Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah pada akhirnya itu yang akan mendorong performa dan likuiditas untuk bursa efek,” ungkap Pandu.

Adapun Danantara menurut Pandu bisa masuk ke public market dan juga private market. yang mengakibatkan Likuiditas ini sangat penting bagi investor institusional,

Apalagi saat mereka melakukan reviu, Danantara masih sangat muda, baru enam-tujuh bulan.

Dampak dari hal tersebut adalah ke depan bisa lebih terukur baik bagi negara dan juga para pemangku kepentingan.

“Dari sisi Moody’s, mereka ingin konsisten agar bisa diprediksi, tidak konsisten itu menyebabkan kebingungan. akibat Jadi tugas Danantara ke depan adalah membuktikan dengan kerja dan aksi,” kata Pandu.

Menurut Pandu, masukan Moody’s berdampak positif untuk masa depan Danantara, apalagi badan ini juga menggunakan dana di luar negeri,

Ini pengingat yang baik, dan tugas kita menyatukan suara,” pungkas Pandu.

Sebagai informasi, Lembaga pemeringkat kredit Moody’s Ratings mengubah outlook peringkat Pemerintah Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20260127131754-19-705660/video-danantara-dirumorkan-masuk-bursa-bei-incar-dorongan-likuiditas”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/705660?comscore=off”,”time”:65,”title”:”Video: Danantara Dirumorkan Masuk Bursa, BEI Incar Dorongan Likuiditas”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/01/27/badan-pengelola-investasi-daya-anagata-nusantara-bpi-danantara-berencana-masuk-ke-ekosistem-pasar-modal-pada-tahun-ini-1769498107314_169.png”}]’); Next Article Pemerintah Mau Pisahkan Pemilik dan Anggota Bursa, Ini Alasannya

Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 709016, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20260206194444-17-709016/masuk-ke-bei-tidak-ada-tumpang-tindih-peran-danantara’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Teti Purwanti,  CNBC Indonesia 06 February 2026 19:49 Foto: Gedung Danantara Jakarta.

Menurutnya ada perbedaan peran antara OJK sebagai regulator dan Danantara sebagai shareholder yang berorientasi mencari keuntungan.

“BEI adalah bursa, tempat run for profit, sedangkan tugas Danantara menjadi shareholder.

Transformasi yang dilakukan di BEI inipun lumrah dilakukan di bursa negara-negara lain, seperti Hong Kong, Australia dan Singapura.

Investasi di pasar modal menurutnya menjadi salah satu strategi alokasi aset untuk menjaga likuiditas.

Semakin dalam pasar modalnya, maka semakin banyak investor yang masuk dan menciptakan lapangan kerja baru.

Pada akhirnya, regulator harus cari jalan tengah,” tegas Pandu.

Menurutnya, tempo hari MSCI bukan hanya soal free float dan akuntabilitas melainkan juga transparansi dan akuntabilitas.

Faktor penyebabnya adalah itu kami sangat concern mengenai kemungkinan pasar kita kehilangan likuiditas, karena akan makin susah bagi kami berinvestasi. yang mengakibatkan Pandu pun mengapresiasi langkah cepat dari regulator sehingga memberikan persepsi positif bagi investor, termasuk Danantara.

“Kita semua menghadapi risiko pasar yang sama,

Adapun bila demutualisasi terjadi, kita akan jadi pemain pasar,” ungkap Pandu kepada CNBC Indonesia dikutip Jumat (6/2/2026).

Demutualisasi adalah reformasi secara fundamental untuk mengubah bursa menjadi lebih profesional.

(CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berencana menjadi salah satu pemegang saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah demutualisasi rampung.

Demutualisasi merupakan perubahan status BEI dari organisasi berbasis keanggotaan atau Self Regulatory Organization (SRO) yang dimiliki perusahaan sekuritas atau anggota bursa, menjadi entitas berbentuk perusahaan yang dapat dimiliki oleh publik atau pihak lain.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir mengatakan tidak akan terjadi tumpang tindih melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan BEI, meski Danantara masuk sebagai salah satu pemegang saham.

Faktor penyebabnya adalah itu concern mereka. yang mengakibatkan Dia merinci bahwa di public market adalah untuk likuiditas, sedangkan untuk di private market adalah untuk penciptaan bisnis baru.

Baca:Bukan Volatilitas, Ini Penentu Investor Kakap Masuk Pasar Saham RI

Moody’s Beri Masukan pada Danantara

Selain MSCI, Pandu juga menilai Moody’s Ratings sebagai sebuah masukan.

“Bagi saya itu valid,

Faktor penyebabnya adalah khawatir terkait transparansi free float, menurut Pandu harus menjadi peringatan dan pemantik reformasi di pasar modal.

“Kita harus bisa menyeimbangkan agar tetap issuer friendly dan juga investor friendly. yang mengakibatkan Hal ini sejalan dengan tujuan Danantara yang fokus menciptakan tenaga kerja dan bisnis.

Baca:Mendag Bongkar Peta Besar Perjanjian Dagang RI di 2026, Ada CEPA RI-UE

Transparansi dan Akuntabilitas Pasar Modal Tanah Air

Pandu mengungkapkan Danantara mendukung transformasi yang dilakukan BEI, sehingga bisa menjadi lebih relevan dengan kondisi global, syaratnya harus lebih likuid dan transparan.

Untuk itu, keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk membekukan seluruh peningkatan indeks untuk saham-saham Indonesia,

Analisis mendalam tentang Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini dirangkum dari cnbcindonesia.com dengan judul asli “Masuk ke BEI, Tidak Ada Tumpang Tindih Peran Danantara”.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *