Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Dua Hari Beruntun IHSG Menguat, Cek 5 Saham Jagoan Analis yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.
Dampak dari hal tersebut adalah diklasifikasikan sebagai transaksi material dan afiliasi.
📚 Artikel Terkait yang Direkomendasikan
Sementara itu, Jababeka (KIJA) membukukan pertumbuhan marketing sales sebesar 13% secara tahunan menjadi Rp3,60 triliun sepanjang 2025, dibandingkan Rp3,19 triliun pada 2024.
Kinerja tersebut terutama ditopang oleh Kawasan Industri Kendal dengan nilai penjualan Rp2,51 triliun atau tumbuh 17% YoY, mencakup lahan seluas 142 hektare. akibat Nilai transaksi tersebut mencapai 155% dari total ekuitas perseroan per 30 September 2025 yang tercatat sebesar US$386,22 juta,
Sejalan melalui itu, indeks ETF EIDO dan MSCI Indonesia masing-masing menguat 0,85% dan 0,92%.
Baca: Bursa Asia Menguat, Beda Arah dengan Wall Street
Dari sisi emiten, Merdeka Gold Resources (EMAS) melalui entitas anak Pani Bersama Tambang dan Puncak Emas Tani Sejahtera menandatangani perjanjian kerja sama pengolahan dan pemurnian hasil tambang senilai Rp9,84 triliun pada 6 Februari.
Kerja sama ini ditujukan untuk mendukung operasional Tambang Emas Pani, berlaku selama dua tahun, dan akan diperpanjang secara otomatis.
Penjualan di Kendal didominasi investor asing, khususnya dari China, Hong Kong, dan Taiwan, melalui porsi mencapai 89%.
Adapun Kawasan Industri Cikarang menyumbang penjualan Rp1,10 triliun atau naik 5% YoY dari area seluas 21,2 hektare, dengan komposisi investor asing 52% dan domestik 48%.
(ayh/ayh) Next Article IHSG Sideways, Deretan Saham Ini Menarik Untuk Dilirik
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Selasa (10/2) di zona hijau melalui penguatan 1,24% ke level 8.131,74.
Kenaikan indeks didorong saham-saham berkapitalisasi besar seperti Astra International (ASII) yang melesat 3,01%, Bank Mandiri (BMRI) naik 2,00%, serta Capital Financial Indonesia (CASA) yang melonjak 9,39% dan menjadi penggerak utama.
Dampak dari hal tersebut adalah menjadi penahan laju indeks.
Aktivitas investor asing masih mencatatkan tekanan jual dengan net sell Rp917,26 miliar di pasar reguler dan Rp707,77 miliar di seluruh pasar.
Secara sektoral, seluruh 11 sektor saham ditutup menguat, dengan sektor consumer cyclical mencatatkan kenaikan paling tinggi sebesar 2,95%.
Pelaku pasar turut mencermati dialog antara KSEI, OJK, BEI, dan MSCI terkait upaya peningkatan free float serta perluasan kategori investor. akibat Di sisi lain, Bayan Resources (BYAN) terkoreksi 1,22%, Bank Central Asia (BBCA) turun 0,33%, dan Merdeka Gold Resources (EMAS) melemah 2,67%
Dua Hari Beruntun IHSG Menguat, Cek 5 Saham Jagoan Analis Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 710047, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260211081237-17-710047/dua-hari-beruntun-ihsg-menguat-cek-5-saham-jagoan-analis’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); CNBC Indonesia 11 February 2026 08:43 Mega Capital Sekuritas PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 melalui layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Ke depan, KIJA membidik target marketing sales Rp3,75 triliun pada 2026, melalui fokus utama pada Kendal sebesar Rp2,50 triliun dan Cikarang Rp1,25 triliun.
Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas
-
BIPI – Buy 148-150 | TP 156-160 | SL 140
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
TINS – Buy 3310-3340 | TP 3440-3570 | SL 3130
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
SCMA – Buy 280-284 | TP 294-308 | SL 264
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
MEDC – Buy 1530-1550 | TP 1570-1585 | SL 1445
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
-
ADMR – Buy 1870-1880 | TP 1940-1970 | SL 1775
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai melalui profil risiko dan tujuan keuangan pribadi.
Analisis mendalam tentang Dua Hari Beruntun IHSG Menguat, Cek 5 Saham Jagoan Analis akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.
📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Dua Hari Beruntun IHSG Menguat, Cek 5 Saham Jagoan Analis”.
Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.
Sumber asli: https://www.equityworld-futures.com
📢 Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
📌 Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures: Klik di sini (Official website utama)
- Demo Account EWF: Klik di sini (Akun demo untuk latihan trading)
- Registrasi Online: Klik di sini (Pendaftaran member baru)
- Historical Data Trading: Klik di sini (Data historis pasar)
- Kontak Resmi: Klik di sini (Hubungi customer service)
- Profil Perusahaan: Klik di sini (Tentang PT Equityworld Futures)
🏢 Kantor Cabang Equityworld Futures:
PT Equityworld Futures memiliki kantor cabang di seluruh Indonesia:
⚠️ Peringatan Risiko: Trading futures mengandung risiko kerugian yang signifikan. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami produk dan risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil masa depan.
