IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

IHSG dibuka naik 12,88 poin atau 0,16% ke level 8.303,85.

Sebanyak 377 saham naik, 99 turun, dan 482 tidak bergerak.

IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 710433, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260212080555-17-710433/ihsg-kembali-menguat-dibuka-naik-016-ke-level-8300-an’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); mkh,  CNBC Indonesia 12 February 2026 09:03 Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pagi ini, Kamis (12/2/2026).

Tujuan utama dari rencana tersebut adalah peningkatan keterbukaan informasi mengenai struktur kepemilikan saham emiten.

Salah satu inisiatif penting yang dibahas adalah rencana penerbitan shareholders concentration list atau daftar saham yang terindikasi memiliki pola kepemilikan terkonsentrasi.

Mekanisme ini mengadopsi praktik yang telah diterapkan di bursa saham Hong Kong, di mana tujuannya adalah memberikan peringatan dini kepada publik mengenai saham-saham melalui porsi kepemilikan publik yang terbatas.

BEI menargetkan data pemegang saham dengan kepemilikan di atas satu persen akan mulai dipublikasikan pada akhir Februari atau awal Maret mendatang, bersamaan dengan peluncuran daftar risiko konsentrasi pemegang saham tersebut.

Selain itu, BEI juga menyampaikan progres penyediaan data investor yang lebih terperinci atau granular, yang direncanakan dapat diakses pada akhir Maret.

Nilai transaksi mencapai Rp 557,5 miliar, melibatkan 1,09 miliar saham dalam 75.180 kali transaksi.

Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 15.097 trilun. 

Adapun perhatian utama para pelaku pasar hari ini tertuju pada upaya pemulihan kepercayaan investor global menyusul serangkaian tekanan terhadap integritas pasar modal serta penyesuaian pandangan lembaga pemeringkat internasional terhadap prospek utang Indonesia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Bursa Efek Indonesia atau BEI kembali mengambil langkah proaktif melalui mengadakan pertemuan lanjutan bersama penyedia indeks global, Morgan Stanley Capital International atau MSCI, pada Rabu (11/2/2026).

Baca: Bursa Asia Lanjut Hijau, Nikkei Cetak Rekor Baru

Pertemuan ini menjadi sangat krusial mengingat status pasar modal Indonesia yang tengah mengalami pembekuan penyesuaian indeks oleh MSCI akibat isu transparansi.

Dalam diskusi tertutup tersebut, Direktur Pengembangan Bisnis BEI, Jeffrey Hendrik, memaparkan detail dari tiga rencana aksi utama yang dirancang untuk menjawab kekhawatiran investor global.

Faktor penyebabnya adalah masih banyak detail teknis yang perlu diselaraskan.

Namun, seluruh proposal perbaikan yang disampaikan kepada MSCI nantinya juga akan didistribusikan kepada penyedia indeks global lainnya serta kepada publik.

Langkah ini diharapkan dapat memulihkan integritas pasar dan memastikan implementasi aturan free float sebesar 15% dapat berjalan efektif guna meningkatkan kualitas pasar modal domestik.

Beralih ke sektor fiskal, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap laporan terbaru dari lembaga pemeringkat Moody’s yang menurunkan outlook peringkat utang Indonesia dari Stabil menjadi Negatif.

Sebagai respons cepat, Presiden memerintahkan jajaran menteri ekonominya untuk menggelar acara “Indonesia Economic Outlook” pada Jumat (13/2/2026).

Baca: BBCA Jadi Sasaran Utama Aksi Jual Asing, Net Sell Tembus Rp 626,2 M

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa forum ini ditujukan untuk memberikan klarifikasi menyeluruh kepada lembaga pemeringkat internasional, termasuk Moody’s, Fitch, dan S&P, mengenai fundamental ekonomi Indonesia yang sebenarnya.

Dalam forum tersebut, pemerintah berencana memaparkan strategi konkret terkait penerimaan negara yang diproyeksikan akan meningkat, serta menjelaskan rencana pembentukan dan operasional Danantara.

Penjelasan mengenai Danantara dianggap penting karena lembaga ini diharapkan menjadi motor baru dalam pengelolaan aset negara yang dapat mendukung ketahanan fiskal jangka panjang.

Airlangga menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk menjawab keraguan pasar dan lembaga pemeringkat terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola risiko fiskal dan menjaga stabilitas makroekonomi di tengah ketidakpastian global.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260210124949-19-709811/video-ojk-masalah-pasar-modal-ri-kemarin-tidak-terjadi-tiba-tiba”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/709811?comscore=off”,”time”:174,”title”:”Video: OJK: Masalah Pasar Modal RI Kemarin Tidak Terjadi Tiba-Tiba”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/10/ojk-masalah-pasar-modal-ri-kemarin-tidak-terjadi-tiba-tiba-1770705522819_169.png”}]’); Next Article IHSG Lanjutkan Tren Positif, Pagi Ini Dibuka Naik 0,44% yang mengakibatkan Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa pertemuan dengan MSCI ini memang bersifat tertutup

Analisis mendalam tentang IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “IHSG Kembali Menguat, Dibuka Naik 0,16% ke Level 8.300-an”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *