiring melalui langkah Amerika Serikat memperkuat posisi militernya di kawasan tersebut.

IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 711048, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260213162739-17-711048/ihsg-turun-064-ke-level-8212-jelang-libur-panjang-imlek’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Redaksi,  CNBC Indonesia 13 February 2026 16:38 Foto: Suasana layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/1/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (13/.

Meski demikian, IHSG mampu memangkas pelemahan setelah sempat merosot sebesar 1,02% pada sesi pertama.

Sebanyak 267 saham turun, 408 naik, dan 148 tidak bergerak.

Kapitalisasi pasar pun kembali merosot jadi Rp 14.918 triliun.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); }); Baca: Moody’s Pangkas Peringkat Rating Indika Energy (INDY)

Berdasarkan data pasar, Bank Central Asia (BBCA) dan Bumi Resources (BUMI) menjadi saham melalui nilai transaksi terbesar di pasar reguler, lalu diikuti oleh saham DEWA, BMRI dan PTRO.

Nyaris seluruh sektor perdagangan melemah, dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor barang baku, infrastruktur dan teknologi.

Sejumlah saham yang menjadi pemberat utama kinerja IHSG hari ini adalah BBCA, TLKM, AMMN, BREN dan ASII.

Adapun pada perdagangan hari ini, pelaku pasar perlu mewaspadai libur panjang Tahun Baru Imlek, mengingat pasar baru akan dibuka kembali pada Rabu pekan depan.

Selain itu, Danantara akan menggelar Indonesia Economic Outlook.

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Doni Oskaria, mengungkapkan, Presiden RI Prabowo Subianto akan hadir dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026.

Menarik ditunggu apa saja yang akan disampaikan presiden mengenai perkembangan terbaru dari ekonomi Indonesia serta downgrade outlook rating Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Prabowo telah memerintahkan jajarannya untuk menjawab penilaian Moody’s itu melalui menggelar acara Indonesia Economic Outlook pada Jumat (13/1/2026).

Dalam perkembangan domestik lain, Kementerian ESDM menegaskan bahwa kebijakan pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 tidak akan diberlakukan secara merata kepada seluruh pelaku usaha pertambangan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Tri Winarno, menjelaskan bahwa terdapat pengecualian khusus bagi perusahaan pemegang PKP2B Generasi Pertama serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Dengan demikian, emiten besar seperti PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dipastikan tidak terdampak oleh restriksi produksi ini.

Kebijakan afirmatif ini didasari oleh pertimbangan besarnya kontribusi penerimaan negara dari kelompok tersebut, yang meliputi kewajiban royalti sebesar 19% serta setoran bagi hasil keuntungan bersih sebesar 10% kepada pemerintah pusat dan daerah.

Selain pertimbangan fiskal, pengecualian ini juga didorong oleh urgensi ketahanan energi nasional.

Analisis mendalam tentang IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “IHSG Turun 0,64% ke Level 8.212 Jelang Libur Panjang Imlek”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *