Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Perkuat Kualitas Produk, Unilever Opstimis Hadapi 2026 yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Meskipun ada efek secara jangka pendek, Perseroan tetap yakin melalui arah perkembangan dan perbaikan struktural yang telah diimplementasikan sepanjang 2025.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Baca: Pengusaha Minta Tinjau Ulang Pemangkasan Produksi Batu Bara-Nikel
Benji juga menyebut sejumlah rencana yang disiapkan sepanjang 2026 dan akan mendorong penjualan digital untuk menyesuaikan kondisi pasar.
“Kami akan konsisten dan memprioritaskan area dan nilai jangka panjang,” tegas Benjie.
Untuk diketahui, pada tahun 2025, UNVR berhasil mencatatkan pendapatan bersih mencapai Rp31,9 triliun, atau meningkat 4,3% secara tahunan.
Perkuat Kualitas Produk, Unilever Opstimis Hadapi 2026 Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 710602, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260212133114-17-710602/perkuat-kualitas-produk-unilever-opstimis-hadapi-2026’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Teti Purwanti, CNBC Indonesia 12 February 2026 13:38 Foto: dok Unilever
Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Benjie Yap mengaku optimis bisa mendorong pertumbuhan bisnis di 2026.
Untuk memperkuat kinerja di 2026, Benjie mengatakan bahwa pihaknya akan terus disiplin dalam memperkuat kualitas produk dan memacu penjualan lewat kanal digital.
Di luar biaya transformasi, laba bersih tercatat Rp4,1 triliun.
Yang menarik, jika mengikutsertakan hasil discontinued operations / operasi yang dihentikan dan dari laba bersih penjualan Es Krim, laba bersih Perseroan adalah sebesar Rp7,6 triliun untuk tahun buku 2025.
Prioritas kami adalah untuk terus tumbuh secara berkelanjutan, bertanggung jawab, dan memberikan nilai nyata bagi masyarakat Indonesia di 2026 dan tahun-tahun mendatang,” jelas Benjie dalamWawancara Eksklusif Virtual Laporan Kinerja Keuangan, Kamis (12/2/2026).
googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });
Benjie memperkirakan pertumbuhan pada kuartal pertama 2026 sendiri akan melambat sementara waktu, akibat perayaan Idul Fitri yang lebih awal dan memindahkan pola belanja konsumen ke kuartal sebelumnya.
Kendati demikian menurutnya, dampak ini akan bersifat musiman dan tidak mencerminkan momentum bisnis yang mendasar.
Di luar biaya transformasi, laba bruto meningkat sebesar 46 basis poin.
Sementara laba sebelum pajak untuk operasi yang masih berjalan meningkat menjadi 14,1%, peningkatan sebesar 183 basis poin dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bruto untuk operasi yang masih berjalan sebesar 46,9%, melemah sebesar 60 basis poin dibandingkan tahun lalu dikarenakan biaya transformasi yang lebih tinggi.
Free cash flow sebesar Rp4,9 triliun, 1,7x kali lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, melalui utang nol.
Baca: Bos Mamin Bocorkan Hasil Pertemuan 22 Pengusaha & Prabowo di Hambalang
(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260122154223-19-704439/video-resep-sukses-mmix-ubah-rugi-jadi-untung-saat-dunia-bergejolak”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/704439?comscore=off”,”time”:711,”title”:”Video: Resep Sukses MMIX Ubah Rugi Jadi Untung Saat Dunia Bergejolak”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/22/resep-sukses-mmix-ubah-rugi-jadi-untung-saat-ekonomi-dunia-memanas-1769076323716_169.png”}]’); Next Article Ira Noviarti & Willy Saelan, Eks Unilever Kini Jadi Bos Telkom (TLKM)
Prioritas kami adalah tetap disiplin, terus meningkatkan kinerja merek-merek kami, dan memperkuat cara kami menjalankan strategi di setiap kanal.
Di luar biaya transformasi, laba sebelum pajak adalah 16,3%.
Di sisi lain laba bersih dari operasi yang masih berjalan tercatat sebesar Rp3,5 triliun, atau meningkat 21,8% dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan begitu diharapkan volume penjualan perusahaan bisa terus meningkat hingga melampaui tren pasar.
“Kami memulai 2026 melalui keyakinan pada fondasi yang telah kami bangun dan fokus yang jelas untuk memberikan dampak.
Analisis mendalam tentang Perkuat Kualitas Produk, Unilever Opstimis Hadapi 2026 akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Perkuat Kualitas Produk, Unilever Opstimis Hadapi 2026”.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
