OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

Equityworld Futures – Berikut informasi terkini tentang OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya yang telah diverifikasi dan disajikan dalam format yang mudah dipahami.

Faktor penyebabnya adalah dapat mengganggu mekanisme pembentukan harga yang wajar dan merugikan kepercayaan investor terhadap pasar modal. yang mengakibatkan Menurut OJK, praktik tersebut melanggar Pasal 91 dan Pasal 92 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

OJK menegaskan bahwa manipulasi perdagangan saham merupakan pelanggaran serius

Tiga pihak yang dinyatakan melakukan pelanggaran adalah Satrijanto Tirtawisata, Melani, dan Upita Amalia.

Baca: Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

OJK menemukan adanya pola transaksi yang sengaja dilakukan untuk menciptakan gambaran semu atau menyesatkan mengenai aktivitas perdagangan saham PANR.

Otoritas tersebut memastikan akan terus memperkuat pengawasan transaksi efek dan menindak praktik manipulasi pasar untuk melindungi investor serta menjaga integritas perdagangan saham di Indonesia.

(wur/wur) [Gambas:Video CNBC]
var relatedVideos = JSON.parse(‘[{“pageUrl”:”https://cnbcindonesia.com/market/20261106093146-19-782863/video-antisipasi-manipulasi-saham-bei-siapkan-sistem-peringatan-dini”,”embedUrl”:”https://www.cnbcindonesia.com/embed/video/782863?comscore=off”,”time”:54,”title”:”Video: Antisipasi Manipulasi Saham, BEI Siapkan Sistem Peringatan Dini”,”animatedUrl”:””,”imageUrl”:”https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/11/06/antisipasi-aksi-manipulasi-saham-bei-siapkan-sistem-peringatan-dini-1793937155362_169.png”}]’); Next Article Begini Skema Ganti Rugi Dana Investor Korban Manipulasi Saham

Tak hanya menjatuhkan sanksi kepada ketiga pihak tersebut, OJK juga memerintahkan sejumlah perusahaan sekuritas untuk menutup rekening efek yang teridentifikasi digunakan dalam aktivitas perdagangan tersebut.

Perintah penutupan itu mencakup rekening atas nama 18 pihak, antara lain Tan Hok Kiong alias Arifin, Anas Zahrial Sirait, Eka Budi Muliawati, Rubianto, Gita Kurnia, Mario, Jonny, Azirwan, Gatot Dermawan, Renica Meilani, Eni Nuraeni, Noto Subagyo, Mangasi Firman Ericson, Susanti, Dadang Nopiyandi Ohom, Ariansyah Mardian, Iswan, dan Pius Sebastian.

Baca: Kejanggalan di Balik Transaksi CASA, FUJI, & NSSS yang Diusut BEI

Sejumlah perusahaan efek yang mendapat perintah penutupan rekening antara lain PT Artha Sekuritas Indonesia, PT Waterfront Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT MNC Sekuritas, PT Mirae Asset Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas.

Praktik tersebut melibatkan sejumlah pihak melalui memanfaatkan puluhan rekening efek untuk memengaruhi pergerakan harga saham di bursa.

Berdasarkan hasil pemeriksaan OJK, manipulasi saham PANR terjadi sepanjang 6 September 2022 hingga 29 Mei 2023.

Modusnya dilakukan melalui transaksi yang melibatkan 20 rekening nasabah yang terindikasi saling terkait.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display(‘div-gpt-ad-1733811845679-0’); });

Aktivitas tersebut membuat perdagangan saham seolah-olah mencerminkan permintaan dan penawaran pasar yang sebenarnya.

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya Comment SHARE url telah tercopy const copyurl = document.getElementById(“copyurl”); const notif = document.querySelector(“.notif”); const copyThis = function () { navigator.clipboard.writeText(window.location.href); notif.classList.remove(“opacity-0”); notif.classList.add(“opacity-100”); setTimeout(() => { document.querySelectorAll(“.notif”).forEach((el) => { el.classList.remove(“opacity-100”); el.classList.add(“opacity-0”); }); }, 600); }; copyurl.addEventListener(“click”, () => { copyThis(); }); var article = { idnews : 783232, idkanal : 17 }; var baseurl = ‘https://www.cnbcindonesia.com/market/20261108061608-17-783232/ojk-bongkar-manipulasi-saham-panr-sampai-untung-rp-5-m-ini-modusnya’; $(document).ready(function () { setTimeout( function() { shareBox.run($(‘.cnbc-share-top’)) shareBox.countComment($(‘.count-komentar’)); }, 1000 ); }); Fergi Nadira,  CNBC Indonesia 08 November 2026 12:15 Foto: ist //FMG_Tag – IMPULSE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=impl’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – VIBE var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=vibe’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – RC var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=rc’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter); //FMG_Tag – Expandedfloor var _ContextAdsPublisher = window.parent.document.createElement(‘script’); _ContextAdsPublisher.type = ‘text/javascript’; _ContextAdsPublisher.async = true; _ContextAdsPublisher.id = “cads-generic”; _ContextAdsPublisher.src = window.parent.document.location.protocol + ‘//cdn.contextads.live/publishers/cads-generic.min.js?product=sf’; var _scripter = window.parent.document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; _scripter.parentNode.insertBefore(_ContextAdsPublisher, _scripter);

Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membongkar praktik manipulasi perdagangan saham PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) yang menghasilkan keuntungan tidak sah mencapai Rp5,07 miliar.

Atas pelanggaran tersebut, OJK memerintahkan Satrijanto Tirtawisata untuk mengembalikan seluruh keuntungan tidak sah senilai Rp5,07 miliar.

Sementara itu, Melani dan Upita Amalia dijatuhi sanksi larangan melakukan kegiatan di sektor pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon selama lima tahun.

Padahal, menurut OJK, transaksi tersebut tidak mencerminkan interaksi permintaan dan penawaran yang sesungguhnya.

“Hasil pemeriksaan OJK mengidentifikasi adanya manipulasi pasar pada perdagangan saham PANR pada periode pemeriksaan, serta komunikasi antar pihak terkait yang dilakukan dalam rangka menjaga pergerakan harga saham PANR,” tulis OJK dalam siaran pers, dikutip Minggu (8/11/2026).

Dari praktik tersebut, OJK menghitung keuntungan yang diperoleh secara tidak sah mencapai Rp5.073.291.914 atau sekitar Rp5,07 miliar.

Analisis mendalam tentang OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya akan terus dilakukan untuk memberikan insight terbaik bagi investor dan pelaku pasar.

📋 Sumber Artikel: Informasi dalam artikel ini diseleksi dan dianalisa oleh Tim Riset Equityworld Futures Manado berdasarkan data market global terkini, laporan media sosial, dan referensi dari portal berita internasional terpercaya.

Disclaimer: Artikel ini dibuat untuk tujuan informasi dan edukasi. Equityworld Futures tidak mengklaim kepemilikan atas konten asli. Selalu verifikasi informasi dari sumber resmi sebelum membuat keputusan investasi.

By

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *