BNI Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang BNI Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Forum ini menyoroti prospek pasar keuangan sekaligus penguatan ketahanan cyber security di tengah akselerasi transformasi digital.

Kegiatan bertema “Wondrful Breakthrough & Cybersecurity” tersebut dihadiri perwakilan Self-Regulatory Organization (SRO) yakni Bursa Efek Indonesia, Kustodian Sentral Efek Indonesia, serta manajemen dari 14 Perusahaan Efek (PE) yang merupakan nasabah BNI.

BNI Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 710003, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260210205931-17-710003/bni-perkuat-ketahanan-pasar-modal-di-tengah-tantangan-siber’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Teti Purwanti,  CNBC Indonesia 10 February 2026 21:03 Foto: dok BNI

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menegaskan dukungannya terhadap penguatan ekosistem industri pasar modal nasional melalui penyelenggaraan BNI Market Outlook 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perseroan dalam memastikan layanan perbankan digital yang andal dan berkelanjutan bagi industri pasar modal.

Melalui BNI Market Outlook 2026, BNI menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekosistem pasar modal yang prudent dan aman.

Ke depan, perseroan berkomitmen memperkuat kolaborasi melalui seluruh pemangku kepentingan serta menghadirkan inovasi layanan perbankan digital yang adaptif guna menjawab tantangan transformasi digital dan dinamika keamanan siber yang terus berkembang.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260203125110-19-707720/video-akhir-2025-bni-cetak-laba-bersih-rp-2004-triliun”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/707720?comscore=off”,”time”:75,”title”:”Video: Akhir 2025, BNI Cetak Laba Bersih Rp 20,04 Triliun”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/02/03/akhir-2025-bni-cetak-laba-bersih-rp-2004-t-1770101929972_169.png”}]’); Next Article Sherly Tjoanda Bicara Soal Ekonomi dan Lahan Tidur, Ungkap Fakta Ini

Dukungan ini mencakup peran BNI sebagai Bank Mitra Rekening Dana Nasabah (RDN) bagi Perusahaan Efek, melalui sistem yang dirancang aman, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

Baca: Trump Ngambek Tetangga AS Deal dengan China, Ancamannya Aneh-Aneh

Selain penguatan layanan, BNI juga memberikan edukasi terkait potensi ancaman siber beserta strategi mitigasi untuk meningkatkan ketahanan sistem di era digital.

Forum ini menjadi wadah dialog antara regulator, perbankan, dan pelaku industri untuk menyelaraskan strategi menghadapi dinamika pasar dan risiko siber.

Direktur Treasury & International Banking BNI Abu Santosa Sudradjat menyampaikan, diskusi yang digelar diharapkan memperkaya wawasan pelaku industri dan memperkuat sinergi lintas pemangku kepentingan.

“Kami berharap rangkaian diskusi ini memberikan insight bernilai, memperluas perspektif, serta semakin memperkuat sinergi antara regulator, perbankan, dan pelaku industri pasar modal,” ujar Abu Santosa dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (10/2/2026).

Salah satu agenda utama adalah panel diskusi pembaruan keamanan dan regulasi siber yang menghadirkan Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy, Direktur Pengembangan Infrastruktur dan Manajemen Informasi KSEI Dharma Setyadi, serta Direktur Information & Technology BNI Toto Prasetio.

Baca: Eropa Makin Ganas Tekan Amerika, Begini Dampaknya

Dalam sesi tersebut, BEI dan KSEI memaparkan perkembangan kebijakan serta penguatan tata kelola keamanan siber, termasuk peningkatan awareness Cyber & IT bagi penyelenggara teknologi di industri pasar modal.

Upaya ini dinilai krusial untuk menjaga keandalan sistem seiring meningkatnya risiko serangan siber.

Di sisi perbankan, BNI menegaskan kesiapan infrastruktur digital melalui BNI API Digital Services sebagai penyedia layanan teknologi bagi ekosistem pasar modal.

Analisis mendalam tentang BNI Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “BNI Perkuat Ketahanan Pasar Modal di Tengah Tantangan Siber”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *